Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Bermain dan Belajar | Feb 28, 2018

Membuat Playdate Pertama Anak Menjadi Seru

Bagikan


 

Sejak usia 3 tahun, anak tak lagi malu-malu ketika diperkenalkan dengan teman sebayanya. Ia mulai menikmati acara bermain bersama teman atau playdate. Jangan heran jika Moms sampai harus sedikit memaksanya untuk pulang, sekadar untuk makan atau tidur siang.

Meski begitu, jangan melarang anak melakukan playdate, karena playdate membantu anak membangun pertemanan yang lebih akrab dengan teman-temannya. Anak juga akan belajar membangun kepekaannya untuk menjadi teman yang baik bagi teman-temannya. 
 
Jadi, kapan sebenarnya anak siap untuk playdate? Sebenarnya, di usia 7 bulan – 3 tahun, anak mulai belajar merespon balik perilaku orang lain. Namun terbatas hanya kepada orang terdekatnya saja, belum dengan temannya. Baru di usia 3 – 4 tahun, anak mulai mengerti dengan konsep pertemanan. Di usia inilah playdate baru efektif dilakukan.

Tidak apa juga, sih, kalau Moms ingin mencoba menyertakan si kecil dalam playdate sejak dini. Dalam buku The A to Z Guide to Raising Happy, Confident Kids, psikolog anak Jen Berman, PhD, juga mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada kata terlalu dini untuk memulai playdate, karena stimulasi baru yang didapat anak dengan bermain bersama teman ternyata sangat baik untuk perkembangan otaknya.

  

Apa yang perlu diperhatikan ketika anak sudah siap untuk playdate perdananya? Inilah beberapa hal yang perlu Moms perhatikan:

  • Minta anak memilih teman yang ingin ia ajak bermain, bisa teman di sekolah, atau tetangga di lingkungan rumah. Moms juga bisa mengajak anak ke tempat-tempat potensial agar ia bertemu teman sebayanya, misalnya ke acara arisan atau taman bermain.
  • Pilih lokasi untuk tempat playdate. Bisa di rumah jika Moms tinggal di lingkungan perumahan dengan banyak anak seusianya, atau playground. Jika bermain di rumah, anak akan belajar bagaimana cara menjadi tuan rumah yang baik, serta belajar untuk berbagi mainannya untuk dimainkan bersama. Sebaliknya, aktivitas bermain seperti di playground dapat memberi anak kesempatan untuk mencoba jenis permainan baru, bahkan teman baru.
  • Tentukan durasi playdate, yaitu sekitar setengah jam untuk bermain pasif di dalam ruangan, seperti menggambar. Sedangkan, untuk permainan yang membutuhkan banyak bergerak, tubuh anak baru akan mulai lelah setelah satu jam bermain.
  • Bila Moms belum mengenal orang tua teman anak, coba kontak mereka dan perkenalkan diri Moms. Ceritakan rencana Moms mengundang anaknya untuk bermain di rumah, dan minta izinnya. Informasikan tentang siapa yang akan mengawasi mereka bermain, berapa lama, dan kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan.
  • Jika terjadi masalah di antara anak Moms dan temannya, usahakan agar jangan langsung terlibat, kecuali bila sudah ada aksi fisik seperti memukul di antara mereka. Bila anak-anak tampak sudah bisa mengatasi masalah, Moms bisa masuk dan menanyakan masalahnya. Sarankan mereka untuk bermain bersama, atau memainkan mainan secara bergantian. 

  

Jadikan playadate pertama anak menjadi seru dan berkesan sehingga ia akan terus ingin bersosialisasi dengan teman-temannya. Apakah Moms memiliki rencana untuk merancang playdate anak selanjutnya? Yuk berbagi cerita di kolom komentar.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.