Rupa-rupa

12 Agustus 2021

3 Cara Budidaya Rumput Azolla untuk Pertanian dan Peternakan

Rumput kaya protein untuk hewan ternak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Azolla Microphylla atau yang lebih dikenal dengan rumput azolla adalah tanaman paku air yang memiliki ragam manfaat. Sayangnya, masih banyak yang belum tahu.

Tanaman paku air ini yang berada di dalam genus Azollaceae ini memiliki beragam manfaat, manfaat tersebut ada beberapa banyak terutama di dalam sektor pertanian dan juga perternakan, yaitu untuk pakan unggas, ikan dan bahkan untuk di jadikan pupuk.

Banyak petani ikan yang menjadikan ini pakan karena kandungan dari protein yang lumayan banyak.

Maka tak heran bila sekarang banyak sekali yang mulai berbudidaya rumput azolla.

Rumput azolla tumbuh secara alami di Asia, Amerika, dan Eropa. Azolla mempunyai beberapa spesies, antara lain: Azolla caroliniana, Azolla filiculoides, Azolla mexicana, Azolla microphylla, Azolla nilotica, Azolla pinnata var. pinnata, dan masih banyak lagi

Jika Moms tertarik untuk membudidayakannya, ternyata tidaklah begitu sulit.

Baca Juga: Simak Cara Menanam Rumput Gajah, Buat Taman Tampak Indah Nan Sederhana

Cara Budidaya Rumput Azolla

azolla.jpg

Foto: pinterest.com

Rumput azolla membutuhkan sinar matahari sama halnya dengan tumbuhan hijau lainnya untuk fotosintesis dan nitrogenase. Rumput azolla yang tumbuh di daerah yang kekurangan sinar matahari akan kurang baik pertumbuhannya.

Sedangkan apabila mendapat sinar matahari yang terlalu kuat juga kurang baik, karena rumput azolla akan menjadi warna merah dan warna merah kecoklatan atau mati.

Ada hal-hal lain juga yang Moms perlu perhatikan ketika hendak membudidayakan rumput ini. Yuk simak informasi di bawah ini

1. Menyiapkan Lahan atau Kolam

Rumput azolla biasanya tumbuh di daerah berair, seperti persawahan atau kolam. Oleh karena itu, sebelum mulai menanam ada baiknya untuk menyiapkan kolam terlebih dahulu.

Tanaman ini dapat ditanam di kolam tanah, kolam terpal, ataupun kolam semen yang terkena sinar matahari secara langsung.

Isi kolam menggunakan air dengan ketinggian mencapai 5-20 cm.

Habitat asli dari rumput azolla adalah persawahan atau area rawa, sehingga rumput akan lebih berkembang dengan baik jika ketinggian air semakin mendekati dengan ketinggian tanah di sekitar kolam.

Jika Moms menanam rumput azolla di kolam lain selain kolam tanah, Moms juga bisa memasukkan tanah ke dalam kolam sebagai media pertumbuhannya. Ini karena rumput azolla menyukai media berlumpur.

Keberadaan tanah ini membuat rumput dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat.

Sebaiknya kolam tempat budidaya azolla berada dekat dengan daerah yang terkena sinar matahari langsung, ini akan mempercepat dan pengoptimalan pertumbuhannya.

2. Menumbuhkan Bibit

Ada 2 cara yang bisa dalam membudidayakan rumput azolla, yaitu menggunakan bibit maupun spora. Berikut kedua cara yang bisa Moms gunakan tersebut:

Secara Vegetatif

Jika Moms memilih mengembangkan rumput azolla dengan cara vegetatif, maka berikut tahapannya :

  • Persiapan kolam, bisa menggunakan kolam tanah, bak plastik maupun area persawahan. Kemudian isi kolam tersebut dengan tana yang mencapai ketinggian 3 hingga 5 cm, tambahkan air 5 hingga 7 cm diatas permukaan tanah tersebut.
  • Gunakan pupuk SP 36 dan campurkan ke dalam air kolam, gunakan dengan takaran sekitar 6,5gr per m2. Moms juga bisa menggunakan pupuk lain seperti pupuk kandang.
  • Tebarkan bibit rumput azolla dengan persentase jumlah penyebaran dari 50 hingga 70 gr per m2. Moms hanya memerlukan bibit azolla sebanyak 1 kg jika luas kolam yang Moms miliki hanya 20 m2.
  • Jaga ketinggian air agar tidak kering maupun berlebihan. Moms bisa menunggu hingga 15 hari atau lebih maka Moms bisa langung memanen 1/4 maupun 1/3 azolla yang telah tumbuh menutupi permukaan kolam setiap harinya, jika pertumbuhannya tergolong maksimal dan optimal seperti halnya budidaya kutu air. 

Baca Juga: Patut Dicoba! Ini Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah

Secara Generatif

Bila Moms memilih budidaya menggunakan spora atau secara generatif, maka berikut langkah-langkah yang bisa Moms lakukan :

  • Siapkan indukan yang telah mengandung spora dari rumput azolla, biasanya rumput azolla yang sudah kering dan tua akan mengandung butiran spora ini.
  • Siapkan kolam yang akan Moms gunakan sebagai wadah budidaya rumput azolla ini. Seperti biasa isi terlebih dahulu dengan tanah dengan ketinggian 2 cm kemudian isi ai diatasnya dengan ketinggian hingga 5 cm.
  • Tambahkan pupuk, Moms bisa menggunakan jenis pupuk kandang maupun pupuk SP 36.
  • Kemudian Moms harus menaburkan bagian spora dari rumput azolla di atas permukaan air kolam. Caranya cukup mudah hanya dengan meremas daun azolla yang telah tua dan berisi spora tersebut agar spora menyebar dan kapsul sporanya pecah hingga bisa tumbuh dengan cepat dan maksimal.
  • Buatlah wadah atau kolam agar selalu terkena cahaya matahari.
  • Spora ini akan mulai berkecambah pada minggu pertama dan kemudian akan tumbuh hingga menutupi permukaan kolam pada sebulan berikutnya.
  • Moms akan mendapatkan bibit rumput azolla muda jika memisahkan rumput azolla yang sedang berkecambah ke wadah atau kolam lain yang agak lebih luas. Biatrkan berkembang selama 14 hari kemudian.
  • Selanjutnya Moms bisa melakukan teknik budidaya secara vegetatif untuk melakukan perbanyakan kembali.

Perlu diingat, jangan langsung meletakkan bibit azolla yang akan di tanam di daerah yang terkena sinar matahari langsung.

Namun letakkan terlebih dahulu di dalam wadah terpisah selama 2-3 hari. Setelah bibit terlihat sehat, maka baru masukan ke dalam media kolam budidaya tersebut.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Mawar di Rumah Supaya Kebun Tampak Cantik

3. Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Berikut beberapa hal penting dan perlakuan khusus dalam budidaya rumput azolla:

  • Usahakan campuran tanah dan pupuk baik itu pupuk apapun mencapai tinggi hingga 5 cm.
  • Usahakan ketinggian airnya tidak melebihi 30 cm dari atas permukaan tanah.
  • Jika Moms menggunakan air dari aliran air kolam ikan maka hasilnya akan lebih maksimal dikarenakan nutrisi yang terkandung dalam kolam ikan.
  • Letakkan di daerah yang nantinya akan terkena sinar matahari secara langsung, hanya saja jangan terlalu panas.
  • Jika menginginkan pertumbuhan yang banyak dan menumpuk, maka disarankan untuk menambahkan kadar nutrisi dari air kolam.
  • Moms bisa menambahkan pupuk secara berkala.  
  • Gunakanlah pupuk urea pada saaat awal persiapan kolam. Namun jika kolam telah dipenuhi dan ditanami rumput azolla maka tidak disarankan untuk menggunakan pupuk urea lagi. Ini akan menyebabkan rumput tersebut menjadi mati.
  • Begitu juga ketika menggunakan pupuk kandang untuk campuran media tanam rumput azolla. Jika terlalu bau, maka pupuk ini belum terfermentasi degan baik dan ini akan membunuh rumput azolla.

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Rawit di Pot dan Polybag untuk Pemula, Yuk Coba!

Itu dia Moms cara membudidayakan rumput azolla yang kaya manfaat. Yuk dicoba!

  • https://gdm.id/cara-budidaya-azolla/#:~:text=Sediakan%20bibit%20Azolla%20microphylla%20yang,tidak%20menyusut%20atau%20sampai%20kering.
  • https://ulyadays.com/cara-menanam-azolla-dengan-teknik-sederhana/
  • https://www.agrifarming.in/azolla-cultivation-information
  • http://theazollafoundation.org/growing-azolla/cultivation-of-azolla-as-a-livestock-feed/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait