03 Agustus 2019

Menjaga Kepercayaan Diri saat Hamil, Ini Dampak untuk Bayi

Perubahan menjadi seorang ibu menjadi tantangan tersendiri.

Proses kehamilan bukan perjalanan yang mudah, namun pastinya takkan terlupakan bagi setiap wanita yang mengalaminya.

Menjadi seorang ibu adalah anugerah yang tidak ternilai dan tidak bisa digambarkan oleh kata-kata.

Namun, perubahan menjadi seorang ibu menjadi tantangan tersendiri. Tak sedikit wanita yang akhirnya mempunyai kepercayaan diri yang rendah saat masa kehamilan.

Hal tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti misalnya faktor perubahan fisiologis yang dialami oleh Moms.

Berat badan yang bertambah, perut yang membuncit, nyeri payudara, dan bagian tubuh yang membengkak selama masa hamil dapat membuat Moms tidak nyaman dan akhirnya merasa tidak percaya diri.

Selain itu, tidak semua ibu hamil mengalami pregnancy glow, yang akhirnya Moms membuat menjadi salah satu ibu tersebut.

Atau Moms mulai membandingkan kehamilan dengan ibu hamil yang lain dan menganggap Moms tidak cukup maksimal untuk menjaga kandungan.

Hal yang mengganggu kondisi psikis Moms tersebut juga dapat menurunkan rasa percaya diri.

Padahal, rasa percaya diri harus dimiliki semua orang, terutama untuk ibu yang tengah mengandung.

Baca Juga: Menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Ini Bahaya Merokok Bagi Ibu Hamil

Ketika Moms bisa percaya diri, berarti Moms dapat membangun keseimbangan emosional terlepas dari pendapat orang lain.

Rasa percaya diri juga membuat Moms tidak mementingkan diri sendiri, tapi juga berfokus pada kepentingan orang lain dan di sini adalah kepentingan janin dalam kandungan.

Rasa percaya diri juga menjadi kekuatan bagi Moms sendiri karena bisa mencegah stres hingga depresi selama masa kehamilan.

Percaya diri juga membuat emosi Moms lebih stabil yang tentunya akan berdampak baik untuk janin yang dalam kandungan.

“Kestabilan emosi ibu ternyata memengaruhi kondisi emosi sang anak. Jangan sampai Moms memiliki warisan negatif untuk janin dalam kandungan. Warisan negatif itu muncul dari hal-hal yang dipercaya dari emosi negatif,” ungkap Astrid Hendrawati, yang sudah berpengalaman 3 tahun di bidang Awareness Meditation Facilitator Stress Release - Forgiveness Therapy.

Sebenarnya, baik emosi positif atau negatif sama-sama penting untuk pembentukan karakter manusia.

Tidak ada yang salah dengan itu. Namun, penting untuk menjaga agar emosi tetap stabil dan tidak memberatkan salah satunya, karena nantinya dapat berpengaruh pada kandungan.

Baca Juga: Afirmasi Positif, Kunci Agar Tidak Mudah Cemas dan Selalu Bahagia

Pentingnya Penerimaan Diri

Menjaga Kepercayaan Diri saat Hamil, Ini Dampak untuk Bayi 02.jpg
Foto: Menjaga Kepercayaan Diri saat Hamil, Ini Dampak untuk Bayi 02.jpg (happymom.life)

Foto: happymom.life

Rasa percaya diri dapat muncul karena ada kemauan untuk menerima diri, baik dari kelebihan dan kekurangannya.

Manusia pastinya tidak luput berbuat kesalahan, namun ada baiknya untuk memaafkan diri dan tidak larut dalam penyesalan atas kesalahan kita.

“Belajar untuk memaafkan dirimu sendiri, dan jangan terlalu banyak menyalahkan diri, jangan merasa tidak cukup baik, tidak cukup menarik, dan lain-lainnya. Percaya bahwa kamu sudah melakukan yang cukup baik dan sempurna apa adanya,” ungkap Astrid saat bincang-bincang bersama Kulwap Orami Community, Jumat (14/6) lalu.

Setelah mampu menerima diri dan memaafkan diri sendiri, maka akan lebih mudah untuk menerima kelebihan dan kekurangan orang lain. Maka dengan begitu, rasa percaya diri itu dapat dibangun secara perlahan.

Cara membangun rasa percaya diri bisa diperkuat dengan melakukan hal-hal yang kita sukai, mengontrol amarah, dan membuat suasana hati tak sering berubah.

Rasa percaya diri juga dapat menjauhkan Moms dari depresi hingga gangguan kecemasan.

Ingat, perjalanan kehamilan memang tidak mudah namun semua bisa dinikmati setiap prosesnya.

Baca Juga: Ingin Segera Hamil? 7 Makanan Ini Bisa Mempercepat Kehamilan

Selamat menanti menjadi seorang ibu dan menantikan anugerah terbesar seorang anak dalam kehidupan, Moms, ya!

(DG)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.