Kesehatan

9 April 2021

Meski Puasa, Simak Menu Sahur Diet yang Bisa Kontrol Berat Badan!

Puasa bisa membuat berat badan naik jika Moms tak kontrol asupan makanan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Amelia Puteri

Siapa yang sedang mencari menu sahur diet? Mungkin Moms salah satunya! Ya menu sahur diet memang diperlukan terlebih jika Moms sedang mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan atau mencegah penyakit tertentu.

Jangan salah, meskipun tidak mengonsumsi makan mulai dari waktu imsak hingga berbuka, puasa juga bisa bikin gemuk lho Moms! Terlebih jika Moms tidak mempedulikan jenis makanan yang dikonsumsi tubuh dan makan sembarangan setelah buka puasa atau makan sahur.

Memang tak bisa dipungkiri bahwa hidangan berbuka sangatlah menggiurkan. Apalagi ketika tersedia es buah, gorengan, lontong, berbagai sirup serta makanan berat favorit seperti ayam bakar, sate ayam, atau mungkin nasi Padang.

Wah, benar-benar menu makan malam yang menggiurkan usai menjalani seharian puasa ya, Moms!

Meski demikian, Moms perlu mengatur menu makanan agar gizi seimbang Si Kecil pun terpenuhi nih. Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut berikut ini.

Baca Juga: Yuk Ikuti Tips Diet Ampuh Berdasarkan Zodiak Masing-masing!

Asupan Kalori Saat Diet

menu sahur diet

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan, asupan makanan Moms perlu dibatasi dan dikontrol untuk menurunkan berat badan. Jadi, jangan makan dan minum sembarangan ya.

Untuk menurunkan berat badan sebanyak 1/2 hingga 1 kilogram per minggu, Moms perlu mengurangi asupan kalori sebanyak 500 kalori setiap harinya, nih!

Contohnya, jika Moms mengonsumsi 2000 kalori per harinya, maka Moms harus menguranginya dan hanya bisa mengonsumsi 1500 kalori di saat puasa untuk mencapai penurunan badan.

Namun, tidak perlu berlebihan untuk membatasi kalori ya, Moms! Hal tersebut dikarenakan tubuh masih membutuhkan kalori untuk menjalankan fungsinya.

Dilansir dari sebuah jurnal yang diterbitkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition , kalori yang kita bakar atau keluarkan setiap hari dikenal dengan pengeluaran kalori.

Jadi tubuh wajib untuk mengeluarkan kalori untuk 3 komponen ini;

1. Pengeluaran Energi Istirahat

Ketika beristirahat, tubuh juga akan mengeluarkan kalori yang membuat kita tetap hidup. Ya, kalori dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi pernapasan serta sirkulasi darah.

2. Efek Termik Makanan

Kegiatan ini melibatkan kalori yang dikeluarkan tubuh untuk menjalankan fungsi pencernaan, menyerap dan memetabolisme makanan

3. Energi untuk Beraktivitas

Saat beraktivitas, tubuh kita membutuhkan energi yang didapat dari kalori. Jadi, komponen ini menuju pada kalori yang dikeluarkan ketika tubuh bergerak dan melakukan aktivitas berat.

Aktivitas yang tidak ada berhubungannya dengan olahraga seperti melakukan pekerjaan rumah dan juga merasakan perasaan gelisah pun membutuhkan kalori.

Baca Juga: Ini Menu Sehat untuk Anak saat Berpuasa, Yuk Coba!

Cara Konsumsi Makanan Saat Puasa

menu sahur diet

Foto: Orami Photo Stock

Selain mengetahui menu sahur diet, Moms juga perlu membagi waktu makan menjadi tiga kali saat berpuasa.

Cobalah untuk membiasakan diri menyantap makanan sahur, setelah buka puasa dan setelah salat tarawih. Hal ini berguna untuk mengatur jumlah kalori yang masuk dengan lebih mudah.

Misalnya, Moms membutuhkan 1500 kalori dalam 1 hari, maka Moms bisa membagi masing-masing menjadi 500 kalori setiap kali makan.

Jadi, apa saja menu sahur diet yang perlu untuk disajikan untuk Moms dan keluarga yang tak ingin kegemukan saat bulan Ramadan? Ini dia!

menu sahur diet

Foto: Orami Photo Stock

Usai mengetahui cara mengonsumsi makanan saat berpuasa, kini saatnya untuk mengetahui menu sahur diet yang bisa diterapkan di rumah. Yuk simak selengkapnya di sini, Moms!

1. Nasi Merah

Menu diet sahur pertama adalah mengganti nasi putih dengan nasi merah. Nasi merah adalah salah satu sumber karbohidrat dengan kandungan serta yang cukup berat.

Nah, dengan mengonsumsi nasi merah, Moms bisa merasa kenyang lebih lama. Tak hanya itu, nasi merah pun diketahui memiliki angka glikemik yang rendah dan sangat baik untuk dikonsumsi jika Moms sedang melakukan diet.

Nah, nasi merah juga cocok untuk dijadikan menu sahur diet bagi penderita diabetes nih, Moms!

2. Sayuran

Ingat Moms, melansir National Health Service , kunci dari pola makan sehat adalah makan dalam jumlah kalori yang tepat dan disesuaikan dengan seberapa aktif Moms melakukan aktivitas sehari-hari.

Jadi, tak perlu diragukan lagi kalau berbagai jenis sayur terutama sayuran hijau bisa membantu Moms untuk kenyang lebih lama.

Tak heran, sayur memiliki serat yang banyak hingga kondisi perut akan tetap terjaga ketika sedang berpuasa.

Selain itu, sayur pun bisa dijadikan menu sahur diet nih! Hal tersebut dikarenakan, ketika Moms makan sayur, perut akan terasa kenyang lebih cepat.

Sementara itu, ketika Moms merasa kenyang, nafsu makan dan keinginan untuk mengonsumsi camilan dalam porsi yang berlebihan saat makan sahur dan berbuka pun akan berkurang.

Melansir jurnal yang berjudul Advances in Nutrition, disebutkan buah dan sayur memiliki konsentrasi nutrisi dan vitamin, terutama vitamin C dan A, mineral, dan antioksidan. Nutrisi ini dapat membantu menjaga tubuh agar tetap sehat.

Jadi, jangan lupa memasukan sayur ke dalam menu sahur diet yang akan Moms buat ya!

Baca Juga: Resep Buncis Cah Sapi, Menu Sahur Lezat dan Mudah Dibuat

3. Makanan dengan Protein

Nah, jangan sampai Moms kekurangan protein ya ketika makan sahur. Hal tersebut dikarenakan fungsi protein yang baik untuk tubuh. Jadi, makanan berprotein bisa Moms masukan ke dalam menu sahur diet, ya!

Ketika tubuh memiliki cukup protein, kita bisa terlindungi dari bakteri dan virus yang mencoba menyerang kesehatan.

Dilansir dari US National Library of Medicine National Institutes of Health, untuk mencegah infeksi, setiap orang membutuhkan protein dalam pembentukan antibodi dan imunnoglobin.

Jadi, tubuh akan membentuk antibodi alami yang bisa melawan bakteri atau virus tertentu. Sel tubuh pun akan bisa memberikan respon yang cepat jika ada bakteri atau virus yang sama datang kembali menyerang tubuh.

Tak hanya itu, dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan protein, tubuh juga bisa mengganti atau memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Meski demikian, Moms harus tetap menghindari jenis protein yang tinggi akan kandungan lemak ya. Selain itu, dalam pengolahan protein, Moms tidak bisa menggorengnya. Karena protein akan lebih baik dikonsumsi ketika direbus.

Untuk jenis protein yang bisa dikonsumsi saat sahur, Moms bisa memilih ikan, daging merah tanpa lemak, ayam bagian dada tanpa kulit dan juga putih telur.

Lalu, bagaimana untuk Moms yang vegan? Nah, bagi Moms yang menjalani pola hidup plant-based, Moms bisa mengonsumsi makanan dengan protein tinggi dari jenis nabati seperti tahu, tempe, kacang merah, kacang kedelai serta kacang hijau.

4. Konsumsi Lemak Sehat

Jangan negatif dulu ketika mendengar kata lemak nih, Moms. Karena sebenarnya ada jenis lemak sehat yang sangat berguna untuk tubuh.

Makanan yang mengandung lemak sehat bisa Moms jadikan menu sahur diet yang tepat agar kondisi terjaga dan stamina harian tetap fit.

Lemak adalah sumber energi bagi tubuh. Namun memang tak semua jenis lemak baik untuk dikonsumsi. Jadi, Moms perlu jeli dalam memilih makanan dengan kandungan lemak ya! Karena tak semua makanan memiliki lemak sehat.

Sumber lemak sehat sendiri biasanya terdapat pada minyak zaitun dan juga alpukat.

Dengan mengonsumsi lemak sehat, Moms bisa merasa kenyaman lebih lama. Tak hanya itu, lemak sehat pun bisa membantu Moms dalam menurunkan berat badan, lho!

Nah itu dia Moms menu sahur diet yang bisa Moms jadikan sebagai referensi makan sahur.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait