Kesehatan

28 Agustus 2020

Kopi untuk Kesehatan Mental? Cek Faktanya Di Sini!

Jaga kesehatan mental Moms dengan makanan dan minuman yang bernutrisi, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Saat ini, minuman kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Maraknya berbagai tempat es kopi susu kekinian membuat minuman satu ini memiliki penggemarnya tersendiri.

Minum kopi memang dinilai bermanfaat untuk kesehatan. Mayo Clinic mengungkapkan, kopi mampu melindungi diri dari penyakit Parkinson, diabetes tipe 2, penyakit hati termasuk kanker hati, serangan jantung, dan stroke.

Namun, tentunya hal ini mengukur juga dari seberapa banyak kopi yang diminum setiap harinya. Studi dari National Institutes of Health mengungkapkan, takaran minum kopi yang aman setiap hari setidaknya tiga cangkir kopi. Selain itu, perhatikan juga kandungan gula yang dimasukkan ke dalamnya.

“Takaran gula yang terlalu banyak dalam secangkir kopi dan melebihi kebutuhan kalori dalam tubuh akan menghilangkan manfaat dari kopi itu sendiri. Efek buruk justru bisa terjadi,” ungkap Penny Kris-Etherton, profesor nutrisi di Penn State University.

Minum Kopi untuk Kesehatan Mental

Benarkah Minum Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Mental-2.jpg

foto: freepik.com

Manfaat kopi, jika diminum dalam takaran yang tepat, bisa bermanfaat untuk kesehatan fisik. Selain itu, ternyata minum kopi juga dapat meningkatkan kesehatan mental. Mengapa demikian?

“Hal yang terlintas dalam pikiran ketika mengingat kopi adalah kafein. Namun, kopi juga mengandung antioksidan dan zat aktif lain yang mampu mengurangi peradangan internal dan melindungi terhadap penyakit,” ujar Diane Vizthum, ahli gizi penelitian di Johns Hopkins University

Seperti yang diketahui bahwa kopi mengandung kafein. American Psychological Association mengungkapkan, kopi juga berpengaruh pada kognitif seseorang. Kopi mampu meningkatkan kewaspadaan, energi, dan perasaan sejahtera. Bisa dibilang, minum kopi memang mampu menaikkan mood seseorang.

Ketika Moms memang memiliki gangguan kecemasan sebelumnya, sebaiknya hindari minum kafein secara berlebihan karena bisa memperburuk gejala yang sudah ada.

Terlalu banyak mengonsumsi kafein juga menyebabkan berbagai efek samping yang tidak menyenangkan, termasuk gangguan tidur, kegelisahan, dan mudah marah. Lebih parahnya, ketergantungan kafein bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan dan disamakan dengan gangguan penggunaan narkoba.

“Ingatlah juga, waktu kerja kafein adalah 7-9 jam. Jika minum kopi di pagi hari, maka efeknya bisa hilang sebelum jam tidur. Namun, apabila minum kopi di siang hari, maka akan berisiko untuk sebabkan gangguan sulit tidur,” ungkap Dr. Steven Nissen dari Cleveland Clinic.

Dosis Kafein dan Banyaknya Kopi yang Aman untuk Diminum

Dosis Kopi yang Boleh Dikonsumsi Setiap Harinya - dosis aman.jpg

Foto: rd.com

Minum kopi tidak bisa sembarangan ya Moms. Alih-alih ingin sehat, Moms bisa terdampak buruk dari kopi karena melebihi dosis yang telah ditentukan.

Food and Chemical Toxicology menyimpulkan bahwa batasan jumlah kafein yang aman per hari bagi orang dewasa yang sehat mencapai 400 miligram atau setara dengan 4 cangkir kopi.

Menurut Divisi Epidemiologi dan Genetika Kanker, Institut Kanker Nasional, Institut Kesehatan Nasional, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Rockville, AS, penelitian yang dilakukan kepada 402.260 orang usia 50-71, mereka yang meminum 4-5 cangkir kopi per harinya mempunyai risiko kematian paling rendah selama periode studi 12-13 tahun.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa dengan minum kopi dapat meningkatkan energi dan kewaspadaan. Waktu terbaik minum kopi yaitu waktu pagi hari setelah sarapan. Tetapi, hindari minum kopi secara berlebihan, ya Moms!

Tanda Jika Terlalu Banyak Dosis Kopi

Dosis Kopi yang Boleh Dikonsumsi Setiap Harinya - tanda terlalu banyak minum kopi.jpg

Foto: rd.com

Selain dosis aman minum kopi, Moms perlu memperhatikan juga dosis tidak aman dalam mengonsumsi kopi.

Menurut sebuah studi pada bulan Maret 2019 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, seseorang yang minum lebih dari 6 cangkir kopi per harinya mengalami risiko 22% lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular, dibandingkan dengan mereka yang hanya minum satu sampai dua cangkir.

Tidak hanya itu saja, perlu diingat bahwa kandungan kafein dalam minuman sangat bervariasi. Bukan hanya ada pada minuman kopi saja, terutama di antara minuman berenergi.

Makanan yang Baik untuk Kesehatan Mental

Benarkah Minum Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Mental-3.jpg

foto: freepik.com

Bukan kopi, melainkan minum air putih mampu menjaga Moms dari dehidrasi. Tentu saja, minum air putih bukan obat untuk atasi depresi atau gangguan kecemasan. Namun, minum air yang cukup setiap harinya mampu menjaga suasana hati menjadi lebih baik.

Dilansir Australian & New Zealand Mental Health Association, ada banyak makanan dan minuman lainnya yang baik untuk menjaga kesehatan mental seseorang, yaitu:

  • Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang polong, buncis, dan lentil. Kacang-kacangan mengandung antioksidan yang tinggi dan penuh serat, serta mampu membakar lebih banyak energi.
  • Sayuran hijau, seperti bayam dan kale mampu meningkatkan kognitif seseorang.
  • Gandum utuh, sumber kaya triptofan yang menghasilkan serotonin untuk menenangkan pikiran.
  • Beri, seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry mengandung antioksidan yang tinggi dan mampu menangkal radikal bebas.

Itulah beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mental dengan baik. Ingat, apa yang kita makan dan minum akan berpengaruh pada fungsi tubuh, ya, Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait