22 Juli 2024

9 Pertanyaan di Alam Kubur dan Ini Cara Menjawabanya!

Agar umat muslim bisa mempersiapkan dengan baik

Dalam Islam, mempercayai keberadaan akhirat termasuk dalam Rukun Iman. Ini diawali saat seseorang mengalami kematian, dirinya harus menjawab pertanyaan di alam kubur.

Dengan mengetahui apa yang dimaksud serta apa saja pertanyaan di dalamnya, diharapkan umat Islam dapat mempersiapkan bekal sebaik mungkin mulai saat ini.

Pertanyaan-pertanyaan di alam kubur akan ditanyakan oleh dua malaikat yang memiliki tugas menanyai ruh atau orang yang telah meninggal dunia, yaitu Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir.

Jika ruh bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh kedua malaikat ini, dengan mudah akan mendapatkan kelapangan di alam kubur sembari menunggu datangnya hari kiamat.

Ingin tahu kira-kira apa saja pertanyaan di alam kubur yang akan ditanyakan oleh para malaikat?

Simak penjelasannya di bawah ini, ya Moms!

Baca Juga: Doa Masuk Kuburan Lengkap dengan Latin, Arti, dan Haditsnya

Pengertian Alam Kubur

Ilustrasi Kuburan (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Kuburan (Orami Photo Stock) (Bbc.com)

Alam kubur juga disebut alam barzakh. Dari segi bahasa, ‘barzakh’ berarti ‘pemisah’.

Para ulama mengartikan alam barzakh sebagai ‘periode antara kehidupan dunia dan akhirat’.

Keberadaan di sana akan memungkinkan seseorang untuk melihat kehidupan dunia dan akhirat.

Prof Quraish Shihab menggambarkannya seperti berada dalam ruangan terpisah yang terbuat dari kaca.

Para penghuninya dapat melihat hari kemudian dan juga jika melihat ke belakang mereka akan melihat orang yang hidup di Bumi.

Menurut Quraish Shihab, harus dipahami bahwa kubur yang dimaksud bukan sebidang tanah tempat jasad dikuburkan.

Namun, satu alam yang tidak diketahui persis bagaimana keadaannya.

Banyak juga hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang alam barzakh.

Misalnya hadis yang diriwayatkan dari Abu Sa’id, saat beliau menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

إِنَّمَا الْقَبْرُ رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ أَوْ حُفْرَةٌ مِنْ حُفَرِ النَّار

Artinya: “Sesungguhnya kubur itu tak ubahnya, bagaikan taman dari taman-taman surga atau lubang dari lubang-lubang neraka.” (HR Tirmidzi)

Walaupun hadis tersebut dikatakan lemah oleh para ulama, menurut Muhammad Ahmad al-‘Amari, akan tetapi maknanya sahih.

Baca Juga: 14 Manfaat Sedekah, Membuat Hati yang Tentram hingga Syafaat di Akhirat

Hal ini juga sesuai dengan yang dijelaskan di dalam Al-Qur'an, misalnya saat Allah SWT berfirman:

وَحَاقَ بِ‍َٔالِ فِرۡعَوۡنَ سُوٓءُ ٱلۡعَذَابِ

ٱلنَّارُ يُعۡرَضُونَ عَلَيۡهَا غُدُوّٗا وَعَشِيّٗاۚ وَيَوۡمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدۡخِلُوٓاْ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ أَشَدَّ ٱلۡعَذَابِ *

(… Wa ḥāqa bi`āli fir'auna sū`ul-'ażāb

An-nāru yu'raḍụna 'alaihā guduwwaw wa 'asyiyyā, wa yauma taqụmus-sā'ah, adkhilū āla fir'auna asyaddal-'ażāb)

Artinya: “Dan Firaun beserta kaumnya (mereka) di kelilingi oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat.

(Dikatakan kepada malaikat): ‘Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.” (QS Ghaafir: 45-46)

Untuk menunjukkan keberadaannya, Rasulullah SAW dalam doanya sering meminta untuk berlindung kepada Allah SWT dari azab kubur.

Seperti salah satu hadis dari Aisyah RA ini:

قَالَتْ عَائِشَةُ رَضَيَ اللهُ عَنْهَا :(( فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ صَلَّى صَلَاةً إِلَّا تَعَوَّذَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Artinya: “Aisyah mengatakan: “Tidak pernah saya melihat Rasulullah SAW mengerjakan sebuah salat melainkan pasti meminta perlindungan kepada Allah dari azab kubur.” (HR Bukhari)

Baca Juga: Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Hukum dan Adabnya, Wajib Tahu!

Pertanyaan di Alam Kubur yang Ditanyakan oleh Malaikat

Ilustrasi Buku (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Buku (Orami Photo Stock)

Dilansir dari NU Online, Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika seseorang telah dibaringkan di dalam kubur dan para pengantar telah meninggalkannya, malaikat Munkar dan Nakir segera mendatanginya.

Keduanya akan memberi pertanyaan di alam kubur yang harus dijawab oleh semua manusia. Pertanyaan tersebut yakni:

  1. Siapa Tuhanmu?
  2. Apa agamamu?
  3. Siapa Nabimu?

Dalam beberapa riwayat dikatakan ketiga pertanyaan pokok tersebut diikuti dengan tiga pertanyaan berikutnya sehingga berjumlah enam pertanyaan, yakni:

  1. Man rabbuka? Siapa Tuhanmu?
  2. Ma dinuka? Apa agamamu?
  3. Man nabiyyuka? Siapa Nabimu?
  4. Ma kitabuka? Apa kitabmu?
  5. Aina qiblatuka? Di mana kiblatmu?
  6. Man ikhwanuka? Siapa saudaramu?

Namun, meski keenam pertanyaan tersebut sepertinya mudah untuk dijawab, nyatanya semua bergantung pada amal masing-masing orang semasa hidupnya.

Perlu dipahami bahwa orang-orang atau ruh yang menerima pertanyaan ini adalah mereka yang telah dewasa dengan baligh sebagai ukuran minimalnya.

Hal ini dijelaskan dalam Kitab Busyral Karim karya Syekh Sa’id bin Muhammad Ba’asyin, yang berbunyi:

والسؤال لكل مكلف إلا من استثني كالأنبياء والشهداء والصديق والمرابط والمبطون وملازم قراءة تبارك أو حم السجدة كل ليلة والميت بالطاعون أو يوم الجمعة وكذا كل شهيد كما قاله القرطبي. ومن لايسأل في قبره لايعذب فيه. وكل مؤمن يوفق للجواب ولو عاصيا ولو بعد تلجلج

Artinya, “Pertanyaan malaikat di kubur, berlaku bagi setiap mukallaf kecuali orang yang dibebaskan.

Mereka yang dibebaskan misalnya para Nabi, syuhada, siddiq, penjaga di perbatasan daerah musuh, wafat karena sakit perut, orang yang melazimkan bacaan surat “Tabarak” Al-Mulk atau “Haa Miiim As-Sajdah” setiap malam;

mereka yang mati diserang penyakit sampar atau tha’un, atau mereka yang wafat hari Jumat. Demikian berlaku bagi orang mati syahid.

Demikian disebutkan Al-Qurthubi. Orang yang tidak diinterogasi malaikat tidak terkena siksa kubur.

Setiap orang mukmin meski pelaku maksiat akan ditunjuki untuk menjawab meski tergagap,” (Syekh Said bin Muhammad Ba‘asyin, Busyral Karim).

Baca Juga: 10 Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya, Yuk Ajarkan Si Kecil!

Cara Menjawab Pertanyaan di Alam Kubur

Berikut adalah enam pertanyaan yang akan diajukan di alam kubur dan cara menjawabnya:

  1. Siapa Tuhanmu? Jawab: Allah adalah Tuhanku.
  2. Apa agamamu? Jawab: Islam adalah agamaku.
  3. Siapa nabimu? Jawab: Muhammad adalah nabiku.
  4. Apa kitabmu? Jawab: Al-Qur'an adalah kitabku.
  5. Di mana kiblatmu? Jawab: Ka'bah adalah kiblatku.
  6. Siapa saudara-saudaramu? Jawab: Semua muslim adalah saudara-saudaraku.

Persiapan untuk menjawab pertanyaan ini melibatkan iman yang kuat, amal shaleh, dan pemahaman mendalam tentang ajaran Islam, ya Moms.

Ternyata, ada kunci agar dapat menjawab pertanyaan di alam kubur dengan baik.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.