Program Hamil

31 Januari 2020

Kapankah Waktu Paling Tepat untuk Pergi ke Klinik Fertilitas?

Masyarakat pada umumnya memiliki ketakutan tersendiri untuk datang ke klinik fertilitas
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Simak penjelasan tentang waktu paling tepat untuk pergi ke klinik fertilitas di sini, yuk, Moms. Penjelasan ini diutarakan oleh dr. David Mayndra Utama, Sp.OG dari Klinik Fertilitas Bocah Indonesia.

Masyarakat pada umumnya memiliki ketakutan tersendiri untuk datang ke klinik fertilitas, dan secara umum ketakutan ini diakibatkan momok klinik fertilitas yang terkesan memerlukan biaya mahal.

Hal ini diakibatkan sosialisasi dan pengetahuan masyarakat yang masih kurang.

Pada prinsipnya bayi tabung dalam terapi infertilitas merupakan pilihan terakhir jika tindakan lain yang lebih sederhana tidak bisa dilakukan atau sudah dilakukan dan gagal.

Terapi infertilitas sebenarnya bisa sangat sederhana dan murah mulai dari beberapa ratus ribu rupiah untuk melakukan pemeriksaan.

“Bahkan, obat pil penyubur yang sederhanapun harganya dimulai dari beberapa puluh ribu rupiah saja,” kata dr. David.

Baca Juga: Apa yang Harus Dipersiapkan untuk Program Hamil di Usia 32 Tahun?

Identifikasi Penyebab Masalah Kesuburan

Kapankah Waktu Paling Tepat untuk Pergi ke Klinik Fertilitas?

Foto: Orami Photo Stocks

Hal ini berhubungan erat dengan apa penyebab dari masalah kesuburan yang diderita dan di usia berapa pasangan datang ke klinik fertilitas.

Usia pasangan merupakan faktor yang sangat penting bahkan bisa dikatakan terpenting dalam penatalaksanaan masalah kesuburan.

Sebab, semakin bertambah usia pasangan maka kualitas kesuburan akan semakin menurun yang menyebabkan terapi akan semakin sulit.

Baik jika Anda pasangan yang akan menikah, pasangan yang baru menikah dan merencanakan kehamilan, maupun pasangan yang sudah menikah dan berhubungan seksual secara teratur selama satu tahun tapi belum mendapatkan keturunan, lakukanlah terlebih dahulu pemeriksaan di klinik fertilitas.

Baca Juga: Ini Kekhawatiran yang Biasanya Dihadapi Pasangan Saat akan Memulai Program Hamil

Lakukan Sedini Mungkin

Kapankah Waktu Paling Tepat untuk Pergi ke Klinik Fertilitas?

Foto: Orami Photo Stocks

Meskipun diagnosa infertilitas ditegakkan apabila pasangan suami istri telah berhubungan seksual secara teratur selama satu tahun tanpa menggunakan kontrasepsi, alangkah baiknya pemeriksaan dilakukan bahkan sebelum kehamilan terjadi.

Berdasarkan pengalaman di lapangan, beberapa pasien yang setelah hamil baru melakukan USG menemukan misalnya ada kista atau tumor bersamaan dengan kehamilannya.

Hal ini tentu sangat berisiko pada kehamilan itu sendiri.

Karena itu, langkah baiknya bagi pasangan setidaknya satu kali memeriksakan kesehatan reproduksinya terlebih dahulu sebelum merencanakan kehamilan.

Di samping mencegah adanya kelainan dalam kehamilan, tentunya pasangan juga bisa mendapatkan penjelasan mengenai teknik dan waktu berhubungan seksual yang baik untuk mendapatkan kehamilan secara alamiah.

Moms juga bisa mengecek apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan saat merencanakan kehamilan maupun saat kehamilan telah didapatkan.

Baca Juga: 9 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Ke Dokter Kandungan Saat Program Hamil

(*)

Artikel ini ditulis bekerja sama dengan Klinik Fertilitas Bocah Indonesia.

Produk Rekomendasi

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait