14 April 2022

Bukan Sekadar Pendidikan Formal, Intip Daftar Sekolah Montessori Bogor

Dua sekolah montessori Bogor ini memberikan program pendidikan yang berbeda dari sekolah konvensional

Bukan perkara mudah memilih pendidikan anak. Karena itu, Moms dan Dads mungkin ingin mengenal metode pendidikan Montessori, misalnya sekolah Montessori Bogor.

Ya, sekolah yang menerapkan metode ini salah satunya bisa ditemukan di Kota Bogor, Jawa Barat.

Setidaknya ada 2 sekolah Montessori Bogor yang bisa Moms dan Dads jadikan kandidat sekolah untuk, yaitu:

  • Si Kecil Little Jamboree
  • Bogor Montessori School

Apa saja program yang ditawarkan kedua sekolah Montessori Bogor itu dan anak umur berapa saja yang mungkin mendapat pendidikan itu? Mari simak ulasan berikut!

Baca Juga: Moms, Ini Referensi 4 Sekolah Montessori Bekasi untuk Si Kecil

Daftar Sekolah Montessori Bogor

Pemilihan sekolah Montessori Bogor bisa didasarkan pada kategori usia anak. Selain, Moms dan Dads juga bisa mempertimbangkan aktivitas apa saja yang ditawarkan sekolah.

1. Little Jamboree

anak-bermain-kotor
Foto: anak-bermain-kotor (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Little Jamboree sebagai salah satu sekolah Montessori Bogor menekankan pada prinsip kelas universal.

Metode ini memungkinkan anak memperlajari keberagaman agama dan tolerani sejak dini.

Kemudian, menggarisbawahi bahwa "semua anak unik dan spesial," dengan menyediakan lingkungan yang memungkinkan anak menyadari prinsip tersebut.

Mereka juga mengklaim akan membangun komunikasi 2 arah dengan orang tua dan menyediakan kelas berbahasa Inggris sepenuhnya.

Selain itu, para guru juga mengajar dengan hati, dan proses belajar berlangsung dalam kelas-kelas kecil.

Montessori percaya bahwa 6 tahun pertama kehidupan menandai masa pertumbuhan, eksplorasi, serta perkembangan fisik dan psikologis yang luar biasa.

Juga, manusia mampu belajar lebih banyak pada tahap ini daripada tahap lainnya.

Ini adalah periode yang digambarkan Montessori sebagai masa penyerap pikiran, ketika anak-anak mampu menyerap sejumlah besar informasi tentang lingkungan melalui indera mereka.

Playgroup dan TK Little Jamboree bertujuan menyediakan lingkungan terstimulasi yang memungkinkan anak untuk mengeksplorasi lebih banyak selama masa sensitif mereka.

Lingkungan yang disiapkan Montessori dirancang untuk memberi anak ruang dan waktu.

Ini bermaksud membuat mereka dapat berkonsentrasi, menemukan dan mengganti barang dengan mudah, serta membuat pilihan aktivitas positif.

Kelompok kelas:

  1. Nursery ( 1,5–2 tahun): Selasa-Kamis pukul 08.30-10.30 WIB
  2. Kelompok Bermain 1 (2–3 tahun): Senin, Rabu, dan Jumat pukul 08.30-11.00 WIB dan Senin, Selasa, dan Kamis 08.30-11.00 WIB
  3. Kelompok Bermain 2 (3–4 tahun): Senin, Rabu, dan Jumat pukul 08.30-11.30 WIB dan Senin, Selasa, dan Kamis pukul 08.30-11.30 WIB
  4. TK A (4–5 tahun): Senin sampai Jumat pukul 08.30-13.00 WIB
  5. TK B (5–6 tahun): Senin sampai Jumat pukul 08.30-13.00 WIB

Selain terbagi menjadi kelompok kelas yang tepat, sekolah Montessori Bogor satu ini juga mengajak anak-anak untuk menjalani kegiatan menyenangkan sekaligus edukatif.

Sehari-harinya, anak-anak berkumpul di kelas, bersosialisasi dengan teman-temannya, bernyanyi, menari, dan belajar tentang tanggal, cuaca, dan topik pelajaran.

Kemudian, anak akan diberi waktu eksplorasi yang memungkinkan mereka berkegiatan di lingkungan yang disiapkan salah satu sekolah Montessori Bogor ini, antara lain:

  • Practical Life

Ini berguna untuk meningkatkan pengembangan organisasi tugas dan tatanan kognitif anak melalui perawatan diri dan lingkungan, latihan sopan santun, dan koordinasi gerakan fisik.

  • Area Sensorik

memungkinkan anak untuk memesan, mengklasifikasikan, dan menggambarkan kesan sensorik dalam kaitannya dengan panjang, lebar, suhu, massa, warna, nada, dan poin-poin terkait.

  • Matematika

Matematika memungkinkan anak menginternalisasi konsep bilangan, simbol, barisan, operasi, dan menghafal fakta-fakta dasar.

  • Seni Bahasa

Seni bahasa meliputi pengembangan bahasa lisan, ekspresi tertulis, membaca, studi tata bahasa, drama kreatif, dan sastra anak.

Keterampilan dasar dalam menulis dan membaca dikembangkan melalui penggunaan huruf amplas, guntingan alfabet, dan berbagai presentasi.

Kesemuanya memungkinkan anak menghubungkan suara dan simbol huruf dengan mudah dan mengekspresikan pikiran mereka melalui tulisan.

  • Kegiatan Budaya

Kegiatan ini memaparkan anak pada dasar-dasar geografi, sejarah, dan ilmu kehidupan. Pendidikan musik, seni, dan gerak merupakan bagian dari kurikulum budaya terpadu.

  • Kegiatan Lembar Kerja

Pembelajaran diberikan melalui presentasi kelompok menggunakan alat Montessori dan kegiatan lembar kerja diberikan setelah presentasi.

Ini bertujuan membangun tanggung jawab dan kemampuan anak untuk meningkatkan siklus kerja mereka.

  • Bahasa Indonesia

"Kami memperkenalkan Bahasa Indonesia mulai tingkat Taman Kanak-Kanak," tulis mereka.

  • Kelas Mandarin

Kelas Bahasa Mandarin diberikan pada untuk Playgroup 2 dan TK.

  • Kelas Agama

Kelas agama untuk tingkat TK. Sampai saat ini, pihaknya menyediakan kelas Muslim dan Kristen.

Adapun rutinitas lainnya, antara lain:

  • Pendidikan jasmani 1 kali setiap minggu
  • Kunjungan dokter gigi 1 kali setiap semester
  • Tamasya 1 kali setiap semester
  • Memasak 2 kali setiap semester
  • Renang 1 kali setiap semester
  • Berkebun 1 kali setiap semester
  • Day out 1 kali setiap semester
  • Memperkenalkan perayaan di Indonesia dan di seluruh dunia, seperti Hari Kemerdekaan, Idulfitri, dan Natal

Baca Juga: 7 Jenis Sekolah di Indonesia untuk Si Kecil, Mana yang Jadi Pilihan Moms?

2. Bogor Montessori School

4 Cara Ampuh Meningkatkan Motivasi Belajar Anak 1.jpg
Foto: 4 Cara Ampuh Meningkatkan Motivasi Belajar Anak 1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bogor Montessori School (BMS) menekankan peran aktivitas fisik untuk konsep akademis dan keterampilan.

Mereka menulis, salah satu sekolah Montessori Bogor ini dirancang sebagai rumah belajar.

Artinya, anak merasa bebas membangun karakter, kapabilitas, dan kecerdasan melalui kerja individu maupun kelompok.

Mereka pun belajar menghargai sesama dan menerima perbedaan di dalam komunitas.

Ada 3 kelompok umur yang difasilitasi pendidikannya di BMS:

  • 3-6 tahun
  • 6-12 tahun
  • 12-18 tahun

Dalam laporkannya, anak-anak tidak hanya diberikan pendidikan formal sesuai jenjang, tapi juga berbagai aktivitas lain.

Salah satunya adalah menanam, yang mana anak-anak tampak langsung turun ke ladang maupun sawah untuk melakukan ini.

Di samping, salah satu sekolah Montessori Bogor ini juga menawarkan kelas belajar dari rumah yang merupakan adaptasi kondisi pandemi COVID-19.

Sekolah yang sudah eksis sejak 2000 ini beralamat di Jl. Sawojajar No.12, RT.01/RW.02, Kp. Parung Jambu, Pabaton, Kota Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Moms, Kenali Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Manfaat Pendidikan Montessori dalam Jangka Panjang

Anak Kelas 2 SD Masih Belum Bisa Membaca Lakukan 3 Hal Ini Untuk Mengatasinya 3.jpg
Foto: Anak Kelas 2 SD Masih Belum Bisa Membaca Lakukan 3 Hal Ini Untuk Mengatasinya 3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah Pubmed Central yang diterbitkan di Frontiers in Psychology memberikan lebih banyak bukti bahwa pendidikan Montessori mungkin lebih unggul daripada metode pendidikan tradisional.

Ini terutama pada langkah-langkah yang berkaitan dengan kesehatan mental anak dalam jangka panjang.

"Di hampir setiap survei, orang yang menghabiskan setidaknya dua tahun di (sekolah) Montessori memiliki kesejahteraan yang lebih tinggi daripada orang yang tidak pernah pergi ke (sekolah) Montessori,” kata penulis penelitian, yang dipimpin Angeline Lillard dari Universitas Virginia..

"Ini benar bahkan di antara sub-sampel yang bersekolah di sekolah swasta selama masa pra-perguruan tinggi mereka."

"Kami juga menemukan bahwa semakin lama seseorang menghadiri sekolah Montessori, semakin tinggi tingkat kesejahteraannya," ia menambahkan.

Hasilnya dinyatakan benar bahkan ketika para ilmuwan memperhitungkan faktor-faktor lain yang diketahui memengaruhi kesejahteraan masa kanak-kanak dan orang dewasa.

“Analisa kami mengontrol usia, ras dan etnis, jenis kelamin, status sosial ekonomi masa kanak-kanak (SES), dan sekolah swasta, jadi kami dapat dengan yakin mengatakan bahwa tidak satu pun dari faktor tersebut yang menyebabkan hasil tersebut,” Lillard menyebutkan.

Merujuk pada temuan-temuan itu, semoga Moms dan Dads salah satunya bisa mempertimbangkan sekolah Montessori sebagai bagian dari pendidikan Si Kecil, ya!

  • http://www.littlejamboree.sch.id/p/our.html
  • https://www.bogormontessorischool.com/index_idn.html
  • https://www.instagram.com/bogormontessori/
  • https://www.forbes.com/sites/traversmark/2021/12/28/new-research-highlights-the-long-term-benefits-of-a-montessori-education/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb