Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Pneumonia Saat Hamil, Apa Bahayanya Bagi Janin?

Bagikan


Pneumonia merupakan jenis infeksi paru yang serius dan berpotensi kematian. Pneumonia awalnya merupakan komplikasi dari pilek atau flu biasa, kemudian menjadi infeksi menyebar ke paru-paru dan terjadilah pneumonia.

Pneumonia pada ibu hamil memiliki risiko komplikasi yang tinggi dibanding pada orang biasa. Mari simak ulasan lengkapnya termasuk gejala, penyebab, hingga bahaya pneumonia selama mengandung:

Gejala Pneumonia Pada Ibu Hamil

Karena pneumonia sering dimulai sebagai flu atau pilek, maka Moms mungkin akan mengalami gejala seperti sakit tenggorokan, nyeri tubuh, dan sakit kepala. Pneumonia juga mengandung banyak gejala yang lebih buruk, seperti:

- Kesulitan bernapas

- Panas dingin

- Nyeri dada

- Batuk yang parah

- Kelelahan yang berlebihan

- Demam

- Kehilangan selera makan

- Bernapas dengan cepat

- Muntah

Gejala pneumonia pada ibu hamil umumnya tidak berbeda pada tiap trimester. Tetapi semakin lama Moms mungkin akan lebih sadar akan gejala di penyakit ini karena akan semakin membuat tidak nyaman dan mengganggu.

Baca Juga: Pneumonia Pada Bayi, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Penyebab Pneumonia Pada Kehamilan

Kehamilan membuat Moms berisiko terkena pneumonia, hal ini disebabkan oleh turunnya kekebalan alami tubuh selama kehamilan.

Selain itu, hal ini juga terjadi karena tubuh bekerja lebih keras untuk mendukung janin yang sedang tumbuh. Ibu hamil mungkin lebih rentan terhadap flu dan mengurangi kapasitas paru-paru sehingga membuat lebih rentan terhadap komplikasi seperti pneumonia.

Tak hanya itu, rupanya infeksi bakteri adalah penyebab paling umum dari pneumonia dan bakteri ini meliputi haemophilus influenza, mycoplasma pneumonia, dan streptococcus pneumonia. Kemudian bakteri tersebut juga dapat menyebabkan flu, cacar air hingga sindrom gangguan pernapasan.

Belum lagi risiko akan meningkat jika Moms menderita asma, penyakit kronis, sering mengunjungi rumah sakit, imunitas rendah, dan merokok.

Baca Juga: Kenali dan Cegah Pneumonia Pada Anak

Bahaya Pneumonia Selama Mengandung

Bahaya pneumonia selama kehamilan tentu menjadi pertanyaan setiap ibu hamil. Pneumonia yang parah atau tidak diobati dapat menyebabkan berbagai komplikasi.

Kadar oksigen dalam tubuh mungkin menurun karena paru-paru tidak dapat memproduksi cukup untuk mengirim ke seluruh tubuh. Kondisi yang disebut empyema juga dapat berkembang, yaitu ketika cairan menumpuk di sekitar paru-paru.

Terkadang infeksi dapat menyebar dari luar paru-paru ke bagian tubuh yang lain. Pneumonia juga dapat menyebabkan komplikasi pada bayi dalam kandungan seperti lahir prematur, berat badan lahir rendah, keguguran hingga kegagalan pada pernapasan.

Cara terbaik untuk mencegah pneumonia adalah dengan menghindari flu dan infeksi lain yang dapat menyebabkannya.

Kebersihan yang baik sangat penting untuk mencegah penyakit, meski sedang hamil atau tidak. Ibu hamil harus sering mencuci tangan,cukup tidur, makan makanan sehat dan berolahraga secara teratur.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.