29 July 2021

13+ Makanan Khas Banten Paling Nikmat, Wajib Coba!

Moms, simak makanan khas Banten yang gurih berikut ini, yuk!

Indonesia kaya akan budaya-budayanya yang beragam. Selain itu, Indonesia juga terkenal dengan makanan khas daerah masing-masing yang sangat beragam. Salah satunya yakni makanan khas Banten.

Nah, apabila Moms mendengar tentang Kota Banten, pasti sudah tidak asing dengan banyaknya wisata yang terkenal di sana, seperti pantai.

Namun, pernahkah Moms mencoba makanan khas Banten? Mulai dari makanan berat hingga makanan ringan yang bisa dijadikan oleh-oleh, Banten punya banyak makanan khas yang wajib dicoba, lho!

Rekomendasi Makanan Khas Banten

Moms juga bisa menemukan banyak makanan khas Banten di rumah makan wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Nah, penasaran apa saja makanan khas Banten yang bisa dicoba? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

1. Pecak Bandeng

Pecak Bandeng.jpg
Foto: Pecak Bandeng.jpg

Foto: merahputih.com

Pecak bandeng adalah salah satu makanan khas Serang, ibu kota Banten, yang bisa dengan mudah Moms temui di Jakarta.

Nah, makanan satu ini umumnya dibuat untuk makanan para petani saat berada di sawah untuk makan siang. Hanya 2 bahan utamanya, yaitu pecak dan ikan bandeng.

Jika Moms penyuka makanan pedas, wajib mencoba pecak bandeng. Sebab, pecak adalah nama sambal yang dilengkapi dengan irisan jeruk nipis.

Rasanya yang pedas dan segar dicampurkan dengan bandeng yang gurih. Makanan ini juga kerap dibumbui dengan bumbu asinan khas Banten.

Baca Juga: 18 Makanan Khas Indonesia dengan Filosofi Unik

Pecak bandeng terasa semakin lengkap disajikan bersama nasi putih hangat dan es teh manis. Wah, jadi terbayang gurihnya, ya, Moms?

2. Nasi Bakar Sumsum

Nasi Bakar Sumsum.jpg
Foto: Nasi Bakar Sumsum.jpg

Foto: senengpiknik.com

Nasi sumsum dan nasi bakar sumsum menjadi salah satu makanan khas Serang yang harus Moms coba.

Mengapa demikian? Nasi bakar sumsum sudah terkenal dan menjadi ciri khas masyarakat Banten. Selain itu, tentunya kita sudah tahu kalau nasi menjadi makanan pokok orang Indonesia.

Nah, terbuat dari apa saja nasi bakar sumsum? Bahan yang diperlukan untuk membuat nasi sumsum, yaitu nasi, sumsum sapi, minyak sayur, serai, daun pisang, dan bumbu-bumbu pendamping lainnya.

Nasi yang sudah dibungkus oleh daun pisang kemudian dibakar. Tekstur sumsum yang lumer akan meresap ke dalam nasi ditambah lagi dengan berbagai rempah yang akan menjadikan rasanya lebih gurih dan lezat.

Aroma rempahnya yang harum memiliki sensasi rasa pedas yang akan membuat Moms ketagihan. Jika Moms tertarik, tidak ada salahnya untuk mencoba nasi bakar sumsum saat berkunjung ke Serang, ya!

Baca Juga: Gurih dan Legit, Ini 6 Jajanan Tradisional Ketan yang Banyak Dinikmati

3. Ketan Bintul

Ketan Bintul.jpg
Foto: Ketan Bintul.jpg

Foto: goodnewsfromindonesia.com

Moms, sudah pernah mencoba ketan bintul? Kudapan ini sering dijadikan menu berbuka puasa oleh masyarakat Banten.

Seperti namanya, bahan utama untuk membuat ketan bintul adalah beras ketan.

Nah, beras ketan ini ditumbuk sampai hancur dan biasanya juga ditambahkan bumbu berupa garam dan gula sesuai dengan selera.

Kemudian, ketan yang sudah ditumbuk ditaruh di nampan yang dilapisi dengan daun kelapa.

Biarkan sampai dingin, kemudian dimakan bersama dengan serundeng. Serundeng sendiri berasal dari kelapa yang dimasak dan disangrai.

