Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Feb 16, 2018

Penyebab dan Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi

Bagikan


Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, bayi juga bisa mengalami sembelit. Kasihan, ya, Moms, melihat si kecil tidak berdaya. Sebab, ia belum bisa mengungkapkan apa yang ia rasakan.

Meski bayi yang baru lahir (apalagi yang diberi ASI) jarang ditemui mengalami sembelit, namun ada baiknya kita waspada. Simak bacaan berikut untuk mengetahui penyebab sembelit pada bayi, gejala sembelit pada bayi, sampai cara mengatasi bayi sulit BAB (buang air besar):  

Penyebab sembelit pada bayi

  • Bayi kekurangan cairan
  • Bayi mengonsumsi susu formula. Bayi yang baru lahir jarang sembelit, terutama yang minum ASI. Sebab, ASI banyak mengandung laktosa yang dapat mencegah terjadinya sembelit.
  • Akibat perubahan asupan, dari ASI beralih ke makanan padat
  • Efek samping dari mengonsumsi obat-obatan. Biasanya sembelit akan berhenti segera setelah bayi berhenti mengonsumsi obat tersebut.

Gejala sembelit pada bayi

  • Bukan hanya frekuensi BAB-nya yang berkurang, tapi feses yang dikeluarkan saat BAB juga keras dan kecil-kecil. Normalnya, bayi BAB 1-2 kali sehari.
  • Bayi terus-menerus menangis dan belakangan ini jarang BAB.
  • Bayi tampak mengejan saat BAB, bahkan hingga menangis.
  • Saat kita meraba, perut bayi terasa keras dan ada tonjolan akibat feses yang menumpuk.
  • Muntah-muntah, sakit perut, dan perut membuncit yang mengindikasikan penyumbatan usus.

Cara mengatasi sembelit pada bayi

  • Memastikan bayi cukup mendapatkan cairan
  • Sebaiknya bayi meminum ASI. Namun, bila tidak memungkinkan, gantilah susu formula bayi dengan susu formula nabati.
  • Pijatlah perut bayi menggunakan baby oil secara lembut dan sesuai arah jarum jam.
  • Jangan sembarangan memberikan obat pencahar kepada bayi. Lebih baik mengonsultasikannya kepada dokter, karena penggunaan obat pencahar yang salah dosis dapat membuat sembelit menjadi lebih parah.

Sembelit pada bayi biasanya terjadi selama seminggu. Bila sembelit terjadi lebih dari seminggu bahkan sebulan, bawalah bayi Moms ke dokter untuk penanganan yang lebih akurat.

Moms, apakah si kecil juga pernah mengalami sembelit? Bagaimana cara Moms melancarkan BAB-nya?

(HEI)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.