Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
24 Oktober 2022

Obat Gagal Ginjal Akut Sudah Ditemukan, Kemenkes Langsung Pesan 200 Vial!

Cari informasinya di sini, yuk Moms!
Obat Gagal Ginjal Akut Sudah Ditemukan, Kemenkes Langsung Pesan 200 Vial!

Foto: Freepik

Kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang ratusan anak Indonesia membuat banyak orang khawatir. Namun, kini Kemenkes RI telah menemukan obat gagal ginjal akut.

Selain menarik beberapa obat sirop yang dianggap memiliki kandungan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG), Pemerintah Indonesia juga kini tengah berusaha menyediakan obat.

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam sebuah konferensi pers mengatakan bahwa langkah yang diambil pemerintah RI dalam upaya menekan angka kasus gagal ginjal akut adalah dengan memperoleh obat penawar yang relevan.

Obat yang kini dipesan oleh Kemenkes RI bernama fomepizole yang dianggap dapat menyembuhkan penyakit gagal ginjal akut atipikal.

"Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole (injeksi)," kata Budi Gunadi Sadikin.

Kabar adanya obat penawar gagal ginjal akut ini mungkin menjadi sedikit angin segar bagi para orang tua yang tengah khawatir akan kondisi anaknya.

Untuk itu, simak informasi lengkap mengenai obat penawar gagal ginjal akut, yuk Moms!

Baca Juga: COVID-19 Varian XBB Ditemukan di Indonesia, Ini Penjelasan dan Gejalanya!

Fakta Tentang Obat Gagal Ginjal Akut

Ilustrasi Obat-obatan (Orami Photo Stocks)

Foto: Ilustrasi Obat-obatan (Orami Photo Stocks) (Orami Photo Stock)

Berikut ini beberapa informasi yang bisa Moms dan Dads ketahui mengenai obat penawar gagal ginjal akut. Simak penjelasannya di sini.

1. Produsen Obat Asal Singapura

Sayangnya, meski telah menemukan obat penawar gagal ginjal akut tersebut Kementerian Kesehatan RI harus bersabar.

Hal ini dikarenakan obat tersebut hanya ada dari produsen di Singapura dan belum tersedia di Indonesia.

Maka dari itu, mewakili Pemerintah RI, Menkes Budi tengah berupaya mendatangkan obat fomepizole.

2. Harga Obat Menyentuh Belasan Juta

Karena masih sulit diproduksi dan hanya tersedia di Singapura, obat ini terbilang cukup mahal. Menkes Budi mengatakan bahwa harga satu vial dari fomepizole mencapai Rp16 juta.

Dengan tingginya kasus gagal ginjal akut atipikal di Indonesia, membuat pemerintah memesan sebanyak 200 vial fomepizole.

3. Reaksi Obat

Informasi selanjutnya mengenai obat penawar gagal ginjal adalah reaksi yang dipicu setelah pemberian obat ini.

Menkes RI, Budi mengatakan bahwa obat ini bekerja untuk mengurangi gejala pasien dan membuat beberapa kondisi pasiennya menjadi lebih stabil.

"Jadi kami merasa lebih yakin bahwa obat ini efektif. Sekarang Pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi untuk pasien yang ada sekarang, karena kita sudah tahu penyebabnya apa, itu bisa diobati," tambah Budi Gunadi Sadikin.

4. Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia

Hingga 21 Oktober 2022, Kementerian Kesehatan RI mencatat terdapat sebanyak 133 jiwa pasien meninggal dunia dari total pasien yang dirawat sebanyak 241 orang di 22 provinsi.

Dengan tingginya angka kematian, membuat pemerintah menyebut fatality rate atau tingkat kematian penyakit ini mencapai 55 persen.

Mengenal Obat Gagal Ginjal Akut Fomepizole

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fomepizole merupakan obat yang dianggap efektif untuk menyembuhkan gejala atau meredakan kondisi gagal ginjal akut pada anak.

Melansir dari Drugs, Fomepizole merupakan obat yang digunakan untuk menangkal beberapa jenis rancun.

Maka dari itu Fomepizole dianggap ampuh untuk mengobati keracunan pada EG dan DEG.

Kemudian, dalam penggunaannya Fomepizole biasanya digunakan bersamaan dengan hemodialisis untuk membersihkan tubuh dari racun.

Namun, sebelum pemberian obat ini, Moms perlu memberitahu masalah yang diderita pada Si Kecil, seperti:

  • Alergi terhadap obat apa pun
  • Penyakit ginjal atau jika tidak dapat buang air keci

Fomepizole biasanya diberikan dengan disuntikkan ke dalam vena melalui infus.

Penyedia layanan kesehatan akan memberi suntikan ini pada anak atau seseorang yang mengalami keracunan EG dan DEG.

Saat mendapatkan perawatan menggunakan Fomeprizole, dokter atau pelayan kesehatan lain akan memperhatikan beberapa kondisi lainnya, antara lain:

  • Pernapasan
  • Tekanan darah
  • Kadar oksigen
  • Fungsi ginjal
  • Tanda vital lainnya

Baca Juga: 34 Lokasi Vaksin COVID-19 di Depok Oktober 2022, Tersedia Vaksin Booster!

Demikian informasi mengenai obat gagal ginjal akut yang bisa Moms dan Dads ketahui.