24 Januari 2020

Keracunan Air Putih pada Ibu Hamil, Ini Mitos dan Faktanya

Cari tahu asupan air putih yang tepat selama kehamilan

Minum air putih sangat penting untuk kesehatan, terutama jika Moms sedang hamil. Sebagai calon ibu, penting untuk yakin bahwa Moms minum cukup air. Cukup ya Moms, bukan banyak. Karena kebanyakan minum air putih tidak baik dan bisa menyebabkan keracunan. Mitos atau fakta ya?

Dilansir dari whattoexpect.com, ada beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang air putih. Mulai dari manfaatnya, memastikan kualitas air putih, hingga mitos keracunan air putih pada ibu hamil. Simak sama-sama, yuk!

Manfaat Air Putih

Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg
Foto: Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg (expresswatercoolers.com)

Foto: expresswatercoolers.com

Pernahkah Moms bertanya-tanya bagaimana semua nutrisi dan zat bergizi baik yang Moms konsumsi sampai ke janin? Semuanya dimulai dengan air, yang membantu tubuh menyerap nutrisi penting ke dalam sel dan mengangkut vitamin, mineral, dan hormon ke sel darah. Minum air putih juga dapat mencegah wasir dan menetralisir ginjal, lho.

Dikutip dari babycenter.com, air putih adalah minuman yang paling ideal. Tetapi susu, jus, kopi, dan teh semuanya mengandung banyak air dan diperhitungkan sebagai asupan cairan Moms. Perlu diingat, jus dan minuman manis juga menyediakan banyak kalori ekstra, jadi Moms tidak perlu terlalu mengandalkannya.

Asupan Air untuk Ibu Hamil

02 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg
Foto: 02 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg (todayshow.com)

Foto: todayshow.com

Selama hamil, tubuh bekerja lebih banyak dari biasanya. Oleh karena itu, Moms akan membutuhkan lebih banyak air untuk menjaga sistem kerja dalam tubuh berjalan selama kehamilan. Meskipun asupan air putih variatif tergantung pada tiap individu, namun aturan umumnya adalah antara delapan dan 10 gelas air dalam satu hari.

Delapan gelas yang dimaksud adalah air putih ya, Moms. Bukan minuman manis seperti fruit punch atau cocktail. Minuman seperti soft drinks mungkin memuaskan dahaga, tetapi juga mengandung banyak gula dan kalori. Nah, pastikan Moms berbicara dengan praktisi kesehatan terlebih dahulu tentang konsumsi jumlah air minum, ya.

Baca Juga: Mengenal Diet Air Putih, Turunkan Berat Badan Cepat Tapi Berbahaya

Mitos dan Fakta Keracunan Air Putih

03 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg
Foto: 03 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg (momlovesbest.com)

Foto: momlovesbest.com

Pernahkah Moms mendengar mitos bahwa jika ibu hamil terlalu banyak minum air putih bisa menyebabkan keracunan? Sebetulnya ada penjelasan medis di balik mitos ini. Dilansir dari healthline.com, yang disebut keracunan air putih adalah Polihidramnion. Yaitu suatu kondisi di mana seorang wanita memiliki terlalu banyak cairan ketuban selama kehamilannya.

Polihidramnion diperkirakan terjadi hanya pada sekitar 1 hingga 2 persen kehamilan. Namun, penyebabnya bukan karena terlalu banyak minum air putih. Melainkan kelainan fisik, diabetes gestasional atau maternal, anemia janin, cacat genetik dan infeksi.

Kebutuhan setiap orang berbeda. Moms bisa mengukur kebutuhan air putih dengan melihat warna air seni. Warna kuning pucat atau tidak berwarna, berarti kebutuhan air putih sudah baik. Banyak minum air putih memang akan membuat Moms sering buang air kecil. Namun, itu bukan indikasi keracunan. Jadi, keracunan air putih karena terlalu banyak minum hanyalah mitos. Tetap semangat minum air putih, ya!

Baca Juga: Trik Menjaga Air Ketuban Trimester Ketiga Tetap Aman Hingga Akhir Kehamilan

Temukan Temperatur yang Tepat

04 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg
Foto: 04 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg (timesofindia.com)

Foto: timesofindia.com

Minuman dingin di hari yang panas benar-benar menyegarkan ya, Moms. Demikian pula, secangkir teh mengepul dapat menghangatkan jika cuaca sedang dingin. Sehebat apapun air dingin dan teh panas, sebaiknya Moms hindari dulu, ya. Setidaknya sampai selesai persalinan. Dikutip dari babycenter.com, air yang bersuhu ruangan dan air hangat tidak terlalu mengejutkan sistem dalam tubuh. Artinya ini yang paling aman ya, Moms.

Minum air yang terlalu dingin atau terlalu panas dapat meningkatkan risiko sakit perut yang dapat menyebabkan perasaan mual. Jadi bersabarlah sedikit ya, Moms. Setelah melahirkan, Moms kembali bisa menikmati secangkir teh hijau hangat atau jus jeruk dingin untuk menyegarkan hari yang panas.

Memastikan Kualitas Air Minum

05 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg
Foto: 05 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg (iheartradio.com)

Foto: iheartradio.com

Kualitas air minum, terutama untuk ibu hami, harus baik. Walaupun sebagian besar air yang Moms minum kemungkinan sudah disaring dan steril, namun bukan berarti tidak terkontaminasi dengan bahan kimia. Seperti timbal, merkuri, dan arsenik. Hal ini dapat membahayakan janin, lho.

Selain itu, ada semakin banyak bukti bahwa BPA juga bisa menimbulkan masalah. BPA adalah bahan kimia industri yang meniru estrogen dan ditemukan dalam beberapa kemasan minum plastik. Oleh karena itu, pelajari lebih lanjut dan diskusikan dengan dokter tentang cara memastikan persediaan air minum Moms aman dikonsumsi saat hamil.

Perlu diingat juga Moms, bahwa sekitar 20 persen dari asupan air harian kita berasal dari sumber makanan. Buah-buahan paling banyak mengandung air. Makanan seperti sup ayam juga menghasilkan kira-kira enam ons air. Penuhi asupan cairan harian Moms dengan bijak, dan jangan menunggu haus untuk minum, ya!

Baca Juga: 5 Dampak Polusi Bagi Ibu Hamil, Sangat Berbahaya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.