2-3 tahun

2-3 TAHUN
19 Oktober 2020

11 Manfaat Saffron untuk Anak, Redakan Berbagai Penyakit!

Bumbu termahal di dunia.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Konon, manfaat saffron untuk anak begitu tinggi sehingga bisa meredakan berbagai penyakit.

Apakah Moms familiar dengan saffron? Saffron merupakan salah satu bumbu dapur yang dijual dengan harga yang sangat mahal, dan lebih dikenal sebagai makanan para bangsawan.

Saffron ini banyak ditemukan dan digunakan dalam masakan India dan Timur Tengah, baik untuk hidangan yang manis ataupun gurih. Meski begitu, saffron juga memiliki banyak khasiat khasiat kesehatan, diantaranya dapat digunakan untuk mengobati depresi, asma, dan periode menstruasi yang tidak normal atau menyakitkan.

Bahkan berdasarkan jurnal dalam U.S. National Library of Medicine, saffron telah digunakan dalam pengobatan tradisional dan sistem kesehatan Ayurvedic sebagai obat penenang, ekspektoran, anti asma, dan agen adaptogenik.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Manfaat Rempah-rempah untuk Tubuh

Manfaat Saffron untuk Anak

Ada beberapa manfaat saffron untuk anak. Bahkan bayi yang berusia 6 bulan dapat diberikan seuntai saffron yang dicampur dengan ASI.

Selain itu, saffron juga dikenal sebagai salah satu rempah termahal di dunia. Mengutip Saffronir, 1 kilogram bunga saffron asli bisa memiliki kisaran harga Rp52,1 juta sampai Rp238,2 juta, lho!

Selain menjadi obat, bunga saffron juga dapat dijadikan sebagai bumbu pelengkap untuk dunia kuliner, menjadi sumber pewarna alami, dan bahan pembuat parfum.

Lalu, apa sebenarnya manfaat saffron untuk anak? Kita simak yuk, Moms.

1. Membantu Menjaga Kesehatan Hati

Manfaat saffron untuk anak dapat berguna bagi pasien yang mengalami metastasis hati.

Karotenoid dalam saffron dapat membantu menghambat produksi spesies oksigen reaktif. Tetapi penyelidikan lebih lanjut dengan ukuran sampel yang jauh lebih besar diperlukan.

Kandungan safranal dalam saffron juga dapat melindungi hati dari racun lingkungan. Namun temuan ini belum diverifikasi oleh uji klinis pada manusia.

2. Meredakan Sakit Perut

manfaat saffron

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat saffron untuk anak yang selanjutnya adalah meredakan sakit perut.

Sakit perut dan masalah lambung sering terjadi pada anak-anak, baik karena makan di luar, makan berlebihan, atau waktu makan yang tidak teratur.

Saffron memiliki sifat astringen yang membantu detoksifikasi dan membantu meredakan sakit perut. Coba campur saffron dengan susu hangat, minuman ini akan menenangkan otot-otot dan menaikkan mood Si Kecil.

3. Membantu dengan Masalah Insomnia

Manfaat saffron untuk anak juga dapat membantu dengan masalah insomnia.

Dalam penelitian pada tikus, kandungan crocin dalam saffron dapat meningkatkan gerakan mata yang tidak cepat saat tidur.

Sementara, crocetin, karotenoid lain dalam saffron, juga dapat meningkatkan total waktu tidur non-REM sebanyak 50% menurut jurnal Molecular Nutrition & Food Journal.

Uji klinis dalam Journal of Integrative Medicine juga menunjukkan manfaat saffron dapat membantu memperbaiki gejala depresi pada yang mengalami gangguan depresi mayor. Salah satu gejala depresinya, sesuai penelitian, adalah insomnia.

Baca Juga: 5 Obat Sakit Perut Alami untuk Anak

4. Penglihatan yang Lebih Baik

manfaat saffron untuk anak-1

Foto: Orami Photo Stock

Dalam jurnal Molecules yang melakukan penelitian pada tikus, safranal, salah satu unsur saffron, ditemukan dapat memperlambat degenerasi retina. Ini menjadi manfaat saffron untuk kesehatan selanjutnya.

Saffron penuh dengan senyawa yang penting untuk penglihatan yang baik pada anak-anak. Maka manfaat saffron untuk anak, akan membantu menjaga penglihatan anak tetap baik.

Saffron juga memiliki dosis tinggi crocetin dan crocin yang membantu menyembuhkan konjungtivitis dan meningkatkan aliran darah retina.

5. Meningkatkan Kesehatan Otak

Sifat antioksidan dan anti-inflamasi ekstrak saffron dapat menunjukkan potensi terapeutiknya untuk berbagai masalah sistem saraf. Ini menjadi manfaat saffron untuk anak yang lain.

Manfaat saffron mungkin memiliki efek menguntungkan dalam kasus Alzheimer atau Parkinson. Namun, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan perspektif rinci tentang efek saffron pada sistem saraf manusia.

Namun, potensi manfaat saffron dalam gangguan memori yang terkait dengan cedera otak traumatis dan iskemia otak masih harus diselidiki lebih lanjut.

6. Tulang yang Kuat

manfaat saffron

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat saffron untuk anak selanjutnya yaitu meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat membantu membangun tulang yang kuat pada bayi.

Jadi tambahkan sejumput saffron dalam susu dan diberikan kepada bayi Moms.

7. Bagus untuk Kekebalan Tubuh

Batuk, batuk rejan dan masalah pernapasan umumnya terjadi karena perubahan musim atau alergi pada anak. Manfaat saffron untuk anak sangat efektif dalam mengobati masalah pernapasan dan meningkatkan fungsi pernapasan.

Rempah ini merangsang reseptor anti alergi karena digunakan dalam pengobatan asma dan bronkitis.

Saffron dapat digunakan untuk anak-anak yang menderita asma kronis. Bahkan bisa sangat berguna untuk mengatasi demam, karena terdiri dari crocin yang membantu menurunkan suhu tinggi.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Rempah!

8. Menjaga Kebersihan Gusi dan Mulut Anak

manfaat saffron

Foto: Orami Photo Stock

Karena bayi belum bisa menyikat gigi, maka mulutnya perlu didisinfeksi untuk memastikan kebersihan mulut.

Memijat gusi bayi dengan saffron setiap hari membantu menjaga mulut dan lidah tetap bersih, dan mengurangi peradangan dan rasa sakit pada mulut. Ini menjadi manfaat saffron untuk anak yang patut Moms ketahui.

9. Dapat Menyembuhkan Luka Bakar

Jika Si Kecil mengalami luka bakar, Moms bisa menggunakan saffron sebagai cara untuk mengatasi kondisinya. Manfaat saffron untuk anak diduga dapat membantu menyembuhkan luka bakar.

Satu penelitian pada tikus dalam The Keio Journal of Medicine, mengaitkan kemungkinan sifat penyembuhan luka saffron dengan aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi.

Saffron secara signifikan dapat meningkatkan reepitelisasi pada luka bakar, dibandingkan dengan luka yang diobati dengan krim. Penelitian ini meningkatkan kemungkinan keampuhan saffron dalam mempercepat penyembuhan luka bakar.

10. Anti Inflamasi

manfaat saffron

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat saffron untuk anak juga dapat menjadi anti-inflamasi yang membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan di dalam tubuh.

11. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat saffron untuk anak lainnya juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Ini karena rempah saffron punya kandungan antioksidan tinggi yang bisa digunakan untuk mengatasi inflamasi (peradangan) pada tubuh dan ampuh mencegah kerusakan yang terjadi pada sel.

Rutin mengonsumsi bunga saffron bisa meningkatkan daya tahan tubuh yang membuat anak menjadi jarang sakit.

Baca Juga: 15 Manfaat Tomat untuk Ibu Hamil, Bisa Mencegah Kanker!

Penyajian Saffron untuk Anak

dosis dan penyajian saffron.jpg

Foto: thespruceeats.com

Ada ragam manfaat saffron untuk anak yang tadi sudah dijelaskan. Jika Moms ingin Si Kecil mengonsumsi rempah ini, penting untuk mengetahui dosisnya agar tidak mengonsumsi secara berlebihan.

Mengutip Very Well Fit, sebagai suplemen makanan, aman untuk mengonsumsi saffron hingga 1,5 gram setiap hari bagi orang dewasa. Saffron dianggap beracun bila tertelan lebih tinggi dari 5 gram dan bisa mematikan pada dosis lebih dari 20 gram sehari.

Tetapi, pada anak mungkin butuh dosis yang lebih sedikit. Sebaiknya, konsultasikan dahulu ke dokter jika Moms ingin Si Kecil mengonsumsi saffron.

Studi klinis telah mengevaluasi dosis mulai dari 20 mg sehari hingga 400 mg sehari, meskipun dosis efektif paling umum yang diterapkan dalam uji klinis adalah 30 mg hingga 50 mg sehari.

Sebagai rempah-rempah, ada banyak cara dalam menyajikan saffron. Apalagi, ada ragam bentuk saffron seperti saffron bentuk benang, atau bubuk.

Berikut ini tips memasak yang akan memungkinkan Moms untuk mendapatkan manfaat saffron yang maksimal:

1. Menjadikan Bubuk untuk Masakan

Moms dapat menyiapkan saffron bubuk. Caranya, dengan menggiling saffron bentuk benang menggunakan lesung dan alu.

Jika kesulitan menggiling benang karena kadar airnya, tambahkan sedikit gula, lalu haluskan. Ini akan membuat penggilingan lebih mudah tanpa memengaruhi resep.

2. Sari Saffron

Sari saffron bisa dibuat dengan menambahkan 3 hingga 5 sendok teh air hangat atau air mendidih ke bubuk saffron dan biarkan meresap selama 5 hingga 10 menit.

Simpan dalam toples selama beberapa minggu dan gunakan saat dibutuhkan.

Sari saffron juga bisa dibuat dengan susu atau cuka, sebagai pengganti air. Biasanya ditambahkan ke bahan lain menjelang akhir memasak untuk mengeluarkan warna dan menyebarkan rasa ke seluruh hidangan.

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Aktif

3. Susu Saffron

Moms juga bisa membuat susu saffron. Siapkan 1 cangkir susu rebus, sejumput saffron, dan 2 sendok teh gula.

Tambahkan gula dan saffron ke susu rebus. Teh susu saffron ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk rutin dikonsumsi.

Itu dia Moms beberapa manfaat saffron untuk anak. Jadi pastikan Si Kecil mengonsumsinya ya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait