29 Juli 2018

Meskipun Lucu dan Menghibur, Ada 10 Fakta Miris Dibalik Sirkus yang Melibatkan Binatang

Banyak orang yang tidak mengetahui fakta ini


Melihat sirkus binatang memang menyenangkan ya Moms. Lumba-lumba yang bisa bermain bola, beruang yang bermain sepeda, gajah yang berdiri dengan dua kaki, dan harimau yang melompati lingkaran api memang seru sekali untuk ditonton.

Tapi, tahukah Moms bahwa di balik keterampilan para binatang itu bermain sirkus, ada penderitaan yang mereka rasakan. Dikutip dari Peta2.com, ada setidaknya 10 fakta menyedihkan di balik sirkus binatang yang tidak pernah penonton bayangkan sebelumnya.

Karena fakta-fakta itu juga, tidak heran sirkus binatang mendapat julukan pertunjukan paling kejam di muka bumi. Apa saja fakta mengerikan di balik sirkus binatang? Berikut daftarnya.

Baca Juga : 5 Hal yang Harus Orang Tua Lakukan Saat Ajak Anak Ke Kebun Binatang

shutterstock 203448565
Foto: shutterstock 203448565

1. Gajah dipukuli dengan tombak yang tajam berkali-kali. Tidak jarang juga gajah itu sampai berdarah. Pelatih sirkus melakukan hal tersebut agar gajah mau melakukan pertunjukan berbahaya atau trik yang menyakitkan, seperti berdiri dengan kepala mereka atau berdiri di atas benda kecil.

2. Banyak binatang yang masih kecil dipaksa untuk tumbuh di penangkaran sekitar manusia yang jauh dari kata alami. Hal itu membuat binatang stres.

3. Bayi-bayi binatang sering dipisahkan dari ibu mereka dan dilatih dengan menggunakan cambuk, tali, tombak, tongkat listrik, dan senjata lainnya. Mereka juga tidak diberi makan yang cukup.

shutterstock 2789448
Foto: shutterstock 2789448

4. Singa dan harimau dicambuk dan dipukuli agar mereka terlatih untuk takut pada pelatih dan agar tidak menyerang.

5. Saat binatang-binatang itu tidak berlatih atau melakukan pertunjukan, mereka menghabiskan waktu mereka di ruang isolasi. Mereka dirantai atau ditempatkan di dalam kandang kecil. Kandangnya sangat kecil hingga untuk berputar pun mereka sangat kesulitan.

6. Binatang dipaksa untuk bepergian dari satu kota ke kota lain dalam trailer atau mobil boks selama lebih dari 100 jam. Mobil boks dan trailernya sempit, tidak bersih, dan minim ventilasi. Banyak juga binatang yang meninggal dalam perjalanan karena suhu udaranya sangat panas di dalam boks yang mereka tempati.

shutterstock 684984682
Foto: shutterstock 684984682

7. Binatang di penangkaran menderita masalah psikologi karena lingkungannya sangat tidak alami dan membuat mereka stres. Ciri umum dari kondisi mental ini adalah binatang bergoyang maju mundur, kepala terayun-ayun, mondar-mandir, dan terkadang melukai diri sendiri.

8. Binatang-binatang sirkus tidak akan pernah merasakan sesuatu yang alami bagi mereka, seperti berlari, bermain, melompat, dan bersosialisasi dengan sesama mereka. Kebanyakan dari mereka tidak akan pernah melihat keluarga mereka lagi.

9. Ketika binatang itu menyerang balik manusia, mereka berakhir dengan menyakiti orang-orang dan diri mereka sendiri. Mereka biasanya ditembak atau dibunuh setelah tragedi semacam itu.

10. Meskipun ada undang-undang yang mengatur perawatan binatang di sirkus, tetap saja standarnya kurang memadai dan sering diabaikan. Banyak sirkus yang di-blacklist karena melakukan praktik tersebut tetapi tetap bisa menjalankan bisnis mereka.

Itulah fakta-fakta menyedihkan di balik sirkus binatang. Apakah Moms masih mau menonton sirkus binatang bersama Si Kecil setelah mengetahui fakta ini? Coba dipikirkan lagi, ya, Moms..

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.