Scroll untuk melanjutkan membaca

RESEP & MAKANAN
29 Januari 2022

10 Jenis Kerupuk Paling Populer di Indonesia, Pernah Coba Moms?

Yuk, kenalan dengan ragam jenis kerupuk di Indonesia!
10 Jenis Kerupuk Paling Populer di Indonesia, Pernah Coba Moms?

Ada berbagai jenis kerupuk yang disukai masyarakat Indonesia.

Camilan yang gurih dan renyah sangat cocok untuk jadi teman makan.

Bahkan ada beberapa orang yang merasa kurang lengkap jika makan tanpa kerupuk.

Saking populernya kerupuk di Indonesia, Moms bisa dengan mudah menemukan kerupuk di mana saja.

Dari meja makan di rumah, warteg sederhana, hingga restoran mewah.

Setiap daerah memiliki keunikan soal tekstur atau cara pembuatan kerupuk, lho!

Ada yang dijual dalam keadaan sudah digoreng dan siap makan, ada juga yang dijual dalam keadaan mentah.

Penasaran dengan ragam jenis kerupuk di Indonesia? Simak informasi berikut ini yuk, Moms!

Baca Juga: Begini Cara Tepat Menyimpan Kue dan Kerupuk Agar Tetap Renyah

Berbagai Jenis Kerupuk di Indonesia

Kerupuk atau krupuk sendiri merupakan sejenis makanan ringan atau snack asli Indonesia.

Pada umumnya kerupuk terbuat dari adonan tepung tapioka, dicampur bahan perasa seperti udang, ikan atau bumbu lainnya.

Meski demikian, ada juga jenis kerupuk yang terbuat dari:

  • Tepung beras
  • Tepung terigu
  • Tepung sagu
  • Kulit binatang

1. Kerupuk Bawang

Kerupuk Bawang.jpg

Foto: Kerupuk Bawang.jpg

Foto: resepmami.info

Jenis kerupuk yang paling populer di Indonesia diawali dengan kerupuk bawang. Tak ada yang bisa menolak rasa gurih dari kerupuk ini.

Seperti namanya, kerupuk ini terbuat dari tepung tapioka dan bawang putih.

Kerupuk ini umumnya mudah ditemukan dan menjadi pendamping makan nasi goreng kaki lima.

Bentuknya bulat kecil, biasanya punya warna putih dengan bagian sisi warna warni.

Aromanya yang khas dan rasanya yang gurih, membuat kerupuk ini cocok sebagai teman nasi.

2. Kerupuk Blek

Kerupuk Blek.jpg

Foto: Kerupuk Blek.jpg

Foto: freepik.com

Kerupuk Blek atau kerupuk putih mawar adalah jenis kerupuk yang umumnya paling sering di konsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Sselain murah, kerupuk ini pun mudah sekali di temui di warung-warung terdekat.

Namun, meski kebanyakan orang sering mengonsumsi kerupuk ini, rata-rata mereka belum mengetahui nama asli kerupuk ini.

Kerupuk Blek memiliki rasa gurih yang renyah, hingga cocok dijadikan pelengkap lauk yang dapat membuat selera makan meningkat.

Baca Juga: Keripik Buah, Alternatif Camilan Sehat di Rumah

3. Kerupuk Kulit

Kerupuk Kulit.jpg

Foto: Kerupuk Kulit.jpg

Foto: wikipedia.com

Kerupuk kulit atau di beberapa daerah menyebutnya kerupuk rambak, adalah jenis kerupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau.

Kulit sapi atau kerbai ini diolah dengan diberi penambah rasa, Moms.

Setelah mengalami proses perebusan dan pengeringan pada terik matahari selama kurang lebih 2-3 hari, kerupuk mentah yang kering ini siap digoreng dan dihidangkan.

Rasanya yang gurih, serta teksturnya yang renyah dan lumer dimulut ketika dimakan, menjadikan kerupuk ini banyak diminati di Indonesia.

Apalagi kini kerupuk kulit hadir dengan rasa yang lebih beragam, seperti balado ataupun rumput laut.

4. Kerupuk Mie

kerupuk mie.jpg

Foto: kerupuk mie.jpg

Foto: cookpad.com

Jenis kerupuk selanjutnya adalah kerupuk mie. Bentuknya hampir mirip dengan kerupuk putih, hanya saja kerupuk mie memiliki warna kekuningan.

Walaupun namanya memiliki embel-embel mie, namun kerupuk ini tidak terbuat dari mie, Moms.

Penamaan kerupuk mie sendiri karana bentuknya yang keriting dan berwarna kuning menyerupai mie.

Kerupuk satu ini terkenal sebagai makanan pendamping saat makan asinan atau pecel.

Baca Juga: 4 Resep Asinan Buah Segar yang Bisa Dicoba di Rumah

5. Kerupuk Ikan

kerupuk ikan.jpg

Foto: kerupuk ikan.jpg

Foto: cookpad.com

Sesuai namanya, jenis kerupuk ini terbuat dari ikan. Biasanya, ikan yang digunakan untuk jenis kerupuk di Indonesia ini adalah ikan tenggiri.

Bentuknya sendiri biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan kerupuk lainnya.

Namun, yang membedakan kedua jenis kerupuk tersebut adalah rasa ikan di kerupuk yang sangat terasa.

Jika Moms ingin membeli kerupuk ikan untuk oleh-oleh, Moms bisa menemukannya dengan mudah di pusat oleh-oleh.

Atau jika pun tidak, di pasar tradisional di Indonesia bisa dengan mudah dijumpai, kok!

6. Kerupuk Beras/Puli

kerupuk puli.jpg

Foto: kerupuk puli.jpg

Foto: fimela.com

Kerupuk beras adalah salah satu kerupuk khas Indonesia yang cukup populer di kalangan masyrakat Indonesia.

Jenis kerupuk ini terbuat dari beras atau nasi yang memiliki rasa yang gurih dan lezat ketika disantap sebagai pendamping makan besar.

Tak hanya sebagai pendamping makan, kerupuk beras juga bisa menjadi camilan murah meriah.

Di Surabaya, kerupuk yang juga disebut sebagai kerupuk puli ini dijadikan teman makan semanggi.

Sedangkan di Madiun biasanya dijadikan pelengkap makan nasi pecel.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Makanan Pengganti Kerupuk Agar Anak Makan Lahap

7. Kerupuk Udang

Kerupuk Udang.jpg

Foto: Kerupuk Udang.jpg

Foto: fimela.com

Kerupuk udang menjadi jenis kerupuk yang bisa dengan mudah kamu temukan di berbagai tempat makan di Indonesia. Kerupuk ini terbuat dari:

  • Tepung tapioka
  • Udang kecil (rebon)
  • Remah ikan asin
  • Bumbu rempah-rempah

Soal ukuran, Moms bisa menemukan kerupuk udang dalam beragam bentuk.

Mulai yang kecil hingga yang melebar. Biasanya, akan sangat enak untuk dinikmati sebagai pendamping rawon, soto, hingga nasi pecel.

Jika Moms liburan ke luar negeri seperti Jerman dan Belanda, kalau beruntung, Moms bisa menemukan kerupuk udang ini dengan nama krabbenchips atau prawn crackers.

8. Kerupuk Melinjo/Emping

Kerupuk Melinjo.jpg

Foto: Kerupuk Melinjo.jpg

Foto: pinterest.com

Selanjutnya ada kerupuk melinjo alias emping. Makanan pendamping ini memang cukup populer dan digemari banyak kalangan.

Kerupuk melinjo ini terbuat dari biji melinjo yang dipipihkan hingga tipis, dijemur, lalu digoreng. Rasa jenis kerupuk satu ini sedikit pahit, tapi gurih.

Emping atau kerupuk melinjo dimakan dengan cara berbeda-beda di berbagai daerah.

Ada yang dimakan langsung sebagai camilan, dijadikan topping rawon, hingga pelengkap coto Makassar.

Baca Juga: Enggak Perlu Beli, 5 Resep Coto Makassar Lezat dan Mudah untuk Dibuat di Rumah!

9. Kerupuk Orange

kerupuk orange.jpg

Foto: kerupuk orange.jpg

Foto: shopee.com

Sesuai namanya, jenis kerupuk ini memiliki warna orange.

Bentuknyanya tipis sehingga cepat lembek setelah direbus atau sangat renyah ketika digoreng.

Ini membuat kerupuk orange sering kali menjadi bahan pelengkap seblak.

Moms bisa dengan mudah menemukannya di pasar. Biasanya dijual dalam ukuran kiloan untuk memudahkan pembelian.

Pada dasarnya, kerupuk ini adalah campuran air, tepung, minyak da garam. Rasanya cukup hambar, sehingga cocok disantap dengan kuah seblak yang pedas dan gurih.

10. Rengginang

Rengginang.jpg

Foto: Rengginang.jpg

Foto: theofy.world

Jenis kerupuk ini mungkin cukup berbeda dibandingkan kerupuk lainnya di daftar kali ini.

Pasalnya, kerupuk ini memiliki bentuk hingga bahan dasarnya yang berbeda.

Kerupuk tersebut adalah rengginang. Kerupuk ini sering kali ditemukan di saat Lebaran sebagai camilan keluarga maupun suguhan tamu.

Bahan baku dari makanan pendamping ini adalah nasi atau ketan putih yang sebelum ditanakan.

Pada mulanya, rengginang sendiri terbuat dari nasi yang tidak termakan yang kemudian dikeringkan hingga digoreng.

Namun sekarang, pembuatannya pun sudah diberi perasa udang atau terasi agar lebih nikmati.

Baca Juga: 5 Resep Rengginang yang Enak untuk Camilan

Itu dia Moms beragam jenis kerupuk yang bisa ditemui di Indonesia.

Setiap daerah memiliki jenis maupun nama kerupuk yang berbeda-beda, walau bahan dasarnya sama. Nah, mana kerupuk favorit Moms?

  • https://www.kompas.com/food/read/2020/08/17/190900275/12-ragam-kerupuk-indonesia-kamu-suka-yang-mana-?page=all
  • https://cairofood.id/21-jenis-kerupuk-yang-ada-di-indonesia/
  • https://www.yukepo.com/hiburan/indonesiaku/inilah-jenis-jenis-kerupuk-di-indonesia-yang-bikin-kamu-makan-lebih-nikmat/
  • https://www.4muda.com/10-jenis-kerupuk-yang-ada-di-indonesia/