Scroll untuk melanjutkan membaca

2-3 TAHUN
19 November 2022

Tata Cara Daftar KIP 2022 untuk Jenjang SD, SMP, hingga Perguruan Tinggi

Ketahui juga jumlah bantuan yang didapat
Tata Cara Daftar KIP 2022 untuk Jenjang SD, SMP, hingga Perguruan Tinggi

Tahukah Moms dan Dads mengenai cara daftar KIP (Kartu Indonesia Pintar)?

Pemerintah membuat Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai langkah pemberian pendidikan yang layak pada anak.

Program tersebut dijalankan dengan diberikannya Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Yuk, Moms, cari tahu informasi tentang Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Simak juga informasi mengenai cara daftar KIP kuliah 2022 berdasarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ya!

Baca Juga: 13 Rekomendasi Parfum untuk Anak Sekolah, Bikin Wangi Sepanjang Hari!

Pengertian Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Pengertian Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Foto: Pengertian Kartu Indonesia Pintar (KIP) (Orami Photo Stocks)

Sebelum membahas cara daftar KIP, Moms perlu terlebih dahulu tahu tentang KIP.

Setiap anak di Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Hal ini ditulis pada Undang-Undang No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Pasal 60, yang berbunyi:

"Setiap anak berhak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya sesuai dengan minat, bakat, dan tingkat kecerdasannya."

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak.

Bantuan ini ditujukkan untuk anak dengan rentang usia sekolah (usia 6-21 tahun), yang berasal dari keluarga miskin.

Hal yang dimaksud keluarga miskin, antara lain:

  • Pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
  • Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Yatim piatu
  • Penyandang disabilitas
  • Korban bencana alam atau musibah

PIP merupakan kerja sama dari tiga kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag).

Tak hanya untuk anak-anak sampai usia 21 tahun, ada juga pemberlakukan KIP kuliah bagi yang akan melanjutkan studi.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Merek Tas Sekolah Anak Branded yang Awet, Desainnya Lucu dan Keren, Moms!

Sasaran dari Program Indonesia Pintar

Gaya Belajar Anak di Sekolah

Foto: Gaya Belajar Anak di Sekolah (Orami Photo Stocks)

Ada beberapa kelompok yang menjadi sasaran pengguna Program Indonesia Pintar, yaitu:

  • Peserta didik pemegang KIP.
  • Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dengan pertimbangan khusus.
  • Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, Pelayaran, dan Kemaritiman.

Dana PIP yang didapatkan bisa digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik.

Pembiayaan yang dimaksud, misalnya membeli perlengkapan sekolah atau kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi.

Lalu, bagaimana dengan KIP?

Faktanya, KIP diberikan sebagai penanda atau identitas penerima bantuan pendidikan PIP.

Kartu ini memberi jaminan dan kepastian kepada anak-anak usia sekolah agar terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan.

Penting dicatat, setiap anak yang menjadi penerima bantuan pendidikan PIP hanya berhak mendapatkan 1 (satu) KIP.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Macam-Macam Krayon, Yuk Pilih untuk Lengkapi Peralatan Sekolah Si Kecil!

Cara Daftar KIP (Kartu Indonesia Pintar)

Cara Membuat KIP (Kartu Indonesia Pintar)

Foto: Cara Membuat KIP (Kartu Indonesia Pintar) (Orami Photo Stocks)

Ingin tahu cara daftar KIP yang benar? Berikut ini langkah-langkah yang bisa Moms ikuti:

1. Menyiapkan Berkas yang Diperlukan

Ada berkas-berkas yang perlu dipersiapkan sebelum membuat KIP, yaitu:

  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akta Kelahiran
  • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau SKTM apabila tidak memiliki KKS
  • Rapor hasil belajar siswa
  • Surat pemberitahuan penerima BSM dari Kepala Sekolah/Madrasah

Jika sudah menyiapkan berkas, lanjutkan langkah dengan melakukan proses pendaftaran.

2. Melakukan Proses Pendaftaran

Siswa dapat mendaftar dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tuanya ke lembaga pendidikan terdekat.

Jika tidak memiliki KKS, orang tua dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Kelurahan/Desa terlebih dahulu agar dapat melengkapi syarat pendaftaran.

Pastikan surat keterangan yang dibuat dapat dibaca dengan jelas, ya.

Baca Juga: 8 Cara Perpanjang Paspor Online Terupdate dan Terlengkap

3. Pengajuan Calon Penerima

Setelah itu, sekolah atau madrasah akan mencatat data siswa calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Pencatatan ini untuk dikirim atau diusulkan ke Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama kabupaten/kota setempat.

Setiap calon penerima akan membutuhkan waktu tertentu dalam proses pendaftaran KIP.

4. Pendaftaran Dapodik dan Seleksi

Dinas pendidikan atau Kementerian Agama kabupaten/kota mengirim data/rekapitulasi pengajuan calon penerima KIP ke Kemdikbud/Kemenag.

Nantinya, sekolah akan mendaftarkan calon peserta KIP ke aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sekolah yang berada dalam naungan Kemdikbud wajib memasukan data calon penerima KIP dalam dapodik.

Kemdikbud/Kemenag akan mengirimkan KIP kepada calon penerima KIP yang lolos seleksi.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Botol Minum untuk Jaga Hidrasi Tubuh Si Kecil saat di Sekolah

Besaran Dana yang Didapatkan dari Program Indonesia Pintar

Kebutuhan Protein pada Anak

Foto: Kebutuhan Protein pada Anak (Orami Photo Stocks)

Jika Si Kecil sudah mendapatkan Kartu Indonesia Pintar, maka selanjutnya Moms harus tahu berapa besaran dana yang didapatkan pengguna PIP.

Berikut ini penjelasannya:

  • Peserta didik SD/SDLB/Paket A:

Mendapatkan Rp450.000/tahun (kecuali kelas 6 di semester genap dan kelas 1 di semester gasal sebesar Rp225.000).

  • Peserta didik SMP/SMPLB/Paket B:

Mendapatkan Rp750.000/tahun (kecuali kelas 9 di semester genap dan kelas 7 di semester gasal sebesar Rp375.000).

  • Peserta didik SMA/SMK/SMALB/Paket C:

Mendapatkan Rp1.000.000/tahun (kecuali kelas 12 di semester genap dan kelas 10 di semester gasal sebesar Rp500.000).

  • SMK (Program 4 Tahun):

Mendapatkan Rp1.000.000/tahun (kecuali kelas 13 di semester genap dan kelas 10 di semester gasal sebesar Rp500.000).

Terkait dana PIP, hal tersebut dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik.

Contohnya adalah untuk membeli perlengkapan sekolah atau kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Buku Anak yang Edukatif, agar Si Kecil Mengenal Warna, Huruf dan Belajar Mandiri!

Kewajiban Peserta Didik Penerima Dana PIP

Perencanaan Keuangan Pribadi

Foto: Perencanaan Keuangan Pribadi (Orami Photo Stocks)

Bukan hanya cara daftar KIP yang perlu Moms ketahui. Moms juga wajib tahu apa saja kewajiban peserta didik penerima dana KIP.

Dikutip dari laman Indonesia Pintar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ada beberapa kewajiban peserta didik penerima dana PIP.

Berikut daftar kewajiban yang bisa diterima peserta didik:

  • Menyimpan dan menjaga KIP dengan baik.
  • PIP merupakan bantuan pendidikan. Dana Manfaatnya harus digunakan untuk keperluan yang relevan.
  • Terus belajar dan bersekolah (tidak putus sekolah) dengan rajin, disiplin dan tekun.

Daftar kewajiban ini merupakan hak setiap peserta didik yang menjadi penerima KIP.

Baca Juga: Penyebab Anak Tantrum Pulang Sekolah dan Cara Mengatasinya

Syarat untuk Mendaftarkan KIP Kuliah 2022

Konsultasi Perkuliahan

Foto: Konsultasi Perkuliahan (Orami Photo Stocks)

Berikut persyaratan untuk mendaftar program KIP Kuliah 2022:

  1. Penerima KIP-KULIAH adalah siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan.
  2. Alternatifnya, penerima telah dinyatakan lulus maksimal 2 tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid.
  3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah.
  4. Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik.
  5. Telah mempunyai Kartu KIP atau memiliki Kartu Keluarga Sejahtera atau terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
  6. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, serta dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Syarat-syarat KIP kuliah 2022 di atas perlu dimiliki agar bisa mendaftarkan diri ke KIP kuliah di tahun ini.

Baca Juga: 7+ Contoh Obat Bebas Terbatas yang Dijual di Apotek, Kenali Ciri-cirinya!

Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2022

Jurusan Kuliah kedokteran

Foto: Jurusan Kuliah kedokteran (Orami Photo Stocks)

Setelah memenuhi persyaratan, cara pendaftaran KIP kuliah 2022 adalah seperti berikut:

  1. Siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri di situs Sistem KIP Kuliah pada laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
  2. Pendaftaran cara lain bisa melalui melalui KIP Kuliah mobile apps.
  3. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang valid dan aktif.
  4. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah.
  5. Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.
  6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jalur seleksi yang akan diikuti (SNMPTN/SBMPTN/SMPN/UMPN/Mandiri).
  7. Selanjutnya, Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi sesuai jalur seleksi yang dipilih.
  8. Proses sinkronisasi dengan sistem tersebut akan dilakukan kemudian dengan skema host-to-host
  9. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Proses seleksi KIP kuliah 2022 ini akan memakan waktu hingga berminggu-minggu lamanya.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Terbaik Berteknologi Canggih

Keunggulaan dan Manfaat KIP Kuliah

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Foto: Tips Memilih Jurusan Kuliah (Orami Photo Stocks)

Mendaftarkan diri di KIP Kuliah 2022 mendatangkan banyak manfaatnya untuk peserta didik.

Berikut beberapa keunggulan yang bisa dinikmati, di antaranya:

  • Jumlahnya lebih banyak dari Bidikmisi yakni lebih dari 400.000 orang untuk tahun 2020 (bidikmisi 2019 130.000 beasiswa).
  • Akses lebih banyak kepada Pendidikan vokasi.
  • Sistem terintegrasi dengan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi.
  • KIP Kuliah terbagi menjadi 2 kelompok yaitu KIP Kuliah dan KIP Kuliah Afirmasi.
  • KIP Kuliah Afirmasi, antara lain meliputi Bantuan Biaya Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk ADik Papua, ADik Papua Barat dan ADik 3T.

Keunggulan lain dari mengikuti program KIP Kuliah, yakni pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi, pembebasan biaya kuliah, dan memperoleh bantuan biaya hidup.

Baca Juga: Melahirkan dengan BPJS, Bagaimana Biaya dan Prosedurnya?

Itu dia penjelasan tentang Program Indonesia Pintar dan cara daftar KIP kuliah 2022 yang bisa dilakukan.

Jangan tunda lagi, ya, Moms. Yuk, segera praktikkan cara daftar KIP untuk Si Kecil seiring perayaan Hari Anak Sedunia!

  • https://puslapdik.kemdikbud.go.id/artikel/pahami-cara-mendaftar-kip-kuliah-yang--benar
  • https://pip.kemdikbud.go.id/home/unduh
  • https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.