Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Rupa-rupa | Dec 26, 2018

Macam-Macam Tsunami yang Harus Kita Tahu

Bagikan


Indonesia kembali berduka. Pada Sabtu (22/12) lalu, Indonesia kembali dilanda bencana. Kali ini, gelombang tsunami menghantam pesisir Selat Sunda.

Ribuan orang menjadi korban dan ribuan lainnya harus mengungsi ke kabupaten-kabupaten terdekat.

Tsunami bukanlah hal baru. Di Indonesia, tsunami sudah terjadi berkali-kali. Tsunami Aceh pada 2014 termasuk yang paling besar. September lalu, tsunami juga menghantam Palu.

Tsunami yang terjadi ternyata berbeda-beda lho Moms. Dikutip dari Unesco.org, ada lima macam tsunami berdasarkan waktu terjadinya. Apa saja? Yuk kita lihat di bawah ini Moms!

Baca Juga : Jangan Panik! Ini Tips Menyelamatkan Diri dari Gempa dan Tsunami Saat Berlibur

Tsunami Lokal

Tsunami lokal adalah tsunami yang menyebabkan kerusakan dalam jarak yang relatif dekat dengan peristiwa yang menyebabkan tsunami, seperti gempa.

Tsunami jenis ini berjarak hanya 100 km dari daratan atau sekitar 1 jam untuk sampai daratan.

Beberapa tsunami malah bisa mencapai daratan kurang dari 10 menit sehingga sangat sulit untuk menyelamatkan diri dari jenis tsunami ini.

Tsunami lokal ini biasanya terjadi karena adanya gempa bumi. Namun, bisa juga terjadi karena adalah longsor bawah laut yang disebabkan oleh erupsi gunung berapi.

Tsunami Regional

Tsunami regional berjarak 100-1.000 km dari daratan. Butuh waktu antara 1-3 jam bagi tsunami jenis ini untuk mencapai daratan.

Selama itu juga, warga punya waktu untuk melakukan evakuasi penyelamatan diri.

Tsunami Jarak Jauh

Tsunami jarak jauh atau yang dikenal dengan istilah tele-tsunami atau tsunami samudera merupakan kejadian tsunami yang sangat kuat dan daya hancurnya besar.

Padahal, tsunami jenis ini jaraknya cukup jauh dari daratan, yakni hingga 1.000 km atau sekitar 3 jam untuk sampai ke daratan. Sehingga, kemungkinan untuk menyelamatkan dirinya jauh lebih besar.

Tsunami jarak jauh ini awalnya terlihat seperti tsunami lokal. Ia bergerak melintasi petak luas samudera. Ukurannya cukup besar sehingga area yang terdampaknya pun lebih luas.

Baca Juga : Antisipasi Bencana, Yuk Mulai Siapkan Bug Out Bag di Rumah!

Tsunami Meteorologi (meteotsunami)

Tsunami meteorologi adalah fenomena mirip tsunami yang ditimbulkan oleh gangguan meteorologis atau atmosfer.

Gelombang ini dapat dihasilkan oleh gelombang gravitasi atmosfer, lompatan tekanan, saluran depan, badai, angin topan, angin topan, badai dan sumber atmosfer lainnya.

Meteotsunami memiliki skala temporal dan spasial yang sama dengan gelombang tsunami dan juga dapat menghancurkan wilayah pesisir, khususnya di teluk dan ceruk dengan amplifikasi yang kuat dan properti resonansi yang terdefinisi dengan baik . Fenomena ini juga terkadang disebut sebagai rissaga.

Microtsunami

Sesuai dengan namanya, microtsunami ini ukurannya sangat kecil sehingga sangat sulit untuk bisa dideteksi secara visual.

Itulah beberapa jenis tsunami berdasarkan waktu terjadinya. Sudah tidak bingung lagi kan Moms?

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.