Pernikahan & Seks

11 Agustus 2021

9+ Manfaat Mengejutkan dari Long Distance Marriage dan Tips Menjalaninya, Pejuang LDR Wajib Tahu!

Sering bukan menjadi pilihan, namun long distance marriage simpan kejutan lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ketika menikah, tentunya pasangan suami istri ingin tinggal bersama pasangan dan membangun keluarga hingga tua. Tapi, ada banyak pasangan di luar sana yang mengalami pernikahan jarak jauh alias long distance marriage (LDM), sehingga tak memungkinkan untuk tinggal satu atap.

Menurut Nicole Richardson, terapis pernikahan dan keluarga asal Austin, Texas, long distance marriage kini semakin mudah karena perkembangan teknologi.

Dan ini seharusnya juga diimbangi dengan kesadaran pasangan untuk sama-sama berjuang dan berkomitmen satu sama lain. Selain dimudahkan teknologi, Moms juga akan mendapatkan manfaat saat melakukan LDM lho. Simak penjelasannya di sini.

Baca Juga: 4 Cara Termanis Berikan Kejutan Ulang Tahun Walau Sedang LDR

Manfaat Mengejutkan dari Long Distance Marriage

Long Distance Relationship -1

Foto: Orami Photo Stock

Menjalani long distance marriage tidak selamanya mudah. Selain pertemuan yang membuncah dengan haru dan perasaan bahagia setelah sekian waktu, manfaatnya ternyata bukan hanya itu saja.

Sedikit jarak yang ada antara Moms dan Dads sebenarnya dapat meningkatkan kesehatan dalam banyak cara yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan.

Beberapa manfaat long distance marriage untuk kesehatan adalah:

1. Tidur Lebih Nyenyak saat Sendirian

Sebenarnya, berbagi tempat tidur dapat mengacaukan kualitas tidur. Hal tersebut merupakan kesimpulan yang didapatkan dari penelitian pada 2007 yang dilakukan oleh The Japanese Society of Sleep Research.

Karena kurang tidur dapat meningkatkan risiko penyakit, meningkatkan tekanan darah, dan memiliki efek samping menakutkan lainnya, Moms akan mendapat manfaat dari tidur sendirian saat sedang menjalani long distance marriage.

2. Meminimalisir Risiko ISK

Aktivitas seksual dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Ini dapat mengiritasi dan membuat jaringan sensitif di saluran kemih terasa sakit.

Jadi saat menjalani seks, Moms akan lebih sedikit melakukannya sehingga juga akan meminimalisir risiko terjangkit ISK. meski terdengar baik, namun saat Dads datang berkunjung, Moms bisa melakukannya kapan pun!

3. Kulit Cenderung Tidak Berjerawat

“Kontak kulit-ke-kulit dengan pasangan entah itu pipi ke dada atau berbagi handuk yang sama, dapat memicu iritasi dan berjerawat,” kata Bethanee Schlosser, MD, seorang dokter kulit dan asisten profesor dermatologi di Northwestern University.

Sebab, kontak dari kulit-ke-kulit akan lebih sering dilakukan dengan Dads. Saat menjalani long distance marriage, Moms akan kehilangan momen itu untuk sementara tapi memiliki kulit yang lebih bersih.

4. Tidak Khawatir Lagi saat Menggunakan Celana Dalam

Celana dalam ‘nenek’ yang longgar akan menjadi celana dalam favorit. Moms biasanya cenderung memakainya saat tahu tidak ada orang lain yang akan melihatnya, apalagi saat Dads tidak ada karena harus jauh bekerja.

Selain itu, celana ‘nenek’ juga lebih sehat karena tidak sempit dan dan tidak mudah bergeser di antara rektum dan vagina. Celana dalam seperti thong akan memudahkan bakteri atau virus dubur menginfeksi vagina atau kandung kemih.

5. Lebih Jarang Melakukan Waxing

Jika Moms salah satu dari orang-orang yang hanya melakukan waxing sebelum mengekspos garis bikini, tinggal jauh dari Dads dapat mengurangi penonton yang menginginkan pemandangan indah dan keinginan untuk merawatnya secara teratur.

“Karena beberapa salon memanaskan ulang wax atau stik waxing double-dip yang dapat membiakkan bakteri, semakin jarang Anda melakukan waxing, semakin kecil kemungkinan Anda terinfeksi,” jelas Suzanne L. Kilmer, MD, seorang dokter kulit dan direktur Laser and Skin Surgery Center of Northern California.

Baca Juga: 5 Artis Indonesia yang Menjalani LDR Setelah Menikah

6. Masturbasi Meningkatkan Sistem Kekebalan

Saat menjalani long distance marriage, Moms memiliki alasan terbaik untuk melakukannya lebih sering. Saat jauh dari Dads, Moms bertanggung jawab untuk mengatasi orgasme sendiri.

“Kesenangan diri dapat melepaskan hormon stress kortisol, dapat tidur lebih baik dengan menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan endorphin. Semuanya dapat meningkatkan sistem kekebalan,” kata Fran Walfish, Psy.D., seorang psikoterapis yang berbasis di Beverly Hills, California.

7. Makan dengan Porsi yang Lebih Sehat

Banyak perempuan yang melaporkan mendapatkan porsi makan yang lebih besar ketika makan dengan pria menurut sebuah studi pada 2014 yang dilakukan di University of Ulster.

Meski tidak adil, tapi bagian baiknya adalah Moms tidak harus menemani Dads untuk makan malam saat hidup berjauhan. Ini juga akan bagus bagi Moms yang sedang menjalankan diet.

8. Bisa Memiliki Tanda-tanda Vital yang Lebih Sehat

Hubungan jarak jauh bisa lebih memuaskan daripada hubungan antara orang-orang yang tinggal berdekatan, menurut sebuah studi yang dilakukan pada 2013 dan diterbitkan dalam Journal of Communication.

Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa orang-orang dalam hubungan yang memuaskan cenderung memiliki lebih sedikit kecemasan. “Yang berkorelasi dengan tekanan darah yang lebih rendah dan detak jantung yang lebih merata,” terang Fran.

9. Memiliki Lebih Banyak Waktu untuk Berolah Raga

Tanpa seseorang untuk ditunggu kepulangannya setelah bekerja, Moms bisa berlama-lama di gym. Selain menghabiskan waktu dengan aktivitas positif, ini juga akan membentuk badan Moms menjadi lebih sehat dan seksi.

Dan Moms akan memiliki motivasi ekstra untuk berlatih. Apalagi saat mengetahui jadwal kepulangan Dads dari pekerjaannya. Sebab, maraton seks membutuhkan stamina yang lebih banyak!

10. Bermesraan saat Bersama

“Tidak seperti pasangan yang sering bertemu, pasangan jarak jauh menghabiskan waktu ekstra untuk berkenalan kembali dan bermesraan,” menurut Fran.

Para ahli teori evolusi berpikir bahwa berciuman dapat meningkatkan sistem kekebalan, dan sains membuktikan bahwa berciuman dapat melawan stress. Itu semua lebih alasan untuk menikmati sesi make out lama ketika Dads kembali ke rumah.

Tips Agar Long Distance Marriage Tetap Lancar

Saat harus melakukan long distance marriage, ada beberapa tips yang dapat membantu mempererat hubungan yang terpisah jarak dan waktu itu agar tetap harmonis. Apa saja?

1. Manfaatkan Kemajuan Teknologi

Tips long distance marriage

Foto: Orami Photo Stock

Tips long distance marriage yang pertama adalah komunikasi. “Kunci dari semuanya adalah komunikasi. Komunikasi adalah lem yang merekatkan sebuah hubungan. Jangan hindari masalah, berbicaralah dengan pasangan meski dengan jarak jauh, lalu bicarakan kembali bila diperlukan saat sudah bisa bertemu,” jelas Dr. Fran Walfish, terapis pasangan asal Beverly Hills.

Gunakan semua teknologi yang bisa memperlancar hubungan dengan pasangan. Buat janjian untuk video call di waktu-waktu tertentu dengan pasangan agar tetap bisa bertemu muka meskipun hanya lewat layar handphone.

Jika punya anak-anak, pastikan mereka ngobrol dengan pasangan minimal sehari sekali. Pastikan Moms saling berkomitmen dan konsisten untuk saling menghubungi satu sama lain dengan teratur dan bertukar cerita agar pembicaraan tidak monoton.

2. Empati Itu Penting

Tips long distance marriage

Foto: Orami Photo Stock

Ketika tidak bersama, Moms akan kehilangan momen penting pasangan dan keseharian pasangan. Jika dalam hubungan yang bukan long distance marriage, sangat mudah untuk mengetahui suasana hati pasangan hanya dalam satu kali tatapan wajah.

Tapi jika long distance marriage, Moms tak bisa mengetahui suasana hati pasangan secara langsung karena harus melalui layar handphone, dan itu bisa menjadi salah paham jika disampaikan dengan cara yang tidak biasa.

Oleh sebab itu, tips long distance marriage yang kedua adalah empati dan keterbukaan. Artinya, Moms dan pasangan perlu lebih terbuka tentang perasaan dan berbagi cerita mengenai kegiatan sehari-hari.

Moms juga harus lebih mendengarkan satu sama lain dan berempati lebih dalam kepada perasaan masing-masing.

3. Buat Waktu Bertemu Menjadi Bermakna

Tips long distance marriage

Foto: Orami Photo Stock

Ketika sudah waktunya bertemu, buat itu menjadi hal yang berarti. Jangan gunakan momen bersama untuk membicarakan tentang pekerjaan. Fokuslah pada kebutuhan emosional satu sama lain dan lakukan aktivitas yang menyenangkan bersama-sama.

Cobalah untuk lebih peka terhadap kebutuhan pasangan dan pastikan Moms mendukung pasangan, serta benar-benar membuktikannya dari tindakan sehari-hari.

Baca Juga: 5 Tips Berhubungan Seks untuk Pasangan LDR

Nah, itu dia beberapa hal terkait long distance marriage yang bisa Moms terapkan. Tetap saling menguatkan agar rumah tangga berjalan harmonis ya Moms dan Dads.

  • https://www.cosmopolitan.com/health-fitness/news/a41188/surprising-health-benefits-long-distance-relationships/
  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1479-8425.2007.00320.x
  • https://www.safefood.net/SafeFood/media/SafeFoodLibrary/Documents/Publications/Research%20Reports/portion-size-report_final201114.pdf
  • http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jcom.12029/abstract
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait