26 Desember 2022

6 Ciri Pasangan yang Over Protektif dan Trik Menghadapinya

Bisa jadi sulit dihadapi

Over protektif terkadang sama dengan posesif dan kedua hal ini bisa sangat berbahaya.

Seseorang biasanya bertindak seperti ini karena takut kehilangan pasangan atau orang yang ia cintai.

Mereka tenggelam dalam rasa insecure mereka dan itulah sebabnya mereka tidak dapat menunjukkan kepercayaan tanpa syarat pada pasangannya.

Seperti apa tanda-tandanya dan cara menghadapinya? Yuk, simak lebih lanjut Moms!

Baca juga: Begini Penjelasan Mengenai Pacaran Beda Agama dari Sudut Pandang Berbagai Keyakinan

Ciri-Ciri Pasangan Over Protektif

Pasangan Bertengkar
Foto: Pasangan Bertengkar (moneycrasher.com)

Pasangan yang over protektif biasanya menunjukkan sikap-sikap tertentu, yang mungkin tidak Moms sadari.

Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Cemburu dan Mempertanyakan Segala Hal

Pasangan yang over protektif cenderung berpikir bahwa banyak yang menyukai Moms atau Moms mungkin menggoda orang lain.

Ia merasa cemas dan pada akhirnya selalu bertanya tentang di mana Moms berada, dengan siapa, dan apa yang dibicarakan.

2. Mencoba Memisahkan dari Teman-Teman, Terutama Lawan Jenis

Pasangan yang over protektif tidak ingin Moms bergaul dengan teman-teman karena ia ingin menjadi titik fokus seluruh hidup Moms.

Ia akan mencoba untuk mengasingkan Moms dari teman-teman.

Bahkan mungkin membuat Moms merasa bersalah karena meninggalkannya sendirian dan memilih untuk pergi bersama teman-teman.

3. Menyalahkan Moms atas Perasaan dan Tindakan Negatifnya Sendiri

Ketika Moms bertengkar dengan pasangan, ia cenderung menyalahkan Moms atas perasaan negatifnya.

Pasangan yang over protektif akan dengan ahli memutarbalikkan keadaan sehingga ia tidak pernah disalahkan.

Melainkan membuat Moms merasa seperti orang jahat yang selalu meremehkannya.

Bahkan jika ia melakukan kesalahan di luar hubungan, ia akan mencari orang lain untuk disalahkan atas perilaku buruknya.

4. Selalu Mengatur Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dikenakan

Pasangan yang over protektif biasanya akan mengontrol apa yang Moms kenakan karena rasa cemburu yang tidak wajar.

Ia tidak ingin orang-orang di sekitar melihat Moms dan itulah mengapa mereka lebih suka Moms berpakaian lebih tertutup.

5. Memeriksa Ponsel dan Lokasi Moms Setiap Saat

Wajar jika pasangan ingin tahu di mana Moms berada dan dengan siapa, tetapi tidak jika itu menjadi obsesi.

Pasangan yang over protektif biasanya selalu ingin memeriksa ponsel dan melacak lokasi Moms setiap saat.

Pasangan yang terlalu protektif mengira Moms hanya aman saat bersamanya.

Itu sebabnya ia ingin bersama Moms sepanjang waktu dan selalu ingin terlibat dalam semua urusan Moms.

Baca juga: Ungkap Rasa Penasaran, Ternyata Ini Perasaan Suami Pasca Selingkuh

6. Memiliki Ekspektasi yang Tidak Masuk Akal

Pasangan yang over protektif biasanya akan menuntut Moms agar menghabiskan seluruh waktu luang dengannya.

Ia juga mungkin mengharapkan Moms untuk memihaknya dalam setiap perselisihan dengan temannya.

Ia akan merasa Moms perlu memenuhi setiap kekosongan dari mereka, dan membuat ekspektasi yang tidak masuk akal.

Apa yang Bisa Dilakukan?

Pasangan Diskusi
Foto: Pasangan Diskusi (marriagemission.com)

Jika Moms memiliki pasangan yang over protektif, Moms harus memperbaiki masalah ini sebelum merusak hubungan dalam jangka panjang.

