22 Juli 2021

Ini Perbedaan Saturasi Oksigen Normal pada Anak, Dewasa, dan Lansia, Catat!

Hati-hati jika saturasi oksigen sudah di bawah 95%
Ini Perbedaan Saturasi Oksigen Normal pada Anak, Dewasa, dan Lansia, Catat!

Foto: freepik.com/DCStudio

Di tengah pandemi akibat virus Covid-19, mengetahui saturasi oksigen sangatlah penting. Perlu diketahui, ternyata ada sedikit perbedaan mengenai saturasi oksigen normal pada anak, orang dewasa serta lansia.

Dilansir dari sebuah jurnal yang berjudul Oxygen Saturation, Saturasi Oksigen adalah ukuran seberapa banyak hemoglobin yang terikat dibandingkan dengan berapa banyak hemoglobin yang tetap tak terikat. Singkatnya, saturasi oksigen sendiri menunjukkan berapa banyak oksigen yang beredar dalam darah.

Sebagian besar oksigen sendiri dibawa oleh sel darah merah. Darah merah membawa oksigen dari paru-paru dan mengirimkannya ke seluruh tubuh.

Lalu, berapa saturasi oksigen normal pada anak-anak, dewasa dan lansia? Ini dia!

Baca Juga: 11 Varian Virus Corona Hasil Mutasi yang Sudah Tersebar di Dunia, Kenali Gejalanya!

Saturasi Oksigen Normal Anak-anak, Dewasa, dan Lansia

saturasi oksigen normal
Foto: saturasi oksigen normal

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan di atas, terdapat sedikit perbedaan saturasi oksigen yang normal pada usia anak-anak, dewasa dan juga lansia.

Saturasi oksigen sendiri bisa diukur dengan alat yang bernama oximeter. Jadi, menurunnya oksigen dalam darah sendiri bisa dibilang bisa dipantau.

Berikut perbedaan saturasi oksigen normal yang perlu diketahui!

1. Kadar Saturasi Oksigen Normal Anak-anak

Anak-anak yang sehat memiliki kadar saturasi oksigen yang normal sekitar 95 - 100%. Nah, jika kadar saturasinya menurun, Si Kecil memerlukan terapi oksigen nih, Moms!

Terlebih di kondisi positif Covid-19 seperti saat ini. Ada baiknya untuk terus mengecek saturasi oksigen pada Si Kecil, ya!

Baca Juga: 4 Vaksinasi Penting bagi Moms yang Sedang Merencanakan Kehamilan

2. Kadar Saturasi Oksigen Normal Dewasa

Sama dengan anak-anak, dilansir dari Pressbook Library, saturasi oksigen normal pada orang dewasa adalah 95 - 100%.

Namun perlu diketahui, orang dewasa biasanya memiliki saturasi oksigen yang lebih rendah daripada orang dewasa muda. Tak hanya itu, penting untuk diingat bahwa saturasi oksigen juga bisa bervariasi tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing individu.

Meski demikian, ketika kadar saturasi oksigen lebih rendah dari 95%, orang tersebut mungkin memiliki permasalahan pada paru-paru dan membutuhkan penanganan dengan segera.

Sementara itu, orang dewasa dengan saturasi oksigen di bawah 92% membutuhkan terapi oksigen tambahan.

3. Kadar Saturasi Oksigen Normal Lansia

Lansia biasanya memiliki kadar saturasi oksigen normal yang lebih rendah daripada orang dewasa. Biasanya orang yang memiliki usia lebih dari 70 tahun memiliki tingkat saturasi sekitar 95%.

Meski terbilang rendah untuk ukuran dewasa, namun saturasi oksigen 95% untuk seseorang yang berusia di atas 70 tahun bisa diterima.

Baca Juga: 89 Lokasi dan Link Pendaftaran Vaksin COVID-19 di Wilayah DKI Jakarta, Catat!

Gejala Saturasi Oksigen Normal Mulai Menurun

saturasi oksigen normal
Foto: saturasi oksigen normal (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa gejala yang perlu diperhatikan ketika saturasi oksigen menurun. Meski gejala yang dialami oleh setiap orang kemungkinan berbeda, namun hal ini tidak boleh disepelekan.

Gejala yang kerap terjadi jika seseorang mengalami penurunan saturasi oksigen, antara lain:

  • Sesak napas
  • Napas cepat
  • Perubahan warna kulit, mulai dari biru menjadi merah ceri
  • Kebingungan
  • Batuk
  • Detak jantung yang cepat
  • Detak jantung melambat
  • Berkeringat

Nah itu dia perbedaan saturasi oksigen normal pada anak, orang dewasa dan lansia ya, Moms!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK525974/
  • https://pressbooks.library.ryerson.ca/vitalsign/chapter/what-are-normal-oxygen-saturation-levels/#:~:text=The%20normal%20oxygen%20saturation%20level,which%20is%20an%20acceptable%20level.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.