12 Desember 2023

7 Website Homeschooling untuk Anak, Recommended!

Bisa menjadi inspirasi website untuk menambah wawasa Si Kecil

Meskipun mayoritas anak-anak mengampu pendidikan dengan pergi ke institusi sekolah, beberapa orang tua ada yang menerapkan sistem pendidikan homeschooling.

Homeschooling tidak hanya dilakukan di negara maju seperti Amerika Serikat, tetapi juga Indonesia. Homeschooling di Indonesia mulai marak di tahun 2005 dan dipelopori oleh Kak Seto, tokoh pendidikan anak Indonesia.

Baca Juga: Sulit Bagi Waktu Pekerjaan dan Pendidikan, 9 Artis Ini Pilih Homeschooling

Alasan Orang Tua Memilih Homeschooling

referensi situs untuk homeschooling-1.jpg
Foto: referensi situs untuk homeschooling-1.jpg (momtastic.com)

Foto: momtastic.com

Brian D. Ray, Ph.D., dalam National Home Education Research Institute, menyebutkan beberapa alasan orang tua menggunakan sistem homeschooling kepada anak mereka.

Sebagian besar orang tua dan remaja memutuskan untuk homeschooling karena lebih dari satu alasan. Alasan paling umum untuk homeschooling adalah sebagai berikut:

  • Menyesuaikan kurikulum dan lingkungan belajar untuk setiap anak.
  • Secara akademis mencapai lebih banyak prestasi.
  • Menggunakan pendekatan lain yang umumnya dilakukan di institusi sekolah.
  • Meningkatkan hubungan keluarga antara anak dan orang tua, dan di antara saudara kandung.
  • Memberikan interaksi sosial yang dipandu dengan teman sebaya dan orang dewasa muda.
  • Menyediakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja dari kekerasan fisik, narkoba, alkohol, pelecehan psikologis, rasisme, dan seksualitas yang tidak pantas dan tidak sehat yang bisa terjadi di institusi sekolah.
  • Mengajar dan memberikan serangkaian nilai, keyakinan, dan pandangan dunia, khusus kepada anak-anak dan remaja.

Baca Juga: Pentingnya Menjadi Partner Guru di Sekolah dalam Mendidik Anak

Referensi Website untuk Homeschooling Anak

referensi situs untuk homeschooling-2.jpg
Foto: referensi situs untuk homeschooling-2.jpg (thoughtco.com)

Foto: thoughtco.com

Jika Moms berencana memilih homeschooling sebagai sistem pendidikan anak, berikut ini referensi situs untuk homeschooling yang bisa dicoba untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi Si Kecil.

Namun, website yang diberikan mayoritas menggunakan Bahasa Inggris, karena di Indonesia masih sangat sedikit dalam menyediakan fasilitas yang mendukung sistem pendidikan homeschooling.

1. National Geographic Kids

Situs National Geographic Kids juga memiliki jenis konten versi majalah dan televisinya.

Referensi situs untuk homeschooling ini sangat sesuai untuk Si Kecil yang menyukai kehidupan binatang dan alam bebas serta berbagai eksperimen sains. Langsung kunjungi situs National Geographic Kids ini.

2. PBS Kids

Di situs ini, Si Kecil bisa belajar bernyanyi, bermain game, belajar berhitung dan juga bisa nonton video yang menarik sekaligus mendidik. Moms bisa mengunjungi PBS Kids.

3. Starfall

Starfall adalah referensi situs untuk homeschooling yang sangat bagus untuk pendidikan anak.

Situs yang sudah ada sejak 2002 ini menyajikan konten untuk Si Kecil belajar membaca, menyusun huruf, cerita komik, dan non-fiksi.

Moms bisa mengunjungi ke situs Starfall.

Baca Juga: Ini Website yang Menyediakan Tes Buta Warna Online

4. Sesame Street

Sesame Street merupakan karakter edukasi yang acaranya juga diputar di stasiun televisi Indonesia, dengan nama "Jalan Sesama". Moms bisa langsung mengunjungi situs Sesame Street.

Di situs ini, Si Kecil bisa memilih ratusan tayangan video klip dan aneka mainan sambil belajar huruf alphabet, musik, warna, dan pemberian edukasi lainnya.

5. TIME for Kids

Ini merupakan situs yang diterbitkan oleh majalah TIME, berisi artikel-artikel menarik, berbagai video, dan juga aneka foto sesuai dunia anak-anak.

Ada ragam topik seperti politik, lingkungan, olahraga, dan kesehatan ditampilkan disini dengan sangat bagus dan mudah dipahami, sehingga pas dalam menambah wawasan Si Kecil.

Moms bisa langsung mengunjungi situs TIME for Kids ini.

Baca Juga: Perbandingan Buang Air Besar: Bayi Minum ASI Eksklusif VS Susu Formula

6. CoolMath

Situs CoolMath menjadi referensi situs homeschooling yang tepat untuk Si Kecil dalam belajar pelajaran matematika.

Dengan tampilan situs yang sangat menarik, belajar matematika menjadi lebih menyenangkan dengan games interaktif, sesuai untuk anak usia 3-12 tahun. Langsung kunjungi ke situs CoolMath ya, Moms.

7. BBC History for Kids

Referensi situs untuk homeschooling anak yang terakhir adalah BBC History for Kids, yang dapat menambah pengetahuan tentang sejarah bagi anak.

Situs ini memiliki konsep petualangan melalui game hingga kuis dengan panduan beberapa fakta sejarah berdasarkan urutan waktu.

Si Kecil akan belajar sejarah seolah ikut berpetualang secara langsung pada zamannya kala itu. Moms bisa langsung mengunjungi situs BBC History for Kids ini.

Nah, itu dia Moms, beberapa referensi situs untuk homeschooling yang bisa menambah wawasan dan membantu Si Kecil dalam belajar ragam mata pelajaran.

Baca Juga: Ini Dia 3 Resep Bekal Sekolah yang Mudah Dibuat, Cuma 3 Menit Lho!

Pertimbangan Homeschooling Si Kecil

Homeschooling
Foto: Homeschooling

Foto: Orami Photo Stock

Homeschooling memang bisa menjadi pilihan agar Si Kecil bisa belajar dengan maksimal. Terlebih dengan sekolah di rumah, ia bisa fokus dalam menimba ilmu tanpa harus terdistraksi dengan hal lainnya.

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan sebelum memutuskan Si Kecil untuk sekolah di rumah.

Baca Juga: 15 Makanan Pelancar Pencernaan Anak, Harus Si Kecil Coba!

1. Kelebihan Homeschooling

Homeschooling
Foto: Homeschooling

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa kelebihan dari program belajar anak yang satu ini. Yuk ketahui lebih dalam!

  • Perhatian Sepenuhnya pada Anak

Kelebihan dari homeschooling untuk anak yang paling utama adalah perhatian dari guru yang sepenuhnya tertuju pada anak, karena anaknya hanya sedikit.

Oleh karena itu, sang guru berkesempatan untuk mengajari Si Kecil dengan penuh kesabaran.

Selain itu, ia juga bisa menggunakan pendekatan khusus untuk mengajari anak secara spesial, sesuai dengan kebutuhan buah hati kita.

Moms juga bisa mengetahui bagaimana kemajuan belajar yang ditunjukkan oleh anak.

  • Meningkatkan Quality Time

Seorang anak homeschooling memiliki waktu lebih banyak untuk dihabiskan bersama orang tuanya.

Anak tidak lagi harus mengikuti jadwal-jadwal sekolah biasanya, sehingga kita bisa dengan leluasa menghabiskan waktu dengan Si Kecil.

Kelebihan waktu ini secara tidak langsung membantu anak dan orang tua membangun sebuah hubungan yang kuat antara satu sama lain.

  • Waktu yang Fleksibel

Dilansir dari The Edvocate, memiliki waktu yang fleksibel bisa menjadi salah satu keuntungannya.

Dengan begini, Moms dan keluarga bisa merencanakan waktu liburan kapan pun itu.

Ditambah Si Kecil tidak perlu lagi bangun pagi dan pergi ke sekolah seperti anak pada umumnya.

Kelas dimulai lebih siang sehingga anak bisa lebih siap untuk belajar dan waktu belajar tentu lebih singkat tapi tetap berkualitas.

  • Mengurangi stres

Si Kecil yang homeschooling tidak lagi harus berhadapan dengan tekanan teman sebaya atau mengalami bullying.

Dia tidak akan mengalami stres, dengan begitu anak akan tumbuh lebih bahagia dan percaya diri secara pribadi.

Pada bukunya yang berjudul Sense of Self: Listening to Homeschooled Adolescent Girls, Susannah Sheffer menemukan bahwa remaja yang homeschooling punya kepercayaan diri yang tinggi, lebih bahagia, dan lebih dewasa.

Baca Juga: Mengenal 13 Jenis Kacang-Kacangan, Makanan Sehat untuk Kehamilan

2. Kekurangan Homeschooling

Homeschooling
Foto: Homeschooling

Foto: Orami Photo Stock

Selain kelebihan, sekolah di rumah pun memiliki kekurangan, Moms! Ini dia kekurangan yang juga patut dipertimbangkan.

  • Mengurangi Interaksi Sosial

Interaksi adalah hal yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Seorang balita yang ikut homeschooling, akan memiliki kesempatan yang terbatas untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya,.

“Agar anak tidak menjadi antisosial, kita harus mengajaknya untuk bergabung dengan anak homeschooling lainnya,"kata Laura Brodie, profesor di Washington dan Lee University, serta penulis buku.

Misalnya melakukan kunjungan ke keluarga lain, mengikuti kelas seni, atau kegiatan kelompok dengan anak lainnya,”

Baca Juga: Menu Makanan Sehat untuk Anak yang Dukung Pencernaan, Otak, dan Keseimbangan Emosional

  • Memakan Waktu

Selanjutnya yang menjadi kekurangan homeschooling untuk anak adalah memakan banyak waktu, terutama bagi orang tua yang harus bekerja.

Moms harus merencanakan pelajaran anak, perjalanan pendidikan anak, kegiatan harian Si Kecil, dan lainnya. Orang tua harus membagi waktu antara memperhatikan anak dan pekerjaan lainnya.

Baca Juga: 7 Makanan Sehat untuk Anak yang Harus Dibatasi Konsumsinya

  • Biaya yang Mahal

Mengambil pendidikan homeschooling untuk anak memakan biaya yang lebih mahal. Ini karena guru fokus pada anak dan memantau perkembangan tiap anak.

  • Menjadi Tergantung pada Orang Lain

Kekurangan homeschooling untuk anak lainnya adalah membuatnya jadi tergantung pada orang lain. Mereka tidak akan bisa menghadapi tantangan dan bergantung pada orang tua untuk mengambil keputusan.

Nah itu dia, Moms! Homeschooling memiliki kekurangan dan kelebihan yang patut untuk dipertimbangkan. Jika sudah diputuskan, jangan lupa perhatikan 7 rekomendasi website untuk sekolah di rumah, ya!

  • https://www.nheri.org/research-facts-on-homeschooling/
  • https://www.theedadvocate.org/the-advantages-and-limitations-of-homeschooling/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.