06 April 2022

Mengenal Obat Thyrozol untuk Atasi Hipertiroid, Cek Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya di Sini

Thyrozol termasuk pbat keras yang konsumsinya harus dengan resep dokter

Thyrozol adalah obat yang memiliki kandungan thiamazole dan digunakan untuk para pengidap hipertiroid.

Fungsinya adalah untuk membantu mencegah produksi kelenjar tiroid yang berlebih.

Dengan begitu, tingginya kadar hormon tiroid dalam darah bisa diturunkan.

Obat ini termasuk obat keras, sehingga hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Fungsi Thyrozol

Fungsi Thyrozol
Foto: Fungsi Thyrozol (freepik.com/8photo)

Foto: freepik.com/8photo

Berikut beberapa fungsi dari obat ini:

  1. Mengobati hipertiroidisme atau seseorang dengan kadar hormon tiroid yang tinggi.
  2. Untuk persiapan operasi tiroid dan terapi radiasi.
  3. Pengobatan selama masa istirahat dengan pengobatan radioaktif.

Mengutip dari xPharm, disebutkan jika thiamazole adalah salah satu dari beberapa obat jenis thionamide yang berguna untuk mengobati hipertiroidisme.

Cara kerjanya adalah menghambat tiroid peroksidase yang mengkatalisis iodinasi residu tirosin dalam tiroglobulin.

Kandungan obat ini memang telah menjadi agen antitiroid utama di berbagai belahan dunia.

Dengan begitu, produksi hormon tiroid dapat menurun.

Maka dari itu, obat ini sangat disarankan untuk dikonsumsi penderita hipertiroidisme.

Baca Juga: Perbedaan Hipertiroid dan Hipotiroid, Jangan sampai Tertukar!

Dosis dari Thyrozol

fungsi dari Thyrozol
Foto: fungsi dari Thyrozol (k24klik.com)

Foto: k24klik.com

Perlu dipahami jika obat ini termasuk dalam golongan obat yang keras. Dengan begitu, seseorang yang mengonsumsinya perlu resep dari dokter.

Nah, aturan penggunaan obat ini yang umum adalah:

Untuk penderita hipertiroidisme

Dewasa:

  • Dosis awal: dosis yang dikonsumsi sebanyak 25 - 40 mg per hari dengan dosis tunggal 20 mg dan dosis harian maksimal 40 mg.
  • Pada kasus yang ringan: dosisnya sebesar 10 mg dikonsumsi 2 kali per hari.
  • Pada kasus yang parah: dosisnya sebesar 20 mg dikonsumsi 2 kali per hari.
  • Dosis perawatan: dosis perlu dikurangi hingga 5 - 20 mg per hari dan mungkin disertai pemberian hormon tiroid tambahan.

Anak-anak:

  • Dosis awal: dosis yang dapat dikonsumsi sebanyak 0,3 - 0,5 mg per kg berat badan per hari.
  • Dosis perawatan: dosisnya sebesar 0,2 - 0,3 mg per kg berat badan per hari.
  • Pengobatan hormon tiroid tambahan mungkin akan diberikan oleh dokter.

Wanita hamil:

  • Dosisnya sebesar 2,5 - 10 mg per hari tanpa pengobatan hormon tiroid tambahan.

Efek Samping Thyrozol

Efek Samping Thyrozol
Foto: Efek Samping Thyrozol

Foto: freepik.com/mdjaff

Mengutip dari Mims, obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping saat dikonsumsi, antara lain:

  • Reaksi alergi kulit
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Vertigo
  • Arthralgia (nyeri atau kaku sendi)
  • Parestesia (kesemutan)
  • Kehilangan daya pengecap
  • Alopecia (kebotakan rambut)
  • Mialgia (nyeri otot)
  • Edema
  • Limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening)
  • Sindrom autoimun insulin
  • Hepatitis
  • Penyakit kuning

Jika gejala yang disebutkan kerap dirasakan setiap mengonsumsi obat ini, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Mungkin dokter akan memberikan jenis obat lainnya yang tidak menimbulkan gejala efek samping yang mengganggu.

Baca Juga: 5 Gejala Hipertiroid saat Hamil, Wajib Diperhatikan!

Kontraindikasi Obat Thyrozol

Kontraindikasi Obat Thyrozol
Foto: Kontraindikasi Obat Thyrozol (tokopedia.com)

Foto: tokopedia.com

Ada beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat untuk atasi hipertiroid ini, seperti:

  • Hipersensitif terhadap kandungan dari obat ini.
  • Penderita granulocytopenia.
  • Pernah alami kerusakan sumsum tulang sebelumnya setelah melakukan terapi dengan karbimazol atau tiamazol.
  • Penderita kolestasis yang tidak berhubungan dengan hipertiroidisme.
  • Penderita gangguan fungsi hati dan ginjal parah.

Interaksi Obat dari Thyrozol

Ada beberapa obat yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan Thyrozol.

Obat tersebut, antara lain:

  • Deferiprone: efeknya dapat menurunkan jumlah sel darah putih.
  • Metoprolol: dapat meningkatkan efek samping, seperti sesak napas, pusing, hingga pingsan.
  • Leflunomide dan mipomersen: dapat menyebabkan masalah hati.
  • Fluphenazine: dapat meningkatkan risiko terjadinya agranulositosis.

Beberapa obat lainnya yang juga dapat menimbulkan interaksi adalah:

  • β-blockers
  • glikosida jantung
  • Antikoagulan oral
  • Teofilin

Seseorang yang rutin mengonsumsi obat ini perlu mendapatkan penyesuaian dosis sesuai dengan kondisi tiroidnya yang paling akhir.

Maka dari itu, pastikan untuk memberitahu dokter semua obat yang dikonsumsi secara rutin.

Dengan begitu, interaksi obat tidak terjadi di kemudian hari.

Baca Juga: Kanker Tiroid, Seperti Apa Gejala dan Pengobatannya?

Peringatan Sebelum Konsumsi Thyrozol

Peringatan Sebelum Konsumsi Thyrozol
Foto: Peringatan Sebelum Konsumsi Thyrozol (farmaku.com)

Foto: farmaku.com

Ada beberapa kondisi yang perlu waspada sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Penderita granulositopenia sedang hingga berat.
  • Gangguan hati dan ginjal.
  • Anak-anak.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Untuk masalah penyimpanan, letakkan obat tersebut di tempat yang sejuk dan kering dan suhunya di bawah 25°C.

Pastikan untuk meletakkannya di tempat yang tidak dapat dijangkau oleh anak-anak.

Jangan pernah mengonsumsi obat ini jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Setiap orang juga perlu tahu waktu untuk menghentikan konsumsinya, yaitu ketika mengalami hal berikut ini:

  • Mengalami perasaan sakit, demam, menggigil, sakit tenggorokan, dan gejala flu.
  • Sariawan yang menyakitkan, nyeri ketika menelan, hingga gusi yang membengkak.
  • Tubuh yang mudah memar dan alami perdarahan yang tidak biasa.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Vitamin Penumbuh Gigi Anak dengan Kandungan Kalsium Tinggi

Itulah Moms dan Dads informasi lengkap tentang obat antitiroid Thyrozol. Hindari mengonsumsi obat ini tanpa resep dokter, ya.

Pastikan setiap keluhan yang dirasakan terkait penyakit yang diderita dan pengobatannya selalu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dulu.

  • https://www.sciencedirect.com/referencework/9780080552323/xpharm-the-comprehensive-pharmacology-reference
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamazole?mtype=generic

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.