07 Maret 2018

Solusi Tidur Nyenyak Ibu Hamil

Bekali diri untuk hadapi gangguan tidur saat hamil

Berpikir bahwa begitu Moms hamil lantas akan lebih mudah lelah dan lebih gampang tertidur pulas? Nyatanya justru sebaliknya. National Sleep Foundation mencatat, 84 persen perempuan hamil mengatakan bahwa mereka mengalami insomnia sedikitnya beberapa malam dalam seminggu. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari hormon yang berbicara, hingga perut yang sudah membesar sehingga posisi tidur menjadi tidak lagi nyaman. Bekali diri Moms dengan kiat berikut.

1. Heartburn

Heartburn terjadi jika asam perut terdorong kembali ke esofagus. Hal ini sebenarnya bisa terjadi kapan saja selama kehamilan, tetapi bisa semakin menjadi-jadi di trimester tiga ketika tekanan pada perut lebih besar karena terdesak bayi. Setengah ibu hamil mengalami heartburn.

Siasati: Mulailah dengan mengubah pola makan. Misalnya, makanlah dalam porsi kecil tapi sering, 5-6 kali sehari. Saat tidur, gunakan bantal tinggi atau ganjal sehingga asam perut turun.

2. Sesak

Perut yang semakin membesar di trimester ketiga, mungkin membuat Moms merasa semakin sesak dan tidur nyenyak menjadi semakin di awang-awang.

Siasati: Dengan perut yang sudah besar, hindari berbaring telentang. Cobalah berbaring ke kiri sambil menekuk lutut. Gunakan pula body pillow. Moms juga bisa mengganjal tubuh dengan meletakkan bantal di bawah perut dan satu lagi di antara lutut.

3. Restless Leg Syndrome (RLS)

Disebut juga sebagai sindroma tungkai gelisah, RLS ini dialami oleh satu dari empat ibu hamil. Penyebab Moms mengalami RLS ini adalah kurangnya asam folat atau bisa juga zat besi. Kekurangan salah satu atau keduanya membuat ibu hamil merasa kakinya tidak nyaman sehingga ingin terus menggerak-gerakkan kaki sepanjang malam.

Siasati: Mintalah bantuan pasangan untuk memijat kaki Moms. Bisa juga gunakan kompres dingin agar Moms merasa lebih rileks. Umumnya gejala RLS hilang setelah melahirkan. Oh iya, Moms bisa mencegah RLS dengan melakukan tes darah sehingga akan diketahui apakah kekurangan zat besi atau asam folat atau tidak. Jika kurang, pemberian suplemen bisa menjadi alternatif.

4. Kulit gatal

Moms akan terbangun di tengah malam karena rasa gatal yang mengganggu. Rasa gatal ini disebabkan oleh meregangnya kulit di perut dan payudara selama kehamilan. Moms akan lebih heboh menggaruk bila hormon, khususnya estrogen, membuat efek gatal ini semakin menjadi-jadi dan kulit menjadi sangat kering atau timbul semacam eksim.

Siasati: Mandilah dengan air sejuk, tidak terlalu dingin tapi juga tidak hangat, apalagi panas. Mandi air hangat bisa membuat kulit kering dan membuat rasa gatal semakin menjadi. Hindari menggosok kulit dengan handuk setelah mandi, sebaiknya cukup tepuk-tepuk kulit dengan handuk untuk mengeringkan. Oleskan pelembab tanpa wewangian ketika kulit masih sedikit lembap dan perbanyak konsumsi air putih.

Apakah Moms pernah mengalami hal-hal tersebut? Mana yang lebih mengganggu tidur Moms? Yuk berbagi cerita di kolom komentar.

(ECH)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.