Pernikahan & Seks

27 Juli 2021

Masturbasi saat Hamil, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasannya!

Masturbasi saat hamil tidak berbahaya asal dilakukan dengan cara yang aman dan wajar
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bagi sebagian besar perempuan, hamil adalah saat-saat yang menyenangkan. Namun, tak jarang pula hamil bisa jadi hal yang melelahkan karena membuat saraf-saraf tegang. Masturbasi saat hamil bisa jadi solusi.

Sebab, hampir semua hal aneh bisa terjadi bersamaan dengan kehamilan, dan mayoritas dari perasaan aneh yang dihasilkan berasal dan gejolak hormon.

Lonjakan progesteron, estrogen, dan testosteron adalah alasan mengapa Moms seringkali menangis tanpa sebab dan di sisi lain juga sangat bergairah melakukan hubungan seksual.

Baca Juga: 5 Perubahan Gairah Seks yang Terjadi Saat Hamil

Bolehkah Masturbasi saat Hamil?

Masturbasi Saat Hamil 2.jpg

Foto: freepik.com

Leah Millheiser, MD, direktur Program Pengobatan Seksual Wanita di Pusat Medis Universitas Stanford mengatakan, selama trimester kedua dan ketiga, wanita mengalami peningkatan aliran darah ke alat kelamin.

Bagi banyak wanita, hal ini menyebabkan pengalaman seksual yang lebih membangkitkan gairah dan orgasme yang lebih intens.

Saat hamil, kebanyakan wanita memang bisa lebih bergairah dari biasanya.

Namun, jika pasangan tidak mengizinkan untuk melakukan kegiatan seksual untuk masalah keamanan, mengapa tidak mencoba masturbasi saat hamil?

Beberapa perempuan mungkin merasa malu mengutarakan pertanyaan apakah masturbasi selama kehamilan aman, atau berisiko bagi bayi yang sedang berkembang.

Jadi, bolehkah masturbasi saat hamil? Jawabannya adalah masturbasi merupakan tindakan yang wajar dan normal sehingga diperbolehkan, kecuali jika kehamilan Moms berisiko tinggi.

Kebanyakan dokter setuju bahwa masturbasi selama kehamilan aman dan bahkan dapat memberikan manfaat kesehatan. Bagi beberapa ibu hamil, morning sickness, mual, dan kelelahan menghilangkan minat dalam aktivitas seksual, termasuk masturbasi.

Namun bagi sebagian yang lain, adanya peningkatan dorongan seks atau libido karena peningkatan kadar progesteron dan estrogen.

Baca Juga: Mengatasi Radang Tenggorokan Saat Hamil

Manfaat Masturbasi saat Hamil

Masturbasi Saat Hamil 3.jpg

Foto: freepik.com

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Moms harus mencoba masturbasi saat hamil.

1. Menurunkan Tingkat Stres

Ahli medis menyatakan masturbasi selama kehamilan sebenarnya bisa menjadi baik untuk tubuh. Beberapa perempuan bahkan menyatakan orgasmenya jadi lebih kuat atau lebih intens saat hamil.

Salah satu alasan mengapa Moms harus mencoba masturbasi saat hamil adalah karena kegiatan seksual ini mampu menurunkan tingkat stres diakibatkan oleh gejolak hormon.

Dokter kandungan dan ginekolog Brittany Noel Robles, M.D. mengatakan, masturbasi dapat membantu menurunkan perasaan stres atau kecemasan.

Orgasme bahkan juga dikaitkan dapat meningkatkan kualitas tidur.

Jadi, singkirkan kekhawatiran Moms dengan memberikan relaksasi seperti masturbasi untuk membantu menurunkan tingkat stres selama kehamilan, ya.

2. Membantu Menjaga Imunitas

Moms, pernah mendengar kalau orgasme dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh? Meskipun belum ada cukup penelitian untuk membuktikan hal ini, namun beberapa ilmuwan telah menemukan beberapa korelasi antara keduanya.

Psikiater Gail Saltz, M.D., dari Fakultas Kedokteran Rumah Sakit Presbyterian Weill-Cornell, New York menuturkan ada beberapa studi yang yang menunjukkan bahwa terdapat zat yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang dipengaruhi oleh rangsangan seksual.

Meskipun demikian, zat tersebut tidak cukup kuat untuk melawan infeksi. Namun pada intinya, orgasme tidak memiliki efek buruk pada imunitas tubuh Moms.

3. Menjaga Mood Tetap Stabil

Salah satu hormon yang diproduksi selama masa masturbasi saat hamil adalah oksitosin yang membuat Moms selalu dalam suasana hati yang baik. Nah, ketika orgasme, oksitosin akan diproduksi lebih banyak dalam otak.

Oksitosin ini juga memiliki peran dalam kontraksi persalinan dengan anggapan bahwa seks pada trimester ketiga dapat menyebabkan rasa nyeri dimulai. Sehingga kadang, meskipun Moms merasakan sakit, mood Moms bisa terjaga karena melakukan tindakan masturbasi saat hamil.

4. Tidak Akan Membuat Bayi Lahir Prematur

Terdapat studi yang beragam mengasosiasikan aktivitas seksual seperti masturbasi saat hamil dapat menyebabkan bayi lahir prematur. Tetapi para ahli tampaknya kurang setuju.

Mereka berpendapat bahwa orgasme saat hamil tidak memiliki dampak komplikasi apa pun.

5. Lebih Mencintai Diri Sendiri

Ketika Moms mengalami perubahan fisik sepanjang kehamilan, biasanya Moms juga mulai merasa hilang kepercayaan diri.

Sebuah studi tahun 2016 dalam jurnal Socioaffective Neuroscience & Psychology menemukan bahwa orgasme pada wanita berhubungan dengan perasaan cinta pada diri sendiri.

Jadi, masturbasi dianggap sebagai proses perawatan diri yang luar biasa. Dalam hal ini, Moms bisa saja lebih rajin merawat diri seperti melakukan pijatan, spa, dan menggunakan krim dan lotion perawatan tubuh.

Jika sepanjang masa kehamilan kondisi tubuh Moms tetap fit, kegiatan seksual seperti masturbasi adalah cara yang aman dan normal untuk meredakan ketegangan.

Kecuali dokter kandungan Moms tidak menyarankan aktivitas seksual, masturbasi bukanlah masalah yang berarti saat hamil. Ketahuilah bahwa orgasme dapat memicu kram ringan yang dikenal sebagai kontraksi Braxton-Hicks.

Namun, kram ini bukan masalah karena pada dasarnya perasaan nyeri tersebut berangsur-angsur akan menghilang.

Baca Juga: Waspadai Alergi Saat Hamil

Risiko dan Efek Samping Masturbasi saat Hamil

Masturbasi Saat Hamil 5.jpeg

Foto: unsplash.com

Salah satu efek samping melakukan masturbasi saat hamil adalah adaya kemungkinan peningkatan kontraksi Braxton-Hicks setelah orgasme. Meski terkadang tidak nyaman, kontraksi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Beberapa ibu hamil juga mengalami kram yang mirip dengan kram menstruasi setelah orgasme. Ini juga normal dan mungkin terasa seperti kontraksi Braxton-Hicks.

Tidak ada risiko yang terkait dengan masturbasi untuk perempuan yang memiliki kehamilan berisiko rendah, dan juga tidak memiliki komplikasi atau masalah medis lainnya.

Masturbasi dapat menyebabkan robekan kecil pada alat kelamin bagian dalam atau luar, terutama jika peremuan memiliki kuku yang panjang. Luka di kulit dapat memasukkan bakteri ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi, yang bisa lebih serius jika terjadi saat hamil.

Untuk mengurangi risiko ini, jaga agar kuku tetap pendek dan pastikan tangan dan mainan seks dalam keadaan bersih. Menempatkan bola kapas di ujung jari sarung tangan lateks atau nitril dan memakainya saat masturbasi dapat memberikan perlindungan ekstra.

Penting juga untuk mengenali risiko tertular IMS dari berbagi mainan seks. Menutupi mainan seks dalam kondom akan meminimalkan risiko infeksi.

Seorang dokter dapat menjelaskan kapan aktivitas seksual tidak aman selama kehamilan. Dan pembatasan mungkin bersifat sementara atau berlaku untuk seluruh kehamilan.

Kondisi dan komplikasi yang dapat membuat beberapa aktivitas seksual berisiko meliputi:

  • Plasenta previa, di mana plasenta menutupi leher rahim,
  • Serviks yang melemah,
  • Ketuban pecah dini,
  • Riwayat persalinan prematur,
  • Pendarahan vagina,
  • Infeksi rahim,
  • Pembatasan pertumbuhan intrauterine.

Sangat penting untuk bertanya kepada dokter tentang risiko tertentu. Sebab saat orgasme, otot-otot di rahim berkontraksi. Dalam beberapa situasi, ini dapat memicu persalinan dini, kelahiran prematur, atau komplikasi serius lainnya.

Dads juga sebenarnya bisa diajak dalam latihan fokus sensasi. Tujuan dari latihan ini adalah untuk membangun keintiman dan meningkatkan kesadaran fisik melalui sentuhan penuh perhatian dan komunikasi yang ditingkatkan, dikutip Cornell Health .

Jika air ketuban pecah atau jika ada pendarahan vagina, hentikan masturbasi dan aktivitas seksual lainnya dan segera konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga: Bagaimana Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Hamil?

Tips Nyaman Masturbasi saat Hamil

Masturbasi saat Hamil-4

Foto: Orami Photo Stock

Dengan semua manfaat ini, Moms pasti ingin memberi diri waktu istirahat yang layak dan menikmati waktu self-love. Berikut beberapa trik yang dapat membuat waktu masturbasi menjadi lebih baik.

1. Gunakan Jaga Seks Toy

Menggunakan seks toy selama kehamilan tidak hanya aman, tetapi juga lebih menyenangkan. Pastikan seks toy bersih dan gunakan vibrator untuk beberapa dorongan ringan yang dapat membuat Moms lebih merasakan kegembiraan.

2. Gunakan Pelumas

Sebelum mulai masturbasi, Moms mungkin ingin menggunakan pelumas. Kekeringan vagina yang umum terjadi pada banyak permepuan selama kehamilan dan mengoleskan pelumas dapat membuat seluruh pengalaman lebih baik karena cenderung membuat alat kelamin ekstra sensitif.

3. Gunakan Waktu Sebanyak yang Dibutuhkan

Karena perubahan dalam tubuh, pengalaman masturbasi mungkin berbeda dari sebelumnya. Bagi sebagian orang, mungkin perlu lebih banyak waktu untuk mendapatkan mood, dan bagi yang lain mungkin tidak perlu waktu sama sekali.

Aliran darah tambahan ke daerah genital selama kehamilan dapat membuatnya sangat sensitif, jadi luangkan waktu dengan tubuh Moms dan jelajahi sesuai kecepatan yang diinginkan.

4. Lakukan sebelum Tidur

Masturbasi saat hamil akan tepat dilakukan sebelum tidur. Ini akan membuat Moms tidur lebih nyenyak, karena orgasme meningkatkan endorfin dan merilekskan tubuh.

5. Atur Mood

Banyak perempuan mungkin tidak mengalami peningkatan libido karena stres yang disebabkan oleh beberapa gejala saat hamil. Jika Moms salah satunya, Moms dapat mencoba mengatur suasana hati dengan lilin beraroma, buku erotis, mengenakan pakaian dalam favorit Moms, dan sebagainya.

Jadikan masturbasi sebagai pengalaman yang menyenangkan dari awal hingga akhir, dan buatlah itu sepadan dengan waktu yang telah Moms luangkan.

Jika Moms merasakan sakit hingga mengeluarkan darah atau air, masturbasi saat hamil harus segera hentikan dan jangan ragu memeriksakan diri ke dokter.

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/325218#when-to-avoid
  • https://health.cornell.edu/sites/health/files/pdf-library/sensate-focus.pdf
  • https://parenting.firstcry.com/articles/masturbation-during-pregnancy-good-or-bad/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait