28 Oktober 2020

Menjadi ART Sampai Dihina Orang, Begini Perjuangan Evi Masamba Hingga Jadi Pedangdut Terkenal

Di usia belasan tahun, Evi harus mencari uang dengan menjadi babysitter hingga ART
Menjadi ART Sampai Dihina Orang, Begini Perjuangan Evi Masamba Hingga Jadi Pedangdut Terkenal

Foto: YouTube Orami Entertainment

Menjadi seorang pedangdut yang terkenal, siapa yang menyangka ternyata Evi Masamba melalui perjuangan yang tidak mudah. Apalagi ketika mengingat masa lalunya yang hidup dalam kesusahan.

Hal ini diceritakan oleh Evi, dalam video "Evi Masamba Putus Sekolah Hingga Menjadi ART" pada kanal YouTube Orami Entertainment. Evi mengungkapkan kisah perjuangannya dari seseorang yang berasal dari kampung, hingga bisa dikenal.

Yuk, cari tahu seperti apa kisah Evi Masamba berikut ini, Moms.

Baca Juga: Raya Kitty Gugat Cerai Suami, Ini Faktanya

Putus Sekolah untuk Cari Uang

Evi Masamba-1
Foto: Evi Masamba-1 (YouTube Orami Entertainment)

Foto: YouTube Orami Entertainment

Evi menjadi salah satu anak yang kurang beruntung dalam mendapatkan pendidikan. Diceritakan olehnya, bahwa ia berhenti sekolah dari kelas 3 SD karena masalah finansial.

"Aku mulai jadi pedangdut di kampung itu usia 13-14 tahun. Karena masalah finansial, aku sekolah hanya sampai kelas 3 SD, dan adikku hanya sampai SMP. Waktu itu sampai ditanya guru kenapa enggak sekolah lagi, tapi aku bilang karena enggak ada biaya," cerita Evi.

Ia juga sudah mengatakan keinginannya untuk sekolah kepada sang nenek, tetapi neneknya mengatakan tidak bisa membayarnya. Apalagi, kala itu ayah dan ibu Evi sudah bercerai saat sang adik masih berusia sekitar 1 tahun.

"Aku dulu berpikir kalau ibu sudah meninggal, tetapi aku baru bisa bertemu setelah 16 tahun, dan itu ketemu pas di kompetisi," terang Evi.

Hidup hanya dengan sang nenek, hal ini membuat Evi dan adiknya sangat dekat, mulai dari sebelum Evi menjadi artis hingga saat ini. Tetapi, Evi menyarankan agar sang adik hidup mandiri dan mencari pekerjaan sendiri, hingga kini sang adik berada di Sulawesi.

Lebih lanjut, Evi melakukan banyak hal sebagai usaha untuk mendapatkan uang, mulai dari menjadi babysitter di usia 10 tahun, hingga ART di usia belasan.

Bahkan Evi juga pernah diajak bekerja sebagai penyanyi, dan gaji pertamanya langsung diberikan kepada sang nenek.

"Usia 13-14 tahun, tante aku ajakin menyanyi, digaji menyanyi pertama kali Rp25.000-Rp35.000, tapi bukan kompetisi, dan gajiku langsung aku kasih ke nenek," kata Evi.

Baca Juga: Hobi Telanjang di Rumah, Begini Kisah Seks Danang dan Gabby yang Kocak

Bertemu dengan Sang Ibu Setelah 16 Tahun

Evi Masamba-2
Foto: Evi Masamba-2 (YouTube Orami Entertainment)

Foto: YouTube Orami Entertainment

Liza M. Djaprie, M.Psi, CH, seorang psikolog sekaligus host, menanyakan apa pengalaman yang akan membuat seorang Evi Masamba menitikkan air mata. Evi mengatakan bahwa pengalaman tersebut berhubungan dengan orang tuanya.

"Hal yang berhubungan dengan orang tua (yang membuat nangis). Apa yang bikin suka sedih kan karena waktu itu Evi masih kecil, ditinggal orang tua, sudah bercerai, adik masih sekitar umur 1 tahun, dan kami dititip ke nenek," cerita Evi.

"Kadang makan saja enggak bisa, aku sudah kerja sendiri sejak usia 11 tahun. Kadang kalau melihat anak yang seumuran aku bareng ibunya suka berpikir 'kok kayaknya mirip ibu aku', Evi suka iri, kenapa enggak seperti mereka ini," lanjutnya.

Tetapi, Evi pun akhirnya dipertemukan oleh sang ibu di acara kompetisi yang ia ikuti.

"Ibu itu sekitar 16 tahun pergi ke Malayisa menjadi TKW, kerja di sana dan sempat balik untuk ketemu aku dan adik, tapi pergi dan enggak balik lagi hingga Evi kompetisi," terang Evi.

Bahkan salah satu motivasi Evi mengikuti kompetisi dangdut tersebut adalah agar ia bisa menunjukkan dirinya, agar memberi tahu bila kondisinya baik-baik saja.

"Ibu didatengkan oleh pihak penyelenggara acara. Tiba-tiba ibu datang peluk Evi, aku langsung menangis dan memeluknya, dan berpikir kalau ternyata seperti itu rupa ibu aku, karena enggak terlalu inget wajahnya. Aku hanya tahu suaranya aja," cerita Evi.

Meskipun Evi juga merasakan emosi di mana ia marah, sedih, dan sakit hati. Tetapi ia berpikir, jika tidak ada yang namanya mantan anak atau mantan orang tua.

"Mungkin ibu meninggalkan aku ada alasannya. Tapi, adikku saja yang sampai saat ini masih belum bisa bisa menerima ibu sampai sekarang. Kalau bapak enggak apa-apa, karena masih 1 kampung dan masih bisa bertemu," tutupnya.

Moms bisa menonton lebih lanjut kisah tentang Evi Masamba lewat video berikut ini:

Baca Juga: Uus dan Istri Mengaku Sering Terangsang Sehabis Bertengkar

Perasaan Minder yang Tinggi Saat Mengikuti Audisi

Evi Masamba-3
Foto: Evi Masamba-3 (YouTube Orami Entertainment)

Foto: YouTube Orami Entertainment

Tidak hanya tentang masa lalunya dengan orang tuanya, Evi juga menceritakan tentang perjuangannya kala mengikuti audisi dangdut tersebut pada video "Evi Masamba Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Prahara" di kanal YouTube Orami Entertainment.

"Pasti ada rasa minder. Karena mindernya itu banyak yang menghina fisik Evi, sampai dilihat-lihat orang. Tapi, Alhamdulillah ditemani adik dan bapak. Apalagi dari Masamba ke Makassar itu 12 jam. Dan orang-orang di kampung itu patungan buat ongkos Evi ke makassar, mungkin terkumpul Rp1 juta," ceritanya.

Tetapi ia meyakinkan dirinya, dan kembali mengingat salah satu tujuan utamanya hanya untuk memberi tahu ke orang tuanya bila dirinya dan sang adik baik-baik saja.

Baca Juga: Lebih Santai di Pernikahan Kedua, Femmy Permatasari dan Suami Suka Seks yang Spontan

Kini Jadi Artis, Evi Akui Alami Banyak Perbedaan

Evi Masamba-4
Foto: Evi Masamba-4 (YouTube Orami Entertainment)

Foto: YouTube Orami Entertainment

Menjadi sosok yang sukses, tentunya Evi memiliki banyak perubahan.

"Sangat banyak perbedaannya. Terkadang kalau melihat foto dulu suka ketawa sendiri. Perbedaan yang paling signifikan banget itu dari muka, Evi perawatan, dan untungnya bisa mengubah style dari yang enggak tahu apa-apa, dan sekarang sudah bisa pakai heels," cerita Evi.

Selain itu, Evi juga menceritakan lingkungan pergaulannya yang berubah. Meskipun, Evi mengakui dirinya tipikal sosok yang pendiam.

"Tapi, kalau memang suasana dan orang-orangnya heboh, aku bawaannya jadi ingin melucu. Selain itu, aku juga sekarang lebih percaya diri, dan berani berbicara," tutup Evi.

Itu dia Moms, kisah tentang masa lalu Evi Masamba dan perjuangannya hingga kini ia dikenal menjadi seorang pedangdut terkenal. Moms bisa mencari tahu lebih lanjut di video berikut ini.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.