Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
12 April 2022

Cara Mengukur dan Mengatasi Polusi Udara di Jakarta, Moms Harus Tahu!

Mulailah dari menjaga kualitas udara di rumah
Cara Mengukur dan Mengatasi Polusi Udara di Jakarta, Moms Harus Tahu!

Polusi udara di Jakarta menjadi salah satu masalah terbesar selain kemacetan.

Seiring dengan berjalannya waktu, suhu di bumi semakin meningkat dan populasi di dunia pun semakin meningkat setiap harinya.

Mesin-mesin mobil terus bekerja dan mengeluarkan zat-zat kotor, dan sebagian besar orang tidak menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, kualitas udara yang kita hirup sehari-hari pun semakin buruk.

Menurut data dari World Health Organization (WHO), sebanyak 9 dari 10 orang menghirup udara yang sudah tercemar polusi dan memakan korban sekitar 7 juta orang setiap tahunnya.

Tentu ini masalah yang cukup serius dan tidak boleh disepelekan.

Dilansir situsAirVisual menampilkan Air Quality Index (AQI) Jakarta di angka 115. Angka tersebut menunjukkan bahwa udara di Jakarta tidak sehat.

Polusi udara di Jakarta yang kian memburuk terus menjadi pusat perbincangan akhir-akhir ini. Efek polusi udara bagi kesehatan ini sangat serius.

Satu dari tiga kasus kematiana diakibatkan oleh stroke, kanker paru-paru, dan penyakit jantung yang semuanya disebabkan oleh polusi udara.

Hal ini setara efeknya dengan merokok tembakau, dan jauh lebih berbahaya daripada konsumsi garam berlebih.

Baca Juga: Kurang Darah Bisa Bikin Lemas dan Pusing, Cari Tahu Penyebab, Gejala, serta Cara Mengatasinya!

Cara Mengukur Polusi Udara di Jakarta

polusi udara di jakarta

Foto: polusi udara di jakarta

Foto: Orami Photo Stock

Udara merupakan campuran beberapa macam gas yang perbandingannya tidak tetap, tergantung pada keadaan suhu udara atau tekanan udara dan lingkungan sekitarnya.

Udara adalah juga atmosfer yang berada di sekeliling bumi yang berfungsi sangat penting bagi kehidupan di dunia.

Dalam udara terdapat oksigen (O2) untuk bernapas, karbondioksida untuk proses fotosintesis oleh khlorofil daun dan ozon (O3) untuk menahan sinar ultra violet.

Gas-gas lain yang terdapat dalam udara antara lain gas-gas mulia, nitrogen oksida, hidrogen, methana, belerang dioksida, amonia dan lain-lain.

Apabila susunan udara mengalami perubahan dari susunan keadaan normal seperti tersebut di atas dan kemudian mengganggu kehidupan manusia, hewan dan binatang, maka udara telah tercemar.

Ada beberapa cara yang dapat mengukur polusi udara di Jakarta, yaitu menggunakan aplikasi.

Moms tentu bisa melihat seberapa parahnya polusi udara di Jakarta melalui aplikasi tersebut, yaitu:

1. IQAir AirVisual

Aplikasi ini mampu memetakan polusi udara di daerah domisili pengguna secara spesifik serta memantau peta polusi udara di Jakarta dan kota-kota besar di seluruh dunia.

Tertera angka AQI (Air Quality Index), yaitu indeks untuk melaporkan kualitas udara yang kita hirup.

Misalnya tercantum AQI di daerah Pejaten Barat, sebesar 107, dan diberi keterangan “Unhealthy for Sensitive Groups.” Artinya, angka tesebut harus diwasdapi sejumlah orang yang punya isu kesehatan tertentu.

AQI ini diukur dari angka 0-500. Agar mudah membacanya, semakin tinggi angka AQI, maka semakin besar polusi udara yang sedang terjadi. Dan sebaliknya.

Baca Juga: 11+ Kota Tertua di Dunia dan Indonesia, Menakjubkan serta Bernilai Sejarah!

2. BreezoMeter

Dengan tampilan sederhananya.

BreezoMeter memaparkan kepada penggunannya zat apa saja yang paling banyak mereka hirup, mulai dari ozon hingga partikulat.

Namun, aplikasi ini tidak memberikan informasi kualitas udara dengan keterangan angka, melainkan dengan kata: Excellent, Good, Moderate, Low, dan Poor.

3. Plume Labs: Air Quality Apps

Cara kerja Plume Air Report, milik Greenpeace Indonesia ini, hampir sama dengan AirVisual.

Hanya saja, dilengkapi dengan keterangan, rata-rata pertahun AQI di daerah tertentu. Bahkan angka yang paling buruk dan bagusnya.

Di bagian paling bawah, tertera empat simbol, yang menggambarkan aman tidaknya mommies melakukan kegiatan tersebut, d kualitas udara yang sedang berlangsung.

Misalnya simbol orang yang sedang lari, dia akan berwarna hijau, ketika AQI berada di angka untuk seseorang melakukan olahraga di luar ruangan. Hal yang sama juga berlaku untuk tiga simbol lainnya.

Baca Juga: 14 Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Kesehatan, Salah Satunya Bisa Menurunkan Berat Badan

Cara Mengatasi Polusi Udara di Jakarta

mencegah polusi udara

Foto: mencegah polusi udara

Foto: Orami Photo Stock

Jika tidak dihindari, polusi udara di Jakarta akan menyelinap melewati pertahanan tubuh kita, menembus jauh ke dalam sistem pernapasan dan peredaran darah, lalu merusak paru-paru, jantung, hingga otak.

Berikut tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah polusi udara di Jakarta dan daerah-daerah lain:

1. Gunakan Ventilasi di Dapur

Sebuah penelitian International Journal of Environmental Research and Public Health, mengatakan bahwa banyak polutan udara dalam rumah atau ruangan berasal dari dapur.

Kompor gas melepaskan kontaminan berbahaya, termasuk karbon monoksida dan nitrogen dioksida.

Bahkan pembakar listrik juga menghasilkan polutan yang sama di tingkat yang lebih rendah, serta partikel lain yang dapat dengan mudah diserap ke dalam aliran darah.

Jadi, ketika Moms memasak, pastikan untuk menyalakan ventilasi dapur ya, atau buka jendela untuk membantu mengeluarkan udara yang berbahaya.

2. Jalan Kaki dan Gunakan Kendaraan Umum

Pola mobilitas alternatif ini juga dapat membantu membendung ancaman yang ditimbulkan oleh polusi udara dan perubahan iklim.

Saat ini kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, sudah berinvestasi banyak pada transportasi umum untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

Sudah banyak di bangun transportasi umum, seperti MRT, dan penambahan jalur sepeda serta pejalan kaki.

Dengan memperbanyak jalan kaki dan menggunakan alat transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi, bisa menjadi alternatif terbaik dalam mencegah polusi udara.

"Hal terburuk dari perubahan iklim adalah paru-paru kita. Polusi udara saat ini sudah sangat tinggi, sehingga yang harus kita lakukan adalah mencari pembangkit energi alternatif, mengubah moda transportasi, dan sumber makanan," ujar Dr. Maria Neira, WHO Director of Public Health, Environmental and Social Determinants of Health.

Baca Juga: Mitos Tidak Bisa Tidur di Malam Hari dan Cara Mengatasinya Menurut Islam

3. Perbanyak Tumbuhan Hijau

mencegah polusi udara

Foto: mencegah polusi udara

Foto: Orami Photo Stock

Tanaman juga bisa mengatasi polusi udara di Jakarta dan kota lain.

Mereka menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen yang kita hirup, menyaring partikel kotor dari udara, dan membantu menyejukkan kota yang terkena efek panas.

Taman, daerah hijau, dan atap hijau sangat penting untuk iklim kota.

Bahkan di kota-kota seperti Dresden, Jerman, dibangun tembok khusus yang berfungsi sebagai tempat tidur tanaman yang ditanami lumut untuk membersihkan udara.

Satu dinding ini mampu menyaring sebanyak mungkin partikel dari udara, setara dengan kekuatan 200 pohon.

4. Ubah Filter AC

Untuk mencegah polusi udara di Jakarta, Moms juga dapat melakukannya dari hal kecil di rumah.

AC memang selalu membantu suhu rumah untuk tetap terasa sejuk.

Saat mengeluarkan udara sejuk, AC juga menyaring beberapa polutan udara umum. Setelah filter udara penuh, maka AC akan berhenti.

Tidak hanya memberikan kualitas udara yang buruk, bahkan AC juga bisa rusak.

Makanya Moms harus secara rutin mengganti filter AC. Jangan sampai bahaya kesehatan mengancam karena hal ini.

5. Beli Tanaman Indoor untuk Menjaga Kesegaran Udara

Melansir Field Actions Science Reports, tumbuhan adalah alat filter udara yang alami.

Untuk mencegah polusi udara di Jakarta , belilah beberapa tanaman indoor agar mampu meningkatkan kualitas udara di rumah, sekaligus mempercantik dekorasi rumah.

Tanaman kecil seperti pakis dan bunga lili (yang mekar di dalam ruangan) dan pohon-pohon palem yang lebih besar adalah pilihan terbaik untuk memberikan udara yang segar.

Baca Juga: 14 Manfaat Asam Jawa, Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, Hingga Membuat Wajah Glowing!

Itulah beberapa cara mengukur dan mengatasi polusi udara di Jakarta yang bisa Moms lakukan.

Udara di Jakarta makin buruk, mulailah dari hal-hal kecil karena tanpa disadari mampu memberikan dampak yang besar juga.

  • https://journals.openedition.org/factsreports/6092
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7729884/
  • https://www.who.int/news/item/02-05-2018-9-out-of-10-people-worldwide-breathe-polluted-air-but-more-countries-are-taking-action#:~:text=Air%20pollution%20levels%20remain%20dangerously,outdoor)%20and%20household%20air%20pollution.
  • https://www.iqair.com/id/indonesia/jakarta
  • https://www.lung.org/clean-air/outdoors/10-tips-to-protect-yourself
  • https://health.clevelandclinic.org/17-simple-ways-prevent-air-pollution-home/