27 Juni 2024

Kisah Nabi Daud, Nabi Sekaligus Raja yang Pemberani dan Adil

Nabi yang mendapat banyak mukjizat dari Allah SWT

Kisah Nabi Daud menjadi sebuah cerita yang menarik untuk disimak dan dipelajari oleh para umat muslim di seluruh dunia.

Nabi Daud adalah salah satu nabi yang namanya dikenal oleh umat muslim sebagai sekaligus raja yang sangat cerdas, kuat, dan pemberani sehingga patut untuk diteladani.

Untuk mempelajari kisah Nabi Daud dengan lebih lengkap, Moms bisa membaca penjelasan singkatnya di bawah ini!

Baca Juga: Memaknai Kisah Nabi Adam beserta Hikmah yang Dapat Diambil

Kisah Nabi Daud

Kisah Nabi Daud
Foto: Kisah Nabi Daud (aktual.com)

Diceritakan dalam kisah Nabi Daud kalau beliau merupakan keturunan ke-12 dari Nabi Ibrahim AS.

Beliau terlahir dari kalangan Bani Israil setelah masa kenabian Nabi Musa. Nabi Daud memiliki 12 saudara dan tinggal di Kota Baitlahem.

Nabi Daud membagi keseharian waktunya menjadi empat bagian, yakni untuk mengkaji ilmu bersama dengan Bani Israil, untuk beribadah di mihrab, untuk pengadilan, dan untuk berkumpul bersama keluarga.

Kisah Nabi Daud ini tercatat dalam Al-Quran. Namanya disebutkan sebanyak 16 kali dalam Al-Quran karena tidak hanya dipandang sebagai nabi saja melainkan sebagai pemimpin atau raja yang adil dan saleh.

Ada satu kisah unik mengenai umur dari Nabi Daud. Pada kisah Nabi Daud AS diceritakan kalau awalnya umur Nabi Daud tertulis di Lauhul Mahfudz hanya sampai umur 60 tahun saja.

Namun Nabi Adam AS menghibahkan umurnya kepada Nabi Daud sehingga beliau wafat pada usia 100 tahun 6 bulan. Makam beliau terdapat di Baitul Maqdis.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW, Suri Tauladan Umat Islam!

Kisah Nabi Daud dengan Raja Jalut

Perang Islam
Foto: Perang Islam (wartapilihan.com)

Salah satu kisah Nabi Daud yang paling terkenal adalah pada saat dirinya berperang melawan Raja Jalut.

Sejak kecil, Nabi Daud tumbuh menjadi sosok yang sangat pemberani.

Di usianya yang masih kecil, dirinya sudah berani untuk mengusir hewan buas yang mengganggu hewan ternaknya. Nyalinya yang besar tersebut didengar oleh Raja Thalud yang sombong.

Raja Thalud pun memanggil Nabi Daud muda untuk ikut berperang melawan Raja Jalut. Awalnya, Nabi Daud ini hanya diperkenankan untuk menyertai dua kakaknya yang maju di garis depan medan perang.

Tapi Raja Thalud melihat kecerdikan dari Nabi Daud. Ia pun diperbolehkan berhadapan langsung dengan Raja Jalut.

Nabi Daud berperang dengan Raja Jalut hanya berbekal tongkat, lima buah batu, dan ketapel. T

entu saja Raja Jalut mengejek dan merendahkan Nabi Daud karena dianggap lemah.

Baca Juga: Kisah Nabi Ilyasa, Nabi yang Membimbing Bani Israil untuk Percaya pada Allah SWT

Lalu Nabi Daud meletakkan batu di atas ketapelnya dan melepaskannya ke udara sehingga batu tersebut meluncur degan sangat keras.

Lalu atas izin Allah SWT, batu tersebut terbawa angin dan mengarah ke dahi Raja Jalut. Seketika Raja Jalut mati dikarenakan terkena pukulan batu yang sangat keras tersebut.

Kisah Nabi Daud dan Raja Jalut ini bisa Moms temukan di dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 251 yang berbunyi:

Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.

Setelah memenangkan peperangan melawan Raja Jalut, Nabi Daud dipercaya untuk menjadi raja dan menikahi anak dari Raja Thalud.

Kisah Nabi Daud dan Seekor Ulat

Kisah Nabi Daud
Foto: Kisah Nabi Daud (saymedia-content.com)

Selain kisah Nabi Daud dengan Raja Jalut, ada satu kisah tentang Nabi Daud Kisah Nabi Daud dan seekor ulat yang juga sering diceritakan.

Kisah Nabi Daud dengan seekor ulat ini terjadi setelah Nabi Daud menjadi nabi. Pada masa itu, Nabi Daud sedang duduk di musholla sambil menelaah kitab Zabur.

Lalu muncul seekor ulat merah yang melintas di tanah. Nabi Daud berucap pada dirinya sendiri, “Apa yang Allah kehendaki dengan ulat ini?”

Ternyata Allah mengizinkan ulat tersebut untuk berbicara dengan Nabi Daud. Ulat tersebut berkata kepada Nabi Daud:

Wahai Nabiyallah, apabila siang datang, Allah mengilhamkan kepadaku untuk membaca Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar, sebanyak seribu kali. Dan jika malam datang, Allah mengilhamkan kepadaku untuk membaca Allahumma shalli ‘alaa Muhammad an nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam, sebanyak seribu kali.

Nabi Daud sangat terkesan dengan ucapan ulat tersebut dan merasa telah merendahkannya. Nabi Daud pun menangis penuh rasa takut kepada Allah dan berserah diri.

Dari kejadian ini, Nabi Daud belajar kalau semua makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah pasti akan ada manfaatnya.

Baca Juga: Kisah Nabi Ishaq, Mulai dari Lahir hingga Meninggal

Dalam kisah Nabi Daud diceritakan kalau beliau memiliki banyak mukjizat yang diberikan oleh Allah,...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.