15 Januari 2020

Tips Merawat Luka di Kaki untuk Penderita Diabetes

Jika Moms diabetes, luka yang diderita akan lebih lama sembuh dibanding orang normal. So, simak beberapa hal penting dalam merawat luka diabetes.

Simak tips merawat luka di kaki untuk penderita diabetes ini yuk, Moms.

Luka pada penderita diabetes punya masa penyembuhan yang lebih lama dibandingkan dengan luka orang sehat. Bahayanya, saat tidak ditangani dengan tepat, luka pada penderita diabetes dapat terus menyebar. Dan berakhir dengan penanganan amputasi.

Baca Juga: 6 Kegiatan yang Harus Dihindari Saat Merawat Bekas Luka Operasi Caesar

Kenapa Luka Diabetes Sulit Sembuh?

wound-dressing.jpg
Foto: wound-dressing.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi. Ini menyebabkan memburuknya sirkulasi darah. Kemudian, sirkulasi darah yang buruk menghambat aliran darah ke kulit yang dibutuhkan untuk mengobati luka.

“Akibatnya, luka pada penderita diabetes tetap terbuka, basah, dan susah disembuhkan hingga berbulan-bulan. Luka yang terbuka akan berisiko tinggi terserang infeksi jamur, infeksi bakteri, atau timbul gangrene,” kata Harold Brem, MD, Kepala Divisi Penyembuhan Luka dan Kedokteran Regeneratif di Rumah Sakit Universitas Winthrop di Mineola, New York.

Baca Juga: Hindari Risiko Infeksi, Begini Cara Merawat Luka Tindik pada Bayi

Akibat Luka Diabetes

Jangan sesekali remehkan luka diabetes. Karena, bisa menimbulkan masalah seperti berikut:

1. Mati Rasa

Salah satu komplikasi diabetes adalah kerusakan saraf. Jika hal ini terjadi, maka ada kemungkinan penderita mengalami mati rasa sehingga tidak merasakan sakit saat bagian tubuhnya terluka.

2. Penyempitan Arteri

Penyempitan arteri dapat menghambat suplai darah ke bagian tubuh yang terluka. Hal ini dapat menyebabkan infeksi luka yang parah dan mempersulit proses penyembuhan.

3. Lemahnya Imunitas

Pasien diabetes berpotensi memiliki kekebalan tubuh yang tidak seoptimal orang sehat pada umumnya. Melemahnya sistem kekebalan tubuh alami ini dapat menyebabkan infeksi pada luka yang kecil sekalipun.

Cara Merawat Luka Diabetes

IMG_3959-569ebd2f5f9b58eba4ac9991.JPG
Foto: IMG_3959-569ebd2f5f9b58eba4ac9991.JPG

Foto: verywellhealth.com

Karena luka pada penderita diabetes berisiko besar, lakukan hal-hal di bawah ini bagi penderita luka, dikutip dari Annals of the New York Academy of Sciences.

1. Segera Diobati

Adapun langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membersihkan luka dari kotoran dengan air yang mengalir. Selanjutnya, bersihkan daerah sekitar luka dengan sabun dan air setiap hari. Setelah dibersihkan, keringkan dan oleskan salep antibiotik agar luka terbebas dari kuman.

2. Kurangi Tekanan Pada Luka

Berkurangnya tekanan memungkinkan luka lebih cepat sembuh. “Jika luka terdapat di telapak kaki, maka sebaiknya gunakan bantalan yang empuk agar pasien tidak menginjak daerah yang mengalami luka,” ungkap Dr Brem.

3. Cek Infeksi

Gejala-gejalanya bisa berupa timbul rasa sakit, kemerahan, atau terasa hangat. Selain tanda-tanda di atas, infeksi juga bisa ditandai dengan luka yang berair.

4. Hubungi Dokter

Jika luka tidak membaik dalam waktu 48 jam, maka penderita disarankan untuk segera menghubungi dokter. Jika hal ini tidak dilakukan, takutnya luka akan berkembang makin parah sehingga makin sulit untuk ditangani.

Baca Juga: Tips Merawat Luka Tergores

Itu dia cara merawat luka di kaki akibat diabetes. Jadi, harus dirawat dengan seksama, ya, Moms.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.