17 Mei 2018

Mengatur Aktivitas Seks Saat Puasa Ramadan, Lihat Waktu-Waktu Berikut

Waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual sebenarnya adalah sebelum sahur


Puasa berarti menahan segala nafsu dari mulai rasa lapar, haus, marah, sedih hingga nafsu akan kebutuhan seksual. Namun demikian, bukan berarti selama bulan Ramadan Moms tak diperbolehkan melakukan hubungan atau aktivitas seksual.

Boleh saja berhubungan suami istri namun tetap ada waktu dan hal yang perlu diperhatikan, seperti berikut:

Haram Dilakukan Siang Hari

Hubungan intim di siang hari di Ramadan adalah haram untuk pria dan wanita, yang diwajibkan berpuasa pada siang hari. Melakukan itu adalah dosa yang harus ditebus dengan berpuasa maupun memberi makan pada orang tak mampu.

Lalu kapan diperbolehkannya melakukan hubungan seksual? Yaitu pada malam hari di bulan Ramadan. Waktu tersebut merupakan waktu yang sah untuk berhubungan seksual sampai awal fajar. Setelahnya maka menjadi terlarang.

Baca Juga : Agar Seks Panas, Coba 3 Ide Seru Untuk Foreplay Ini

Sebelum Sahur

Waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual sebenarnya adalah sebelum sahur. Meski membutuhkan waktu untuk mempersiapkan makanan sahur, namun dengan melakukan hubungan seksual ternyata dapat membangkitkan gairah dan menambah keharmonisan rumah tangga selama bulan Ramadhan.

Memulihkan Energi

Selama bulan puasa tubuh mungkin terasa lemah, belum lagi dikarenakan tak adanya asupan energi yang masuk. Rupanya dengan berhubungan seksual dapat menjadi solusi untuk membangkitkan semangat dan gairah lho, Moms.

Mandi Besar

Hal ini wajib dan tak boleh dilupakan, setelah melakukan hubungan seksual segeralah mandi besar atau mandi junub agar Moms dan suami dapat menjalankan puasa. Mandi junub dapat dilalukan saat imsak maupun dilakukan sebelum salat Subuh tiba.

Setelah melakukan hubungan seksual sebaiknya Moms membersihkan diri dengan mandi air hangat saja agar lebih segar dan terhindar dari resiko masuk angin.

2 Jam Setelah Berbuka Puasa

Setelah tiba waktu berbuka, tahanlah sebentar nafsu untuk melakukan hubungan seksual selama minimal 2 jam. Mengapa demikian?

Hal ini dikarenakan perut masih merasa penuh sementara organ-organ tubuh sedang bekerja mencerna makanan. Jika langsung melakukan hubungan seksual, makan bukan tak mungkin rasa sakit akan muncul pada perut sehingga tidak baik bagi kesehatan.

Wah, ternyata melakukan hubungan seksual di bulan Ramadan sah-sah saja bahkan memiliki manfaat tersendiri.

Untuk itu, sebaiknya tetaplah melakukan hubungan seksual dengan suami Moms namun dengan tetap memperhatikan waktu yang tepat, agar keharmonisan juga tetap terjaga ya.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.