Scroll untuk melanjutkan membaca

RESEP & MAKANAN
09 November 2022

13 Makanan Khas Lampung yang Lezat dan Menggoda Selera

Mulai dari makanan pedas hingga pahit, semuanya ada!
13 Makanan Khas Lampung yang Lezat dan Menggoda Selera

Jika penggemar makanan nusantara, jangan lewatkan makanan khas Lampung.

Daerah yang terkenal dengan Taman Nasional Way Kambas ini memiliki makanan unik yang sayang untuk dilewatkan.

Selain terkenal dengan oleh-oleh keripik pisangnya, ada baiknya juga mencoba makanan khas dari daerah tersebut.

Berikut ini ulasan lengkap tentang makanan khas Lampung yang wajib untuk dicoba!

Baca Juga: Jenis Kain Khas Lampung dengan Corak yang Sangat Memukau

Makanan Khas Lampung

Ada banyak makanan khas Lampung yang wajib dicicipi ketika saat berkunjung ke sana, di antaranya:

1. Seruit

Seruit

Foto: Seruit (Indofoodsolutions.com)

Kalau berbicara tentang seruit, semua sepakat kalau makanan satu ini menjadi makanan khas Lampung yang paling terkenal.

Seruit juga sering disajikan dalam acara-acara besar, seperti acara pernikahan.

Seruit adalah makanan khas Lampung yang terdiri dari ikan yang digoreng atau dibakar, dicampurkan dengan sambal terasi, tempoyak, atau mangga.

Nah, biasanya ikan yang disajikan untuk seruit, seperti ikan balide, baung, layis, atau ikan sungai lainnya.

Cara pembuatannya bisa dibilang cukup sederhana, lho!

Ikan yang sudah dipilih tadi, kemudian dibumbui dengan bawang putih, garam, dan kunyit.

Ketika dibakar atau digoreng, maka diberikan tambahan sambal terasi yang dicampur dengan tempoyak.

Terakhir, nasi dan lalapan menjadi pelengkap seruit yang paling pas dan lezat untuk disantap.

Nama seruit sendiri berasal dari kata ‘nyeruit’ yang memiliki arti, yaitu dilakukan bersama-sama.

Nama ini berangkat dari ciri khas masyarakat Lampung yang memiliki nilai kebersamaan yang tinggi.

Perlu dipahami, seruit dikenal dengan nama pisro, yang menjadi hidangan lezat khas daerah Lampung.

Rasa pedas dan asam menjadi keunikan tersendiri dari makanan khas Lampung satu ini.

Baca Juga: 10+ Resep Sambal Nusantara Terpopuler, Ada Sambal Embe!

2. Geguduh

Geguduh

Foto: Geguduh (Cookpad.com/A.S.)

Jika penyuka makanan manis dan gurih, sangat tepat untuk mencicipi geguduh.

Penganan lezat satu ini memanjakan lidah dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut.

Geguduh adalah salah satu camilan tradisional Lampung yang populer.

Geguduh terbuat dari pisang kepok, yang dihaluskan sampai lembut, lalu ditambahkan tepung terigu, dan diaduk hingga merata.

Makanan satu ini biasanya dinikmati bersama keluarga, atau menjadi teman untuk dinikmati bersama segelas kopi atau teh hangat.

Cara memasaknya mudah, yaitu pisang digoreng hingga matang.

Tambahkan daun pandan atau air kapur sirih untuk menambah aromanya.

Dengan modifikasi kuliner hingga saat ini, geguduh sering disajikan dengan berbagai topping, seperti susu kental manis, meses, atau kismis.

3. Umbu

makanan khas lampung

Foto: makanan khas lampung (Budaya-indonesia.org)

Pernah mencoba makanan khas Lampung satu ini, Moms?

Jika belum, tidak ada salahnya untuk menikmati umbu saat berkunjung ke Lampung, ya.

Umbu adalah makanan yang terbuat dari rotan yang masih muda.

Saat dibuat, potongan rotan akan direbus selama beberapa saat hingga teksturnya menjadi lunak.

Umbu biasanya digunakan sebagai campuran saat menumis sayur atau dihidangkan sebagai teman lalapan di Lampung.

Umbu juga dapat digunakan sebagai bahan dasar oseng sayuran.

Namun, karena rotan sulit ditemukan, umbu biasanya disajikan saat acara adat atau acara-acara penting lainnya.

4. Gulai Taboh

Gulai Taboh

Foto: Gulai Taboh (Wikipedia.org/Septaguruh)

Makanan khas Lampung berikutnya yang wajib dicoba, yaitu gulai taboh.

Makanan ini terbuat dari santan yang dimasak dengan ikan.

Nah, bukan hanya ikan yang dimasukkan ke dalam gulai ini, namun ada juga rebung, kol, kacang panjang, dan kacang merah.

Jenis ikan yang biasa digunakan dalam gulai taboh, yaitu ikan tongkol atau ikan tuna.

Bisa dikatakan, rasa dari gulai taboh mirip dengan sayur lodeh, namun memiliki rasa yang lebih gurih dan berbumbu.

Ada dua jenis gulai taboh yang terkenal di Lampung.

Pertama, gulai taboh dengan menggunakan bahan dasar ikan laut yang ditambahkan sayuran daun tangkil, kacang panjang, dan rebung.

Kedua, gulai taboh yang dibuat dengan ikan sungai, beserta campuran tuba atau kluwek.

Baca Juga: Catat 6 Rekomendasi Dokter Anak Bandar Lampung Terbaik

5. Tempoyak

Tempoyak

Foto: Tempoyak (Wikipedia.org/Yosri)

Masih asing dengan istilah tempoyak atau tempoyang?

Secara garis besar, bisa dikatakan tempoyak adalah fermentasi buah durian yang dibuat menjadi semacam saus atau pelengkap makanan.

Selain itu, sebenarnya bukan hanya Lampung, tempoyak biasa digunakan sebagai bumbu masakan di beberapa daerah lainnya, seperti Palembang, Jambi, dan lain-lain.

Proses pembuatan tempoyak diawali dengan pemeraman daging buah durian.

Daging buah durian yang sudah ditempatkan dalam wadah, kemudian ditambahkan garam atau dengan ragi.

Banyak sedikitnya garam ini yang memengaruhi jenis tempoyak yang dihasilkan, yaitu tempoyak asam atau tempoyak asin.

Perlu dipahami, agar proses fermentasinya bisa lebih cepat, tempoyak dimasukkan ke wadah tertutup atau disimpan di dalam kulkas.

Hasil dari proses fermentasi mengubah rasa alami bahan menjadi rasa khas tempoyak yang sedikit beraroma durian dan rasanya agak asam.

Jika sudah selesai difermentasi, bisa ditambahkan dengan aneka ikan, mulai dari ikan teri, ikan mujair, ikan mas, dan lainnya.

6. Gabing

Gabing

Foto: Gabing (Dispar.lampungtengahkab.go.id)

Hampir punah dan jarang ditemui dalam hidangan sehari-hari, sayur gabing adalah salah satu makanan khas Lampung yang wajib dicoba.

Sayur ini terbuat dari batang kelapa muda yang dipotong-potong, lalu dimasak dengan kuah santan serta bumbu-bumbu pelengkap lainnya.

Rasa khas dari sayur gabing ini sendiri adalah manis alami, dan memiliki tekstur yang renyah seperti rebung.

Rasa gurih dari santannya juga akan membuat lidah ketagihan dan tidak mau berhenti mengunyah.

Uniknya, dulu sayur gabing sangat akrab menjadi menu harian masyarakat Lampung.

Sebab, masyarakat setempat sering menebang pohon kelapa untuk memanfaatkan bagian dari pohonnya.

Akhirnya, kelapa muda banyak diolah menjadi makanan dan minuman segar.

Sayur gabing tidak hanya lezat di lidah, tapi juga memiliki manfaat di dalamnya, seperti serat, fosfor, karbohidrat, dan kalium.

Jadi, tertarik untuk mencoba makanan khas Lampung satu ini?

7. Engkak

Engkak

Foto: Engkak (Cookpad.com/Hestyismyname)

Sekilas mirip dengan kue lapis legit, namun engkak adalah makanan khas Lampung yang berbeda, lho!

Engkak memiliki tekstur lebih lembut dan tahan lama.

Cita rasa dari engkak, yaitu manis dan gurih.

Kue engkak biasanya disantap sebagai sarapan atau camilan di pagi hari.

Bahan-bahan dasar dalam pembuatan engkak juga sebenarnya cukup sederhana.

Kue engkak terbuat dari mentega dan telur.

Namun, proses memasaknya cukup lama karena memanggang dengan menggunakan loyang secara berlapis-lapis.

Jadi, tidak heran kalau engkak memiliki tekstur yang lembut dan lebih tahan lama dari kue lapis legit.

8. Keripik Pisang Khas Lampung

Keripik Pisang Khas Lampung

Foto: Keripik Pisang Khas Lampung (Keripikpisanglampung.com)

Selain engkak, ada pula keripik pisang khas Lampung.

Keripik pisang ini memang poluler di kalangan masyarakat Indonesia dengan kelezatannya.

Keripik terbuat dari pisang yang biasanya dipadukan dengan berbagai rasa yang bisa dipilih sesuai selera.

Di antaranya seperti keju, cokelat, susu, stroberi, balado, sapi panggang, matcha, melon serta lainnya.

Pasti enak dijadikan sebagai camilan sore keluarga.

9. Kemplang

Kemplang

Foto: Kemplang (Wikipedia.org/Sakurai Midori)

Moms pasti sudah tak asing lagi dengan makanan khas Lampung yang satu ini.

Ya, kemplang atau kerupuk dari daging ikan yang biasanya disantap dengan sambal bercita rasa manis dan gurih.

Makanan yang satu ini sangat cocok dijadikan camilan atau pendamping lauk saat makan.

Berbeda dengan jenis kerupuk biasanya, kemplang khas Lampung ini memiliki tekstur yang cukup keras dan renyah.

Jadi, Moms pun akan ketagihan saat mencicipinya, deh!

Kemplang Lampung cocok bagi yang tak terlalu suka makanan berminyak karena pembuatannya dengan cara dipanggang.

10. Pisro

Pisro

Foto: Pisro (Youtube.com/RudydanSahabatTV)

Pisro merupakan makanan yang terbuat dari ikan bakar.

Biasanya, ikan yang digunakan ialah ikan tembakang atau ikan betok.

Makanan dari Lampung ini memiliki citarasa yang gurih dengan daging ikan tebal dan padat.

Pisro dimasak dengan aneka bumbu rempah yang nikmat, cabai merah sehingga terasa pedas, tambahan gula aren yang manis, serta kuah yang kental sehingga sangat menggugah selera.

Selain itu, pisro juga diberi tambahan sayuran sebagai pelengkap. Sangat lezat disantap bersama dengan nasi putih hangat!

Baca Juga: Mengenal Prosesi Pernikahan Adat Lampung dan Maknanya

11. Kue Sekubal

Kue Sekubal

Foto: Kue Sekubal (Wisata.pesawarankab.go.id)

Makanan dari Lampung selanjutnya yang patut untuk dicicipi ketika berkunjung ke sana adalah kue sekubal.

Kue basah ini terbuat dari tepung beras ketan dan santan yang dibungkus menggunakan daun pisang, lalu dimasak dengan cara dikukus.

Uniknya lagi, kue sekubal harus diolah selama 8-10 jam.

Umumnya, kue sekubal akan disantap bersama tape ketan atau bumbu rendang.

Kue yang bercita rasa gurih ini banyak dijumpai pada saat perayaan hari-hari besar, seperti Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

12. Pindang

Pindang

Foto: Pindang (Wikipedia.org/Gunawan Kartapranata)

Berbeda dengan olahan pindang yang lainnya, pindang khas Lampung ini memiliki ciri berupa kuah berwarna kuning pekat.

Olahan dari daging ikan yang satu ini memiliki rasa gurih, sedikit asam, dan pedas menyegarkan.

Makanan berkuah ini memiliki aroma harum yang kuat sehingga sangat menggugah selera.

Cara lezat untuk menyantapnya, yaitu dengan lauk bersama nasi putih.

Salah satu jenis ikan yang sering digunakan untuk membuat pindang adalah ikan simba.

Ikan simba memiliki ukuran yang cukup besar dan memiliki daging lembut.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Lampung yang Patut Dikunjungi Saat Liburan

13. Sambal Asam Kembang

sambal asam kembang

Foto: sambal asam kembang (Lovelylampung.com)

Indonesia terkenal dengan hidangan sambalnya.

Tak heran jika berbagai daerah di Nusantara memiliki jenis sambalnya sendiri.

Tak terkecuali wilayah Lampung yang memiliki sambal asam kembang.

Meskipun namanya sambal asam kembang, sambal ini tak terbuat dari asam.

Melainkan menggunakan terasi dan buah kemang atau buah yang mirip dengan mangga muda.

Sambal asam kembangnikmat disantap bersama ikan goreng atau ikan bakar, dan menu makanan Lampung lainnya.

Itulah jenis makanan khas Lampung yang wajib dicicipi.

Mulai dari rasa pedas, asam, manis, hingga gurih, semuanya ada!

Moms tinggal memilih makanan mana yang disukai.

Nah, tertarik untuk mencoba yang mana dulu, nih?

  • http://blog.unnes.ac.id/user/tag/umbu-lampung/
  • http://www.potretlampung.com/2021/04/sayur-gabing-khas-lampung.html
  • https://kanalpengetahuan.tp.ugm.ac.id/menara-ilmu/2018/1325-tempoyak-bumbu-khas-dari-fermentasi-durian.html