Sebelumnya, kelapanya harus ditumbuk sampai halus agar tidak menggumpal saat dimasak.

Jadi, apabila Moms pergi ke Banten, waktu yang tepat untuk mencoba ketan bintul sebagai camilan yang mengenyangkan.

4. Opak

Makanan Khas Banten-opak.jpg
Foto: Makanan Khas Banten-opak.jpg

Foto: craftlog.com

Makanan khas Banten di Jakarta satu ini sering dijadikan oleh-oleh dan bisa Moms jumpai di berbagai daerah di Jakarta dan sekitarnya.

Sebenarnya, opak terbuat dari apa sih? Nah, makanan yang renyah ini berasal dari tepung beras atau singkong yang sudah dicampur dengan air, dibumbui, dan ditumbuk hingga berbentuk adonan lunak.

Lalu, adonan ini diambil sebagian dan dibentuk menjadi lembaran tipis, kemudian dikeringkan. Tahapan selanjutnya, opak dipanggang sehingga rasanya menjadi renyah.

Opak juga bisa terbuat dari tepung beras ketan atau tepung tapioka. Makanan satu ini cocok sekali untuk dijadikan camilan keluarga. Jika Moms ingin mencobanya, kini sudah banyak penjual opak dengan berbagai jenis yang bisa jadi pilihan.

Baca Juga: Begini Cara Tepat Menyimpan Kue dan Kerupuk Agar Tetap Renyah

5. Kue Jojorong

Makanan Khas Banten-Kue Jojorong.jpg
Foto: Makanan Khas Banten-Kue Jojorong.jpg

Foto: ksmtour.com

Moms sudah pernah mencoba kue jojorong? Ciri khas dari makanan khas Banten ini adalah teksturnya yang lembut dan lumer di mulut dengan rasa gurih dan manis.

Kue satu ini banyak dijual di pasar tradisional dan sering dijadikan sebagai menu sarapan masyarakat Banten.

Kue jojorong terbuat dari tepung kanji, tepung beras, dan gula merah. Terlihat sederhana, namun rasa yang ditawarkan oleh kue jojorong nyatanya tidak biasa-biasa saja.

Jika dilihat sekilas, kue jojorong seperti bubur sumsum berwarna putih dan bertekstur lembut.

Namun, perbedaannya adalah rasa gurih yang terdapat dalam bubur tersebut dipadukan dengan manisnya gula merah cair. Sudah terbayang belum Moms nikmatnya kue jojorong?

Moms dan keluarga pastinya akan menyukai kue jojorong karena rasanya yang gurih dan manis.

Penyajiannya juga unik, yaitu menggunakan daun pisang sehingga aromanya semakin melekat.

6. Gipang

Gipang.jpg
Foto: Gipang.jpg

Foto: cookpad.com

Gipang juga menjadi salah satu kudapan khas Banten yang wajib dicoba!

Makanan satu ini juga kerap dijadikan oleh-oleh setelah berkunjung ke kota Serang, Banten. Kudapan ini juga mudah ditemui ketika hari raya, seperti idul fitri atau idul adha.

Gipang terbuat dari beras ketan putih atau ketan merah yang kemudian dibentuk kotak persegi panjang.

Gipang dicampurkan dengan air gula dan asam sehingga Moms bisa merasakan tekstur yang lengket dan renyah saat menggigitnya.

Menu satu ini cocok dijadikan camilan keluarga dengan harga yang terjangkau. Kini berbagai varian gipang juga semakin beragam, seperti gipang rasa pandan, gipang yang dioles selai kacang, dan gipang gula merah.

Namun, sebelum mencoba varian-varian tersebut, ada baiknya Moms mencoba gipang asli dari Banten dengan rasa yang orisinil.

Baca Juga: Resep Kue Biji Ketapang, Camilan Khas Betawi yang Cocok Disuguhkan Saat Lebaran

7. Sate Bandeng

sate bandeng khas banten.jpg
Foto: sate bandeng khas banten.jpg

Foto: indonesiakaya.com

Umumnya, sate terbuat dari daging ayam atau daging kambing. Pernahkah Moms mencoba sate yang terbuat dari ikan bandeng?

Terdengar menarik, bukan? Nah, sate bandeng merupakan salah satu makanan khas Banten yang juga harus Moms coba, lho!

Saat proses pembuatan sate, duri-duri pada ikan bandeng dihilangkan terlebih dahulu. Kemudian, daging ikan dicampurkan dengan santan dan bumbu rempah, yang kemudian dimasukkan kembali ke dalam ikan.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih membuat sate ini berbeda dengan sate-sate lainnya.

Uniknya, makanan khas Banten untuk oleh-oleh ini juga bisa bertahan sampai 3 hari lamanya.

Ketika berkunjung ke Serang, Moms bisa membawa sate bandeng juga sebagai oleh-oleh untuk keluarga, ya!

8. Angeun Lada

Angeun Lada.jpg
Foto: Angeun Lada.jpg

Foto: travelingyuk.com

Angeun lada termasuk salah satu makanan khas Banten yang sering dijadikan menu saat merayakan hari-hari besar.

Angeun artinya sayur dan lada artinya adalah pedas. Apabila Moms suka makanan pedas, bisa dipastikan akan ketagihan makan angeun lada.

Bahan utama dalam membuat angeun lada adalah babat sapi, campuran sayur, dan daun walang yang membuat aromanya menjadi khas.

Sementara itu, bumbu-bumbu yang terdapat dalam angeun lada adalah bawang merah, kemiri, bawang putih, dan kencur.

Cita rasa yang gurih dan pedas membuat angeun lada sering dijadikan menu wajib saat merayakan hari Idulfitri. Biasanya, angeun lada akan dicampurkan ketupat agar semakin mengenyangkan.

Baca Juga: Yuk Moms Cobain 17 Makanan Khas Semarang yang Enak dan Lezat Ini

9. Leumeung

Makanan Khas Banten-Leumeung.jpg
Foto: Makanan Khas Banten-Leumeung.jpg

Foto: faktabanten.co.id

Makanan khas Banten untuk oleh-oleh lainnya yang bisa menjadi pilihan adalah leumeung. Kudapan ini terbuat dari beras ketan dan santan.

Adonan tersebut kemudian diberikan gula aren atau gula merah dan dimasukkan ke dalam bambu yang sudah dibersihkan. Lalu, bambu tersebut dibakar hingga hangus dan kue di dalamnya matang.

Uniknya, leumeung sering disajikan bersama telur asin sebagai bahan pelengkapnya.

Rasanya yang gurih, manis, asin, dan dilengkapi dengan aroma yang khas membuat Moms harus mencoba kue satu ini, ya!

10. Pasung Merah

Makanan Khas Banten-Pasung Merah.jpg
Foto: Makanan Khas Banten-Pasung Merah.jpg

Foto: makanankhasbanten.rf.gd

Kue pasung merah adalah makanan khas Banten untuk oleh-oleh yang dibuat dari olahan tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula merah.

Seluruh adonan kue tersebut kemudian dimasukkan ke daun pisang yang dibentuk hingga menyerupai kerucut.

Keunikan kue ini memang terletak dari cara penyajiannya, yaitu disajikan dengan cara disusun hingga membentuk sebuah lingkaran.

Kue ini juga sering disajikan pada upacara adat atau tasyakuran.

Baca Juga: Kenyal dan Nikmat, Ini Resep Choi Pan Rumahan yang Bisa Dicoba!

11. Rabeg

Makanan Khas Banten Rabeg.jpg
Foto: Makanan Khas Banten Rabeg.jpg

Foto: historia.id

Rabeg juga merupakan salah satu makanan khas Banten di Jakarta yang sudah ada sejak dulu. Bahkan telah ada sejak abad ke-17, lho!

Ini adalah makanan khas daerah Banten yang terbuat dari daging domba.

Sop daging ini diwarnai dengan kuah kaldu, daging domba, serta sayuran sebagai pengharumnya.

Bumbu rempah juga tak lupa seperti bawang merah, bawang putih, merica, pala, kayu manis. Rabeg biasanya disajikan sebagai kuliner setiap pesta besar.

Awal mula kuliner ini terkenal yakni dari kota Rabiq di Arab. Lalu diadaptasi sebagai makanan khas yang wajib dicoba, Moms!

12. Sayur Besan

Makanan Khas Banten Sayur Besan.jpg
Foto: Makanan Khas Banten Sayur Besan.jpg

Foto: shopee.co.id

Sayur Besan adalah makanan khas Banten di Jakarta yang jarang orang tahu, lho!

Selain daerah Tangerang, ini juga banyak ditemukan di Jakarta, Moms.

Dinamakan Sayur Besan karena dihidangkan saat pernikahan dari pihak mempelai wanita kepada orang tua mempelai pria.

Bahan-bahal yang dipakai yaitu trubuk, petai, kentang, dan bihun. Beberapa bahan lain juga bisa ditambahkan, seperti wortel, buncis, dan udang.

Ini ciri khas dengan kuahnya berwarna kuning dari rebusan kunyit.

13. Laksa

Laksa Tangerang.jpg
Foto: Laksa Tangerang.jpg

Foto: metrobanten.co.id

Kita beralih ke jenis makanan khas Banten Serang untuk mie, yuk!

Laksa adalah makanan sejenis mie atau bihun yang disiram kuah. Laksa terbuat dari nasi dengan tekstur kenyal dan diremas-remas seperti spageti.

Untuk kuahnya adalah campuran santan yang dimasak dengan kacang hijau, kentang dan kaldu ayam.

Sebagai penikmat, Laksa khas Banten ini juga disajikan dengan ayam cincang kecil-kecil atau telur. Rasanya yang gurih dan nikmat sangat menggoda dan cocok dinikmati setiap saat, Moms.

Baca Juga: 4 Resep Bakwan Jagung Renyah dan Nikmat untuk Keluarga

14. Sate Bebek

Sate Bebek Makanan Khas Banten.jpg
Foto: Sate Bebek Makanan Khas Banten.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: okemom.com

Kalau sate ayam atau kambing sudah biasa, makanan khas Banten Serang ini wajib dicoba, ya.

Ini merupakan salah satu rekomendasi kuliner unik di Serang Banten, yakni sate bebek.

Orang sering menyebut hidangan khas ini dengan sebutan Sate Bebek Cibeber.

Sate Bebek Cibeber rasanya gurih dan pedas.

Daging bebek dibuat menjadi potongan-potongan kecil. Setelah itu dibumbui dengan beberapa bahan yaitu bawang merah, bawang putih, gula merah, cabai, ketumbar, kunyit, lengkuas, garam, merica.

Cara memasaknya juga perlu keuletan untuk menghilangkan bau amis bebek.

Bebek harus direndam dengan bumbu selama sekitar satu hari sebelum bebek bisa dipanggang. Ini biasanya disajikan dengan kecap atau saus kacang.

15. Sambal Buroq

Sambal Buroq.jpg
Foto: Sambal Buroq.jpg

Foto: cookpad/siswaty

Jika Moms salah satu pecinta sambal, wajib mencicipi makanan khas Banten Serang satu ini.

Sambal buroq yakni hidangan wajib untuk acara besar di daerah Banten. Terutama acara menuju Lebaran Haji.

Kuliner makanan satu ini sangat unik, mulai dari namanya yang mirip dengan nama kendaraan Nabi Muhammad saat peristiwa Isra' Miraj hingga komposisinya, lho.

Ini terdiri dari kulit melinjo atau kulit tangkil yang dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, kemiri, dan daun salam.

Cocok disantap dengan nasi hangat ataupun nasi bakar sum-sum.

Nasi sum-sum adalah nasi yang dicampur dengan sumsum tulang kerbau yang dimasak dengan api.

Ini menjadi salah satu makanan andalan daerah Serang yang relatif langka, lho!

Baca Juga: 13+ Makanan Khas Jawa yang Paling Terkenal Enaknya

Itulah beberapa makanan khas Banten untuk oleh-oleh yang bisa Moms coba saat berkunjung ke sana. Jangan lupa juga untuk mengeksplor wisata pantai yang menjadi unggulan dari masyarakat Banten, ya!

https://allindonesiatourism.com/tourism/food-beverage/typical-dishes-from-banten

https://www.idntimes.com/food/dining-guide/putriana-cahya/10-makanan-khas-banten-yang-paling-bikin-ngiler-wajib-coba/2

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb