19 Juli 2024

13 Daftar Nama Raja Majapahit, Salah Satunya Hayam Wuruk

Majapahit mencapai puncak kejayaannya saat masa Raja Hayam Wuruk

Tahukah Moms siapa saja nama raja Majapahit yang berkuasa sejak awal berdiri pada tahun 1293 sampai runtuh di tahun 1527?

Mungkin salah satu nama raja yang paling terkenal yaitu Hayam Wuruk yang berhasil membawa kerajaan tersebut ke puncak kejayaannya.

Selain tegas dan adil, kesuksesan Hayam Wuruk dalam menjalankan pemerintahannya juga dibantu dengan orang-orang di sekitarnya.

Salah satu yang paling berpengaruh yaitu Patih Gadjah Mada yang terkenal dengan Sumpah Palapa miliknya.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini ulasan tentang Raja Hayam Wuruk dan nama raja Majapahit lainnya yang bisa Moms perhatikan.

Baca Juga: Candi Cetho, Candi Bercorak Agama Hindu di Jawa Tengah Peninggalan Kerajaan Majapahit

Daftar Nama Raja Majapahit

Kerajaan Majapahit
Foto: Kerajaan Majapahit (Pinterest.com)

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budhha terbesar di nusantara yang berdiri pada tahun 1293-1527 M.

Kerajaan ini didirikan pertama kali oleh Raden Wijaya. Sebelumnya, ia adalah panglima perang Kerajaan Singasari sekaligus menantu Raja Kertanegara.

Kerajaan Majapahit berkembang menjadi kerajaan besar dengan daerah kekuasaan yang sangat luas dan mampu bertahan hingga lebih dari 2 abad.

Kejayaan ini tentunya tak lepas dari peran para raja yang memimpin Kerajaan Majapahit.

Menurut sejarah, tercatat ada 13 nama raja Majapahit yang memimpin tahta kerajaan, yaitu:

  1. Raden Wijaya atau Kertarajasa Jayawardhana (1293-1309)
  2. Kalagemet atau Sri Jayanagara (1309-1328)
  3. Sri Gitarja atau Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328-1350)
  4. Hayam Wuruk atau Sri Rajasanagara (1350-1389)
  5. Wikramawardhana (1389-1429)
  6. Ratu Suhita atau Dyah Ayu Kencana Wungu (1429-1447)
  7. Kertawijaya atau Brawijaya (1447-1451)
  8. Rajasawardhana atau Brawijaya II (1451-1453)
  9. Purwawisesa atau Girishawardhana atau Brawijaya III (1456-1466)
  10. Bhre Pandansalas atau Suraprabhawa atau Brawijaya IV (1466-1468)
  11. Bhre Kertabumi atau Brawijaya V (1468-1478)
  12. Girindrawardhana atau Brawijaya VI (1478-1489)
  13. Patih Udara (1489-1527)

Baca Juga: Kisah Kerajaan Perlak, Kesultanan Islam Tertua di Nusantara

Mengenal Raja Pertama Majapahit

Taman Tugu Majapahit Indonesia
Foto: Taman Tugu Majapahit Indonesia (Plataran.com)

Setelah mengetahui nama nama Raja Majapahit di atas, Nama Raja Majapahit Raden Wijaya atau Kertarajasa Jayawardhana, adalah yang pertama kali mendirikan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293.

Ia merupakan menantu kesayangan Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari yang sekaligus menjabat sebagai panglima perang.

Pada masa pemerintahan Kerajaan Singasari, Raja Kertanegara menerima utusan dari Raja Jayakatwang dari Kerajaan Kediri untuk membayar sejumlah upeti.

Raja Kertanegara menolak permintaan tersebut. Bahkan, ia juga mempermalukan utusan dari Kediri tersebut dengan merusak wajahnya dan memotong telinganya.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, Raja Jayakatwang melancarkan aksi pemberontakan ke Kerajaan Singasari dengan membawa rombongan dari Kediri.

Dalam perang Jayakatwang pada tahun 1292, Raja Kertanegara berhasil dibunuh dan kerajaan Singasari diambil alih oleh Jayakatwang.

Setelah penggulingan Raja Kertanegara, Raden Wijaya melarikan diri dan mencari perlindungan kepada Aria Wiraraja yang masih setia dengan Singasari.

Dalam jamuan makan malam, keduanya terlibat perbincangan serius tentang keinginan Raden Wijaya untuk mendirikan pemerintahannya sendiri.

Ia menjanjikan akan memberi setengah daerah kekuasan barunya kepada Aria Wiraraja apabila ia bersedia membantunya.

Aria Wiraraja menyetujui penawaran tersebut. Ia lalu menyarankan supaya Raden Wijaya berpura-pura menyerahkan diri kepada Jayakatwang.

Selama tinggal di sana Raden Wijaya diminta untuk menyelidiki kekuatan Kediri dan meminta izin untuk membuka hutan dan tanah tandus di Tarik.

Baca Juga: 11 Contoh Novel Sejarah Indonesia, Penuh Ketegangan!

Raden Wijaya menjalankan rencana tersebut dengan mulus.

Bahkan, dalam waktu singkat nama Raja Majapahit pertama ini berhasil mendapat izin pembukaan lahan.

Ia membuka hutan Tarik di tepi Sungai Brantas untuk dijadikan pemukiman atau desa. Desa ini kemudian diberi nama Majapahit.

Desa Majapahit berkembang pesat dengan sistem pemerintahan yang baik di bawah kekuasaan Raden Wijaya.

Setelah berhasil mendirikan kerajaan baru, ia mulai merancang rencana balas dendam ke Kerajaan Kediri untuk mengambil alih kekuasaan.

Pada saat yang sama, Jawa juga diserang oleh pasukan Mongol pada 1292-1293 yang ingin membalas dendam atas pengusiran utusan Mongol oleh Raja Kertanegara pada tahun 1289.

Kondisi ini justru menjadi celah bagi Raden Wijaya untuk melancarkan aksi balas dendamnya.

Ia mulai menghasut pasukan Mongol untuk membantunya menggulingkan Kerajaan Kediri yaitu Raja Jayakatwang.

Rencana tersebut berhasil dan kerajaan Kediri jatuh ke tangannya.

Setelah pemberontakan selesai, ia meminta izin pulang ke Majapahit untuk mempersiapkan upeti bagi kerajaan Mongol.

Tanpa perasaan curiga, pasukan Mongol mengizinkan permintaan tersebut. Ia bahkan menugaskan 2 perwira dan 200 prajurit untuk mengawalnya.

Ketika di perjalanan, para pasukan Mongol justru diserang dan dibunuh oleh pasukan Majapahit.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.