Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
09 November 2022

Tata Cara dan Niat Sholat Maghrib, Lengkap dengan Bacaannya!

Meski memiliki waktu yang pendek, sholat magrib memiliki keutamaan
Tata Cara dan Niat Sholat Maghrib, Lengkap dengan Bacaannya!

Memiliki 3 rakaat, niat sholat Maghrib termasuk dalam salat fardhu 5 waktu yang harus dikerjakan oleh umat Islam sedunia.

Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

(Wasta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, wa innahā lakabīratun illā 'alal-khāsyi'īn)

Artinya: ”Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.

Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.” (QS Al Baqarah: 45)

Berkaitan dengan sholat Maghrib, menurut Repository Unisba, dalam penentuan waktu salat khususnya sholat Maghrib, ketinggian dataran suatu tempat dapat memberikan pengaruh terhadap awal waktunya.

Meski para ulama sepakat bahwa penentuan awal sholat Maghrib adalah dimulainya matahari tenggelam, pada praktinya umat muslim kesulitan dalam melihat syafaq, yaitu warna merah ketika matahari tenggelam.

Baca Juga: Bacaan Zikir Paling Dahsyat, Yuk Amalkan setelah Sholat!

Tata Cara Sholat Maghrib

Pria Muslim Sholat

Foto: Pria Muslim Sholat (istockphoto.com)

Sholat bukan hanya kewajiban umat Islam, tapi juga menjadi kebutuhan rohani dan jasmani.

Karena, sholat menjadi salah satu sarana utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT.

Terdiri dari 3 rakaat, sholat Maghrib adalah waktu yang diapit oleh dua waktu sholat yang utama, yaitu waktu sholat Ashar dan Isya.

Sebagai tata cara sholat Maghrib yang pertama, saat melakukaanya, pastikan pandangan mata menantap tempat sujud dan lakukan salat secara urut sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Berkaitan dengan niat sholat Maghrib, menurut jumhur ulama seperti Imam Ahmad, Imam Malik, dan Imam Abu Hanifah adalah tidak ada lafadz khusus dalam niat sholat.

Selain itu, tidak ada hadis yang mengatakan jika akan melaksanakan salat harus membaca niat.

Lafadz niat salat yang banyak digunakan sekarang dan digunakan masyarakan khususnya Indonesia saat hendak adalah:

Bacaan niat sholat Maghrib sendirian: Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lilaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Magrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan niat menjadi Imam sholat Maghrib: Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati imaaman lilaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Magrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Bacaan niat menjadi makmum sholat Maghrib: Ushallii fardhal Maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Magrib sebanyak tiga raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”

Dalam pelaksanaan sholat Maghrib, tata cara untuk rakaat 1, yakni:

Untuk pelaksanan rakaat 2, lakukan gerakan dan bacaan seperti pada rakaat pertama tetapi dilakukan tanpa doa Iftitah.

Setelah sujud, dianjutkan dengan tasyahud awal, lalu berdiri tegap dan membaca ‘Allahuakbar’ dan dilanjutkan ke rakaat 3.

Untuk rakaat 3, lakukan seperti gerakan dan bacaan di rakaat pertama tetapi dilakukan tanpa doa Iftitah dan langsung menuju gerakan ruku’ setelah membaca Al-Fatihah.

Dan setelah sujud, kemudian membaca doa tahiyat akhir dengan cara duduk tasyahhud (tahiyat) akhir. Dan diakhiri dengan salam.

Baca Juga: 7 Manfaat Gerakan Sholat untuk Kesehatan, Masya Allah!

Niat Sholat Maghrib

Wanita sedang Sholat

Foto: Wanita sedang Sholat (unsplash.com)

Berikut ini perbedaan niat sholat Maghrib jika berjamaah atau sendiri:

Niat Sholat Maghrib Berjamaah

Untuk melakukan sholat wajib berjamaah, kamu bisa simak bacaan niat sholat Maghrib berikut.

صَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa,an makmuman/imaman lillaahi ta’aala.

Artinya: Saya melakukan shalat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya (menjadi makmum atau imam) karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Maghrib Sendiri

Bila kamu ingin melakukan sholat maghrib sendirian, bisa mengucapkan doa ini.

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى.

Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa,an lillaahi ta’aala.

Artinya: Saya melakukan shalat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya karena Allah Ta’ala.

Keutamaan Menyegerakan Sholat Maghrib

Wanita Muslim

Foto: Wanita Muslim (Stock.adobe.com)

Waktu sholat Maghrib adalah salah satu dari waktu salat yang termasuk paling singkat waktunya.

Umumnya, banyak yang beranggapan bahwa waktu magrib adalah dari adan maghrib sampai azan Isya, sehingga tanpa sadar seseorang sering mengundur-undur melaksanakannya.

Begitu sempitnya waktu sholat Maghrib, para ulama pernah menganalogikan waktu Maghrib ini dengan perkiraan mulai dari waktu wudhu, azan, iqomah, dan salat kurang lebih 5 rakaat normal.

Para ulama mazhab sepakat bahwa awal waktu magrib mulai ketika seluruh lingkaran matahari telah lenyap tenggelam.

Rasulullah SAW bersabda: “Waktu shalat magrib adalah bila matahari telah tenggelam selama belum jatuh syafaq.” (HR Muslim)

Syafaq adalah warna kemerahan di langit.

Hal ini sesuai dengan pemahaman orang-orang Arab, dan ini disebutkan dalam syair-syair mereka.

Demikian pula penjelasan yang diberikan oleh para ulama seperti Ibnu ‘Umar, Ibnu Katsir, Ash-Shan’ani, Al-Azhari, Ibnu Faris, Al-Khalil, dan sejumlah besar ulama.

Malaikat Jibril dan Rasulullah SAW telah mencontohkan dan memberikan pelajaraan saat melakukan salat magrib selama 2 hari berturut-turut dengan segera berjama’ah di awal waktu, karena mengkhawatirkan habisnya waktu magrib.

Rafi’ ibnu Khadij RA mengatakan:

“Kami sholat Maghrib bersama Rasulullah SAW, lalu salah seorang dari kami pergi (setelah mengerjakan sholat Maghrib) dan ia masih bisa melihat tempat jatuhnya anak panahnya.” (HR Bukhari Muslim)

Al-Imam An-Nawawi menjelaskan:

Makna hadits ini adalah Rasulullah SAW menyegerakan sholat Maghrib di awal waktunya dengan semata-mata tenggelamnya matahari, hingga kami selesai dari salat dan salah seorang dari kami melempar anak panahnya dari busurnya.

Maka, ia masih dapat melihat tempat jatuhnya anak panah tersebut, karena masih adanya cahaya/belum gelap gulita.” (Al-Minhaj, 5/138)

Meski memiliki waktu yang sedikit, sholat Maghrib tetap memiliki keutamaan bagi orang yang mengerjakannya.

Salah satunya, waktu Maghrib adalah waktu yang baik untuk memperbanyak zikir, dan mengingat asma Allah SWT.

Hal ini berdasarkan hadis:

عَنْ عُمَارَةَ بْنِ شَبِيبٍ السَّبَئِىِّ قَال

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم

مَنْ قَالَ: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

عَشْرَ مَرَّاتٍ عَلَى إِثْرِ الْمَغْرِبِ بَعَثَ اللَّهُ لَهُ مَسْلَحَةً يَحْفَظُونَهُ مِنَ الشَّيْطَانِ حَتَّى يُصْبِحَ وَكَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ مُوجِبَاتٍ وَمَحَا عَنْهُ عَشْرَ سَيِّئَاتٍ مُوبِقَاتٍ وَكَانَتْ لَهُ بِعَدْلِ عَشْرِ رِقَابٍ مُؤْمِنَاتٍ . رواه الترمذي

Artinya: “Dari ‘Umarah bin Syabib, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

‘Barangsiapa mengucapkan:

Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu, yuhyii, wayumiitu, wahuwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khairu, wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir

(Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian.

Dia-lah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia-lah Yang Hidup, tidak akan mati.

Di tangan-Nya kebaikan. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu)

Sebanyak sepuluh kali setelah sholat Maghrib, maka Allah mengirimkan padanya para tentara untuk menjaganya dari gangguan setan hingga datang waktu Shubuh, Allah menuliskan baginya sepuluh kebajikan, menghapus sepuluh dosa besarnya, dan pahala memerdekaan sepuluh orang budak yang beriman.” (HR Tirmidzi)

Begitulah penjelasan tentang tata cara dan niat sholat Maghrib yang memiliki waktu yang pendek, sehingga dianjurkan menyegerakannya dan melakukannya di awal waktu.

  • http://repository.unisba.ac.id/handle/123456789/6541
  • https://jagad.id/langkah-langkah-sholat-maghrib-lengkap-dengan-gambar/
  • https://darunnajah.com/singkatnya-waktu-shalat-maghrib/
  • https://www.ahdabina.com/keutamaan-waktu-shalat-maghrib/
  • https://worldquran.com/