24 Juli 2022

Pernah Mengalami Mata Sakit saat Berkedip? Ini Penyebabnya!

Mata sakit saat berkedip bisa disebabkan karena infeksi hingga gangguan penyakit tertentu

Apakah Moms pernah mengalami mata sakit saat berkedip? Ada banyak penyebab terjadinya mata sakit saat berkedip.

Beberapa kondisi memerlukan pengobatan medis yang serius.

Namun, beberapa kondisi dapat sembuh dengan sendirinya.

Mata sakit saat berkedip dapat terjadi di seluruh mata atau di daerah tertentu, seperti sudut mata atau kelopak mata.

Berikut ini pembahasan lebih lengkap tentang penyebab dan cara mengatasi mata sakit saat berkedip, ya, Moms!

Baca juga: Cara Mengobati Sakit Mata pada Anak, Yuk Simak!

Penyebab Mata Sakit Saat Berkedip

penyebab mata sakit saat berkedip
Foto: penyebab mata sakit saat berkedip (iconeyecare.com)

Foto: Orami Photo Stock

Biasanya, kotoran seperti debu atau pasir yang tersangkut dapat menyebabkan mata sakit saat berkedip.

Namun, kondisi tersebut dapat disebabkan oleh masalah lain lho Moms, di antaranya:

1. Cedera

Mata relatif rentan terhadap kerusakan, maka dari itu selalu berhati-hati menjaga kesehatan mata.

Trauma atau serpihan akut dapat melukai mata, atau rongga mata, dan menyebabkan rasa sakit saat berkedip.

Goresan pada permukaan mata (kornea) adalah jenis cedera umum yang mudah terjadi karena menggosok atau menyentuh mata.

Paparan sinar ultraviolet dari matahari juga dapat menyebabkan mata sakit saat berkedip.

Selain itu, paparan zat lain juga bisa menyebabkan mata terbakar.

Ada tiga jenis luka bakar kimia yang dapat terjadi, yaitu:

  • Luka bakar alkali: Ini adalah jenis luka bakar yang paling parah dan sering disebabkan oleh produk pembersih yang mengandung amonia, soda api, atau kapur.
  • Luka bakar asam: Ini tidak separah luka bakar alkali dan bisa disebabkan oleh cuka atau jenis cat tertentu yang mengandung asam fluorida.
  • Iritan: Iritan jarang merusak mata, tetapi bisa membuat tidak nyaman. Mereka dapat disebabkan oleh deterjen atau semprotan merica.

2. Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah gangguan pada mata yang banyak terjadi di seluruh dunia.

Mengutip dari Journal of Ophthalmic & Vision Research konjungtivitis ditandai dengan peradangan dan pembengkakan jaringan konjungtiva.

Kondisi tersebut dapat juga disertai dengan pembengkakan pembuluh darah, sekret mata, dan nyeri.

Pembuluh darah bisa menjadi bengkak, membuat bagian putih mata menjadi merah dan perih.

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi atau alergi, seperti demam atau alergi hewan peliharaan.

Konjungtivitis juga bisa disebabkan oleh infeksi menular.

Berikut ini beberapa gejala konjungtivitis yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Kemerahan di salah satu atau kedua mata biasanya di bagian putih atau kelopak dalam mata.
  • Rasa gatal pada salah satu atau kedua mata.
  • Terasa mengganjal di salah satu atau kedua mata.
  • Mata berair.
  • Mata terasa terbakar.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Keluar banyak lendir.
  • Penglihatan kabur.
  • Keluar cairan kuning kental atau nanah yang mengeras di atas bulu mata biasanya muncul saat bangun tidur.
  • Keluar cairan berwarna hijau atau putih dari mata.

Baca juga: Sakit Mata pada Anak, Yuk Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya!

3. Bintitan

Bintitan adalah pembengkakan mata yang terjadi ketika folikel bulu mata atau kelenjar minyak di kelopak mata terinfeksi.

Kondisi ini menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata, yang membuat mata sakit saat berkedip.

Gangguan mata bintitan tidak menular, tetapi bakteri yang menyebabkannya bisa berpindah ke orang lain.

Kebanyakan bintitan disebabkan oleh bakteri seperti Staphylococcus aureus (infeksi “staph”), yang dapat menyebar ke orang lain melalui kontak dekat.

4. Infeksi Saluran Air Mata

Saluran air mata dapat terinfeksi oleh bakteri jika tersumbat, misalnya oleh kotoran di mata.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit di sudut mata saat berkedip.

Baca juga: Bayi Sakit Mata, Bagaimana Mengatasinya?

5. Blefaritis

Blefaritis adalah suatu kondisi di mana tepi kelopak mata atas atau bawah menjadi meradang.

Kelopak mata bisa menjadi sakit dan menimbulkan rasa sakit saat berkedip.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh bakteri, kelenjar yang tersumbat, atau kondisi kulit tertentu, seperti dermatitis seboroik.

Jika Moms memiliki tanda dan gejala di atas kelopak mata yang perbaikan tidak ada perbaikannya, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

6. Ulkus Kornea

Ulkus kornea adalah luka terbuka yang berkembang di permukaan mata.

Kondisi ini biasanya terjadi sebagai akibat dari infeksi, tetapi juga dapat berkembang dari cedera pada mata, seperti goresan atau luka bakar.

7. Sinusitis

Sinus atau adalah rongga kecil di sekitar mata dan hidung.

Sinusitis adalah ketika sinus menjadi meradang, biasanya karena infeksi virus.

Kondisi ini dapat menyebabkan mata sakit saat berkedip, serta hidung tersumbat, nyeri wajah, sakit kepala, dan gejala mirip flu lainnya.

8. Neuritis Optik

Neuritis optik terjadi ketika saraf optik menjadi meradang, mengganggu transmisi informasi visual antara mata dan otak.

Peradangan ini dapat menyebabkan rasa sakit saat mata atau kelopak mata bergerak.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan kehilangan penglihatan sementara dan kesulitan melihat warna dengan benar.

9. Sindrom Mata Kering

Sindrom mata kering, juga dikenal sebagai penyakit mata kering, adalah suatu kondisi di mana produksi air mata terganggu.

Hal ini menyebabkan mata menjadi kering dan iritasi.

Kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab mata sakit saat berkedip.

10. Penyakit Graves

Penyakit Graves adalah kondisi autoimun yang menyebabkan tiroid memproduksi antibodi secara berlebihan dan secara keliru menyerang tubuh.

Penyakit ini juga disebut hipertiroidisme atau tiroid yang terlalu aktif.

Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan di dalam dan di sekitar mata, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat berkedip.

Gejala lain termasuk kecemasan, hiperaktif, gatal, perubahan suasana hati, masalah tidur, dan rasa haus yang terus-menerus.

11. Keratitis

Keratitis mengacu pada infeksi kornea yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

Infeksi ini dapat menyebabkan rasa sakit, perasaan berpasir atau berpasir di mata, dan sensitivitas cahaya.

Baca juga: Waspada Moms, Inilah Penyebab dan Cara Mencegah Sakit Mata

Pengobatan Mata Sakit Saat Berkedip

Sebelum menentukam jenis pengobatan, dokter biasanya akan memeriksa dan mencari tahu masalah yang menyebabkan mata sakit saat berkedip.

Nantinya, dokter akan melakukan pengobatan sesuai dengan penyebab terjadinya mata sakit saat berkedip.

Perawatan untuk sakit mata terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu obat yang diresepkan, produk yang dijual bebas, dan pengobatan rumahan.

Beberapa pengobatan yang mungkin akan diberikan dokter saat Moms mengalami mata sakit saat berkedip antara lain:

  • Antibiotik, untuk mengobati infeksi yang mendasarinya.
  • Obat tetes mata.
  • Obat penghilang rasa sakit, termasuk obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen (Advil) dan obat tetes mata seperti diklofenak (Voltaren) dan ketorolak (Acular).
  • Obat alergi.
  • Steroid seperti tetes mata prednisolon untuk iritasi parah atau kondisi peradangan.

Moms juga dapat menggunakan produk yang dijual bebas dan pengobatan rumahan untuk membantu meringankan gejala dan meredakannya.

Baca juga: Tak Kalah Penting, Simak 6 Cara Menjaga Kesehatan Mata!

Pastikan Moms segera menemui dokter jika pengobatan rumahan tidak menyembuhkan mata sakit saat berkedip.

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321041#treatments
  • https://www.healthline.com/health/eye-health/eye-hurts-when-i-blink#remedies

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb