Di atas 5 tahun

9 April 2020

7 Makanan Sehat untuk Anak yang Harus Dibatasi Konsumsinya

Sehat sih, tapi terlalu banyak ternyata bisa berbahaya untuk tubuh anak!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Intan Aprilia

Makanan sehat untuk anak sudah pasti kaya akan gizi dan nutrisi yang penting untuk kesehatan serta tumbuh kembangnya, tapi bukan berarti boleh dikonsumsi sebanyaknya tanpa batasan lho, Moms.

Asupan vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang melebihi rekomendasi kebutuhan harian justru bisa berdampak negatif pada kesehatan anak dan kelancaran fungsi tubuhnya secara umum.

Makanan Sehat untuk Anak yang Harus Dibatasi

Yuk Moms, baca sampai selesai untuk tahu lebih banyak tentang berbagai makanan sehat yang tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak.

1. Minyak Ikan dan Omega-3

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 1.jpg

Foto: freepik.com

Memberikan minyak ikan yang kaya akan omega-3 memang bisa mendukung perkembangan dan kesehatan otak, fungsi sistem saraf, penyerapan nutrisi, juga fungsi mata anak.

Minyak ikan dengan omega-3 sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari rekomendasi harian sebanyak 0.9 gram untuk anak usia 4-8 tahun dan 1-1.2 gram untuk anak usia 9-13 tahun.

Seperti dikutip dari Healthline, terlalu banyak asupan omega-3 bisa menstimulasi produksi gula darah sehingga meningkatkan risiko diabetes, mimisan dan gusi berdarah, tekanan darah rendah, asam lambung naik, diare, insomnia, atau gagal ginjal.

Baca Juga: 7 Kombinasi Makanan Sehat yang Bermanfaat Bagi Anak

2. Makanan Tinggi Serat

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 2.jpg

Foto: juicingcity.com

Menurut sebuah studi yang dilansir National Institutes of Health, serat adalah bagian penting dari pola makan sehat yang membantu tubuh mengikat nutrisi, melancarkan pencernaan, dan bahkan mencegah berbagai masalah kesehatan.

Namun, mengonsumsi makanan berkandungan serat tinggi secara berlebihan malah akan memicu perut kembung dan begah, perut berisi gas, juga konstipasi.

3. Brokoli

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 3.jpg

Foto: freepik.com

Sebagai salah satu sayuran dengan kandungan gizi dan nutrisi tinggi, wajar kalau brokoli sering direkomendasikan sebagai makanan sehat bagi anak.

Namun, brokoli dan sayuran golongan cruciferous lain seperti kale, kembang kol, dan kol tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak karena bisa mengganggu penyerapan iodin oleh tubuh dan memicu terjadinya hipotiroidisme.

4. Ikan Tuna

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 4.jpg

Foto: freepik.com

Menambahkan tuna ke dalam pola makan harian anak bisa membantu memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 dan protein yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, tuna telah lama diketahui sebagai salah satu jenis ikan yang kemungkinan mengandung polutan lingkungan bernama metil merkuri.

Mengonsumsi terlalu banyak ikan tuna bisa meningkatkan kadar metil merkuri dalam tubuh, sehingga menjadi racun neurologis yang menyebabkan terhambatnya perkembangan, gangguan penglihatan, koordinasi tubuh kurang baik, serta masalah pendengaran dan wicara.

Baca Juga: 6 Manfaat Saffron untuk Anak, Redakan Berbagai Penyakit!

5. Aneka Rempah

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 5.jpg

Foto: freepik.com

Dalam jumlah sedikit, penggunaan aneka rempah dalam makanan bisa memberikan khasiat anti-inflamasi, antibakteri, antioksidan, dan antijamur alami yang penting untuk kesehatan anak.

Namun, penggunaan rempah dalam dosis tinggi bisa memicu berbagai masalah kesehatan yang berbahaya untuk kesehatan anak, seperti:

  • Asupan senyawa coumarin dari kayu manis lebih dari 0.1 miligram per kilogram berat badan bisa memicu keracunan ginjal dan kanker.
  • Asupan zat psikoaktif bernama myristicin dari pala lebih dari 10 miligram dalam satu porsi dapat menyebabkan keracunan, kejang, aritmia, mual, pusing, dan halusinasi.

6. Hati

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 7.jpg

Foto: milled.com

Kebanyakan orang tua biasanya mulai memberikan hati sapi dan ayam sejak Si Kecil baru mulai makan MPASI.

Hati memang dikenal kaya akan berbagai nutrisi esensial seperti zat besi, tembaga, zinc, serta vitamin A, C, dan B12 yang cukup tinggi.

Walau begitu, hati tetap perlu dibatasi konsumsinya hanya satu kali dalam seminggu karena bisa menyebabkan kelebihan vitamin maupun mineral sehingga menjadi berbahaya untuk tubuh anak.

Contohnya: keracunan vitamin A yang memicu retak tulang serta mual dan muntah, ataupun keracunan tembaga yang memicu stres oksidatif dan perubahan neurodegeneratif.

7. Susu Nabati

7 Makanan Sehat Untuk Anak Yang Harus Dibatasi Konsumsinya 6.jpg

Foto: freepik.com

Kebaikan susu nabati mungkin sudah banyak dirasakan oleh anak dengan intoleransi laktosa ataupun anak yang menjalankan pola makan vegan atau vegetarian.

Namun, menurut profesor nutrisi Keith-Thomas Ayoob, EdD, RD, FAND, produk susu nabati di pasaran seringkali sudah melalui banyak proses dan diberikan banyak bahan tambahan seperti gula, pengatur keasaman, penguat rasa, dan semacamnya.

Untuk menghindari timbulnya berbagai masalah kesehatan, susu nabati perlu dibatasi konsumsinya atau dibuat sendiri di rumah dengan proses dan bahan yang sehat.

Baca Juga: Alternatif Pengganti Susu Sapi untuk Anak yang Alergi Susu

Segala yang berlebihan memang tidak baik, begitu pula makanan sehat untuk anak. Jadi sebaiknya selalu ikuti rekomendasi kebutuhan gizi harian supaya tubuh Si Kecil bisa mendapatkan manfaat yang optimal.

Apa Moms tahu jenis makanan lain yang bisa berdampak negatif pada tubuh anak jika dikonsumsi terlalu banyak?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait