16 Februari 2023

5 Olahraga Ejakulasi Dini, Bisa Bantu Atasi, Dads!

Selain makan sehat, mengatasi ejakulasi dini harus disertai dengan olahraga yang teratur.

Ternyata, ada olahraga ejakulasi dini, lho!

Maksudnya ini merupakan aktivitas fisik yang dapat mencegah terjadinya ejakulasi dini para Dads ketika berhubungan intim.

Salah satu alasan mengapa Dads harus mulai berolahraga adalah karena dengan beberapa latihan singkat saja, aktivitas ini dapat membantu mengatasi ejakulasi dini.

Pada dasarnya, tidak semua jenis latihan dapat menjadi olahraga ejakulasi dini.

Jika diperhatikan dengan baik, maka ada beberapa jenis latihan yang bisa menghindarkan Dads dari masalah ejakulasi dini.

Baca Juga: Dads, Kenali Obat Ejakulasi Dini Permanen yang Ampuh!

Olahraga Ejakulasi Dini

Sebuah studi yang dipublikasikan BJUI Journals menemukan bahwa memperkuat otot dasar panggul dapat menurunkan risiko ejakulasi dini dalam jangka panjang.

Selain itu, studi yang dilakukan IU School of Medicine and Center for Sexual Health Promotion juga menemukan bahwa wanita sebenarnya senang melihat pasangannya merawat tubuhnya dengan cara berolahraga.

Kadang, hanya dengan melihat seorang pria berolahraga pun wanita bisa terangsang dan akhirnya mengeluarkan gairahnya ketika berhubungan seksual.

Nah, untuk mengetahui jenis olahraga apa yang tepat untuk mengatasi ejakulasi dini Dads, simak ulasannya berikut ini.

Cek olahraga ejakulasi dini ini, yuk!

1. Kegel

Olahraga Ejakulasi Dini
Foto: Olahraga Ejakulasi Dini (Unsplash.com)

Posisi kegel termasuk dalam aktivitas olahraga ejakulasi dini terbaik. Bahkan, untuk meningkatkan performa seksual.

Jika Dads punya waktu senggang, pastikan melakukannya sebanyak 3 set untuk 30 kali repetisi selama 3 hingga 4 kali seminggu.

Hal yang perlu Dads lakukan adalah menekan otot yang Dads gunakan untuk menghentikan aliran urine dan tahan kontraksi selama 1 hingga 2 detik.

Dalam posisi ini, usahakan untuk menahan otot panggul, dan bukan otot paha atau pinggul.

Baca Juga: Spermatogenesis, Proses Pembentukan Sperma yang Menentukan Keberhasilan Pembuahan

2. Barbell Hip Thrusts

Barbell Hip Thrusts
Foto: Barbell Hip Thrusts (Unsplash.com)

Dorongan pinggul akan meningkatkan fleksibilitas panggul, kekuatan otot di alat kelamin serta gairah seksual yang sangat berguna ketika melakukan hubungan intim bersama pasangan.

Melakukan posisi barbell hip thrusts dapat membantu mengatasi ejakulasi dini dengan 3 set dan 10 kali repetisi masing-masing selama 13 detik untuk hasil yang maksimal.

Posisi ini sangat mudah, Dads. Coba berbaring dengan punggung bagian atas diletakkan di atas bangku dan kaki di depan berada di lantai.

Letakkan barbel di lipatan pinggul dan angkat pinggul hingga tubuh Dads membentuk garis lurus dari bahu hingga lutut.

Tahan untuk hitungan, lalu kembali perlahan ke posisi awal.

Ini cocok menjadi olahraga ejakulasi dini.

3. Squat Depan

Squat Depan
Foto: Squat Depan (Unsplash.com)

Latihan gabungan ini menargetkan otot-otot terbesar tubuh. Ini cocok sebagai olahraga ejakulasi dini.

The National Strength and Conditioning Association menemukan bahwa latihan gabungan seperti deadlift dan bench press sangat berguna untuk mengatasi ejakulasi dini.

Posisi ini membuat kadar testosteron pria melonjak dan dapat membantu orgasme jadi lebih lama dan kuat.

Caranya, berdirilah dengan kaki selebar bahu memegang barbel di dada bagian atas.

Dads dapat menopang beban pada jari-jari, dengan pergelangan tangan direntangkan, atau menyilangkan lengan untuk menopang bobot.

Berhati-hatilah agar tidak melengkungkan punggung, dorong pinggul ke belakang dan tekuk lutut untuk menurunkan tubuh hingga paha sejajar dengan lantai.

Dorong tumit ke lantai untuk kembali ke posisi awal. Agar hasil maksimal, lakukan sebanyak 3 set selama 8-10 repetisi.

Baca Juga: Bercinta Saat Datang Bulan, Bolehkah Dilakukan?

4. Kettlebell Swings

Kettlebell Swings
Foto: Kettlebell Swings (Unsplash.com)

Penelitian dari Harvard Medical School menyatakan panggul yang kuat dapat meningkatkan kekuatan saat ereksi dan membantu melancarkan aliran darah ke penis.

Kettlebell swings akan membantu memperkuat rantai posterior dan daerah panggul, sehingga efek yang dapat Dads rasakan adalah dapat bertahan lebih lama dan lebih aktif saat berhubungan seks.

Dengan melakukannya sebanyak 3 set selama 10 hingga 15 kali repetisi, posisi olahraga ini dapat meningkatkan fungsi kardiovaskular.

Untuk melakukannya, Dads hanya perlu berdiri dengan kaki diatur lebih lebar dari bahu dan tekuk lutut untuk dapat mengayunkan kettlebell dengan kedua tangan.

Kendalikan pinggul dan jaga agar punggung tetap tegap sembari mengayunkan beban hingga setinggi bahu.

Latihan ini pas sebagai olahraga ejakulasi dini.

5. Squat

Squat
Foto: Squat (Unsplash.com)

Squat adalah salah satu posisi olahraga paling populer yang dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria.

Menurut Cleveland Clinic, testosteron merupakan hormon yang dihasilkan oleh organ seks, termasuk testis dan ovarium.

Hormon ini dapat mempengaruhi perkembangan janin dan pubertas pada laki-laki.

Hormon ini juga dapat memberikan dorongan seks (libido) yang kuat bagi Dads.

Squat merupakan salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk mencegah ejakulasi dini.

Jenis olahraga ini dapat meningkatkan aliran darah ke daerah panggul sehingga membuat orgasme menjadi lebih kuat.

Untuk melakukan posisi ini, Dads bisa berdiri dengan kaki selebar bahu.

Mulai gerakan dengan menekuk lutut dan duduk dengan pinggul. Turunkan badan serendah mungkin dan dengan cepat lakukan gerakan kembali ke posisi awal.

Jaga posisi dengan kepala dan punggung tetap lurus saat bergerak. Lakukan sebanyak 3 set dan 10 kali repetisi untuk performa sensualitas yang mengagumkan.

Baca Juga: 14 Tips Foreplay Agar Bercinta Lebih Tahan Lama

Itulah cara-cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa dilakukan dengan olahraga.

Selain berolahraga, tentu mengatasi ejakulasi dini harus dibarengi juga dengan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan gizi seimbang.

Lantas, jenis olahraga manakah yang mau Dads coba kali ini?

  • https://bjui-journals.onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1464-410X.2005.05690.x
  • https://www.eurekalert.org/pub_releases/2012-03/iu-sec031612.php
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/24101-testosterone

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.