Namun, berurusan dengan pasangan yang terlalu protektif tidak perlu membuat stres.

Berikut ini beberapa tipsnya!

1. Lakukan Percakapan Terbuka

Menyingkirkan masalah atau memperdebatkannya hanya akan memperburuk situasi.

Bicaralah dengan pasangan dan cobalah untuk memahami dari mana datangnya emosi negatif, rasa insecure, dan kecemburuan pasangan.

Apakah ia memiliki masa kecil yang bermasalah? Pernahkah ia menghadapi penolakan di masa lalu?

Ini adalah beberapa faktor yang sering membuat orang untuk menunjukkan perilaku over rotektif, dan menyabotase hubungan yang sehat.

Jika pasangan cenderung mengatur hingga detail, sering curiga, atau terlalu melekat di depan umum, kemungkinan besar ia takut akan penolakan.

Dorong ia untuk terbuka dan dengarkan kekhawatirannya tanpa menghakimi, akan membantu Moms memahami pasangan dengan lebih baik.

2. Tetapkan Aturan untuk Mengendalikan Cemburu yang Berlebihan

Setelah pasangan mengungkapkan kekhawatirannya, Moms perlu menyatakan dengan jelas hal-hal dan perilakunya yang mengganggu.

Bersikaplah asertif dan komunikasikan, saat berurusan dengan pasangan yang over protektif.

Meskipun Moms akan berusaha mengatasi rasa insecure mereka, Moms tidak akan berkompromi dengan cara apa pun dalam aspek-aspek tertentu.

Misalnya, Moms tidak dapat memutuskan hubungan dengan sahabat hanya karena pasangan tidak suka Moms bersosialisasi.

Di sisi lain, Moms harus melakukan semua dalam kapasitas yang cukup untuk menanamkan kepercayaan dalam hubungan.

Misalnya, pastikan Moms tidak pergi makan malam berdua dengan teman lawan jenis, tanpa memberi tahu pasangan.

3. Jangan Ragu untuk Mengungkapkan Cinta

Dalam banyak kasus, rasa insecure muncul karena ketidakmampuan salah satu pasangan untuk mengungkapkan cinta kepada pasangannya.

Jadi, jika Moms mencintai pasangan, buatlah ia merasa dicintai.

Misalnya dengan selalu meluangkan waktu untuk menelpon, sekadar bertanya kabar dan mengatakan bahwa Moms mencintainya.

Hal sederhana seperti mengirim pesan untuk mengatakan bahwa Moms merindukan pelukan pasangan dapat membuatnya merasa aman.

Baca juga: 5+ Cara Nembak Cewek dengan Romantis dan Mengesankan, Dijamin Diterima!

4. Perkenalkan Pasangan ke Lingkaran Pertemanan

Jika pasangan over protektif khawatir Moms akan meninggalkannya demi salah satu teman, perkenalkan ia ke teman-teman Moms.

Ketika ia melihat cara teman Moms berinteraksi satu sama lain, ia akan merasa nyaman dengan mereka, dan tidak lagi ragu.

Ini juga menunjukkan bahwa Moms tidak menyembunyikan apa pun darinya.

5. Gunakan Psikologi Terbalik

Memberi pasangan yang over protektif “rasa obat” mereka sendiri dapat membuatnya paham bahwa perilakunya sangat mengganggu.

Cobalah bersikap cemburu saat mereka berinteraksi dengan teman-temannya.

Ketika ia membela diri, jelaskan kepada mereka bagaimana perasaan Moms ketika ia bertindak cemburu dan insecure.

Itulah pembahasan mengenai ciri pasangan yang over protektif dan hal-hal yang bisa Moms lakukan. Semoga bermanfaat!

  • https://www.bustle.com/wellness/being-overprotective-in-relationship
  • https://brightside.me/inspiration-relationships/8-ways-to-tell-if-your-partner-is-overprotective-and-how-to-cut-off-this-unhealthy-attention-802955/
  • https://www.marriage.com/advice/relationship/overprotective-partner/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb