Parenting Islami

6 Agustus 2021

Ini Hukum Merawat Orang Tua dalam Islam, Insya Allah Ganjarannya Surga!

Islam memandang bahwa merawat orang tua hukumnya wajib
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setelah mendapat pemeliharaan terbaik sejak masih dalam buaian hingga dewasa, sudah saatnya untuk merawat orang tua dengan cara yang sama.

Dalam Islam, hal ini disebut dengan birrul walidain. Bukan hanya menunggu melihat orang tua tua renta, tapi dapat dilakukan kapan pun oleh seorang anak sebagi bentuk rasa kasih sayang dan syukurnya sebagai hamba Allah SWT.

Studi Psikologi UGM mencatat, itu adalah keutamaan yang akan menguntungkan kedua belah pihak dan menghasilkan timbal balik yang saling melengkapi. Sehingga, hubungan orang tua-anak lebih akrab dan berdampak positif bagi kesehatan psikologis keduanya.

Baca Juga: Dampak Buruk Psikologis Anak Akibat Pertengkaran Orangtua

Merawat Orang Tua Menurut Islam

Merawat Orang Tua -1.jpg

Foto: Seekersguidance.org

Merawat orang tua atau birrul walidain merupa amalan yang utama, hukumnya fardhu ain, dan amalan ini merupakan hak orang tua atas anak-anaknya. Orang tua apalagi jika sudah sepuh, merupakan gerbang untuk masuk ke dalam surga. Rasulullah SAW bersabda:

رَغِمَ أَنْفُهُ ، ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ،ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ “. قِيلَ : مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : ” مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ، أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا، ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ “.

Artinya: ”Celaka seseorang itu(diulang tiga kali), sahabat bertanya: siapa yang celaka wahai Rasulullah? Beliau menjawab: orang yang mendapati salah satu orang tuanya atau dua-duanya dalam keadaan tua, kemudian (anak tersebut) tidak masuk surga.” (HR Muslim)

Imam Nawawi dalam Almanhaj mengatakan, hadis ini akan memotivasi seseorang untuk melakukan birrul walidain dan menjelaskan besarnya pahalanya. Jadi, merawat orang tua hingga sudah sepuh merupakan sebab masuknya seseorang ke dalam surga.

Dan diantara keutamaan berbakti kepada orang tua menurut sebagian ulama adalah amalan ini dapat menggugurkan dosa-dosa besar. Oleh karena itu, orang yang diberi taufik oleh Allah SWT untuk berbakti kepada orang tua seakan mendapat ghanimah atau harta yang sangat besar.

Keberhasilan berbakti kepada orang tua tergantung kepada ketelatenan dan kesabaran seseorang. Semakin tua usia orang tua, maka harus semakin telaten dan sabar dalam menghadapinya. Allah SWT berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا * وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ

Artinya: “Dan Allah telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah kepada selainNYA, dan hendaknya kamu berbuat baik kepada orang tuamu. Jika salah seorang diantara keduanya atau dua-duanya hidup sampai usianya lanjut,

maka janganlah sekali-kali mengatakan kepada mereka ucapan ‘ah’, dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka ucapan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang.“ (QS Al-Isra’: 23-24)

Ayat ini menjelaskan bahwa berbakti kepada orang tua ketika mereka telah lanjut usia memerlukan kesabaran lebih ketika berkata dan berucap, serta membutuhkan sayang yang lebih saat bersikap.

Dan kesabaran yang berkualitas adalah kesabaran tanpa keluh kesah, karena hal tersebut merupakan bukti ketidaksabaran.

Baca Juga: Mengenal Sekolah Parenting untuk Orang Tua

Ayat dan Hadist tentang Merawat Orang Tua

Merawat Orang Tua -2.jpg

Foto: Khn.org

Dalam banyak ayat, Allah SWT mengingatkan agar manusia berbuat baik pada kedua orang tuanya.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Artinya: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS: Luqman: 14)

Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh hina, sungguh hina, kemudian sungguh hina, orang yang mendapatkan salah seorang atau kedua orang tuanya lanjut usia di sisinya (semasa hidupnya), namun ia (orang tuanya) tidak memasukkannya ke Surga.” (HR Ahmad)

Melihat hal tersebut, dalam ayat yang lain Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk bersyukur kepada kedua orang tua setelah bersyukur kepada-Nya.

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Artinya: “Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS Luqman: 14)

Bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur, merawat orang tua yang merupakan birrul walidain ini juga bahkan setara dengan jihad atau perang di jalan Allah SAW.

Suatu ketika, seorang sahabat bernama Jahimah pernah datang kepada Nabi dan berkata: “Ya Rasulullah aku ingin ikut perang dan aku datang kepadamu untuk meminta saran.”

Rasulullah pun bertanya: “Apakah kamu masih mempunyai ibu?”. Dia menjawab: “Ya, masih.” Maka beliau bersabda, “Kalau begitu, temanilah ia, karena surga itu terletak di kedua kakinya.” (HR Ahmad).

Baca Juga: 5 Perilaku Orangtua yang Mengganggu Psikologi Anak

Cara Merawat Orang Tua di Rumah

Merawat Orang Tua -3.jpg

Foto: Muslimmatters.org

Merawat orang tua bukan hal yang mudah, karena ada hal-hal khusus yang perlu diperhatikan agar keduanya tetap aman, nyaman dan bahagia. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan saat memutuska untuk merawat orang tua di rumah.

1. Beri Kamar yang Nyaman

Sebagai tempat beristirahat, kamar harus dibuat senyaman mungkin. Untuk itu, berikanlah nuansa nyaman di dalam kamar orang tua. Tidak perlu perabotan yang mewah. Berikanlah ranjang dengan kasur yang empuk, karena orang yang lanjut usia selalu bermasalah dengan penyakit sendi atau tulang.

Kasur yang nyaman bisa meminimalisir risiko cedera sendi atau tulang yang bisa membahayakan. Penting juga untuk memerhatikan kebersihan kamar dari debu, agar tidak mudah menjadi sarang penyakit.

2. Hindari Lantai yang Licin

Jangan biarkan orang tua beraktivitas diatas lantai yang licin, karena rawan membuatnya terjatuh. Jika memiliki asisten rumah tangga di rumah, anjurkan untuk memeriksa lantai secara berkala. Mulai dari lantai dapur, kamar mandi, anak tangga, dan beberapa spot yang sering dilalui orang tua.

Penting juga untuk menyediakan kursi di dalam kamar mandi, agar orang tua bisa mandi sambal duduk. Sebab selain daya keseimbangan orang lanjut usia yang sudah jauh berkurang, risiko jatuh ini juga disebabkan oleh osteoporosis atau pengeroposan tulang yang biasa dialami oleh orang lanjut usia.

3. Ajak Bicara

Di usia senja, sering kali orang tua merasa kesepian karena anak-anaknya sudah tumbuh dewasa dan sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Untuk itu, luangkan sedikit waktu untuk berbicara berdua setiap harinya.

Misalnya dengan menanyakan apa yang sedang dipikirkannya atau yang menjadi keinginannya. Suatu saat, mungkin waktu tersebut akan dirindukan, apalagi jika orang tua sudah mulai sakit-sakitan.

4. Sembunyikan Konflik Rumah Tangga

Memberikan sisi kenyamanan saat merawat orang tua di rumah bukan hanya perihal materi. Tapi memberikan kenyamanan secara psikologis pun tidak kalah penting. Orang tua selalu sensitif ketika melihat anaknya sedang dalam masalah. Untuk itu, jika sedang ada masalah rumah tangga sebaiknya jangan tunjukan di hadapan orang tua.

5. Berikan Aktivitas

Boleh saja membatasi aktivitas orang tua agar tidak terlalu banyak mengerjakan pekerjaan rumah, karena itu sudah menjadi tugas ART. Tapi jangan juga melarang untuk melakukan hobinya. Seperti membuat kue, menjahit baju, atau merajut. Karena jika tidak ada aktivitas, orang tua akan merasa bosan .

6. Perhatikan Asupan Gizinya

Orang yang sudah lanjut usia biasanya lebih harus diperhatikan keseimbangan gizi dalam makanannya. Terutama bila menderita diabetes, darah tinggi, stroke dan penyakit sejenis lainnya.

Penting untuk mengatur menu makan sehatnya agar mereka tetap sehat. Jika Mama merasa kesulitan untuk membuat makanan diet sesuai dengan penyakit yang dideritanya, sekarang ada banyak healthy catering yang menyediakan menu tersebut.

Mengingat merawat orang tua merupakan hal yang mulia, selalu berhati-hati saat melakukannya.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait