16 Desember 2019

Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian?

Penyebab pastinya apa, ya?

Stres saat hamil ternyata berpengaruh banyak terhadap janin, terutama menyebabkan gangguan kepribadian anak ketika ia tumbuh besar. Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak dari wanita yang mengalami stres parah ketika hamil hampir 10 kali lebih mungkin untuk mengembangkan gangguan kepribadian pada usia 30. Bahkan stres berkepanjangan moderat dapat berdampak pada perkembangan anak dan berlanjut setelah kelahiran bayi.

Dilansir dari BBC News, penelitian yang dilakukan British Journal of Psychiatry meminta wanita untuk menjawab pertanyaan tentang tingkat stres mental masing-masing setiap bulan selama kehamilan. Mereka harus mengatakan jika mereka memiliki stres, stres atau tidak stres. Para wanita ini tinggal di sekitar Helsinki, Finlandia, dan bayi mereka lahir antara tahun 1975 dan 1976.

Ketika anak-anak itu berusia 30, diagnosa gangguan kepribadian dicatat - total ada 40, yang semuanya merupakan kasus parah yang melibatkan masuk ke rumah sakit. Hasilnya, para psikiater mengatakan calon ibu harus memiliki akses ke dukungan kesehatan mental.

Berikut ini Orami sudah merangkum fakta penting yang perlu Moms ketahui antara hubungan gangguan kepribadian anak dan stres saat hamil, dilansir dari berbagai sumber.

Fakta Hubungan Gangguan Kepribadian Anak dan Stres Saat Hamil

1. Faktor Lingkungan Ikut Berpengaruh

Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 01.jpg
Foto: Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 01.jpg

Foto: elevenia.com

Faktor-faktor penting lainnya, seperti bagaimana anak-anak dibesarkan, situasi keuangan keluarga dan trauma yang dialami selama masa kanak-kanak, diketahui berkontribusi pada perkembangan gangguan kepribadian anak. Ini berarti bahwa aspek-aspek tertentu dari kepribadian seseorang membuat hidup menjadi sulit bagi mereka dan orang lain.

Gangguan kepribadian anak diperkirakan mempengaruhi sekitar satu dari 20 orang. Mereka bisa sangat cemas atau tidak stabil secara emosional. Mereka juga cenderung memiliki masalah kesehatan mental lainnya, seperti depresi, atau masalah narkoba dan alkohol. Seperti gangguan mental lainnya, pengasuhan, masalah otak, dan gen dapat berperan dalam perkembangannya.

Baca Juga: 4 Masalah Janin Ini Terjadi Akibat Stres Pada Ibu Hamil

2. Stres Berdampak Panjang terhadap Anak

Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 02.jpg
Foto: Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 02.jpg

Foto: parents.com

Studi di Finlandia tadi menemukan, tingkat stres yang tinggi dan berkepanjangan selama kehamilan dapat memiliki efek jangka panjang yang berisiko pada anak-anak. Anak-anak yang terpapar stres ibu yang parah 9,53 kali lebih mungkin mengembangkan gangguan kepribadian daripada mereka yang ibunya tidak mengalami stres. Mereka yang terpapar stres sedang memiliki peluang empat kali lipat. Ini bisa berupa stres terkait dengan masalah hubungan suami-istri, faktor sosial atau masalah psikologis.

3. Penyebab Stres Belum Pasti

Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 03.jpg
Foto: Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 03.jpg

Foto: nypost.com

Tidak diketahui bagaimana stres saat hamil dapat meningkatkan risiko gangguan kepribadian anak. Bisa disebabkan oleh perubahan yang terjadi di otak atau akibat gen bawaan, atau sejumlah faktor lain dalam pengasuhan anak-anak. Faktor-faktor lain seperti riwayat kejiwaan dan kebiasaan merokok selama kehamilan atau mengalami depresi juga bisa menjadi penyebabnya. Penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan antara stres dalam kehamilan dan perkembangan depresi, kecemasan dan skizofrenia.

Baca Juga: Stres Saat Hamil, Hati-hati Dampaknya pada Janin

4. Perlu Dukungan Psikologis

Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 04.jpg
Foto: Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 04.jpg

Foto: policybazaar.com

Dr Trudi Seneviratne, Kepala Fakultas Perinatal di Royal College of Psychiatrists mengatakan, kehamilan bisa menjadi masa yang menegangkan. Oleh karena itu, Moms butuh dukungan dari orang-orang terdekat. ’’Jika stres tidak ditanggulangi, ada kemungkinan besar stres akan masuk ke periode pasca-kelahiran,’’ katanya.

Dia mengatakan, NHS Inggris telah secara dramatis meningkatkan layanan kesehatan mental perinatal untuk mencegah ibu hamil stres. Dr Seneviratne mendukung wanita hamil untuk bekerja atau beraktivitas di luar rumah selama kehamilan. ”Wanita harus didukung di rumah dan bekerja selama kehamilan, dan diberikan dukungan serta pendampingan agar tidak stres,” kata.

5. Asupan Gizi Berperan Penting

Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 05.jpg
Foto: Stres saat Hamil, Membuat Anak Punya Gangguan Kepribadian 05.jpg

Foto: allthingsgood.com

Makan dengan pola makan seimbang, berhenti merokok, dan tidur teratur juga disarankan untuk menghindari stres saat hamil. Ross Brannigan dari Royal College of Surgeons di Irlandia mengatakan, asupan bergizi bisa berpengaruh pada kesehatan mental. Selain itu, dukungan bagi wanita hamil dan keluarga selama masa antenatal dan postnatal sangat penting untuk ibu hamil.

Itulah yang perlu Moms ketahui mengenai hubungan gangguan kepribadian anak dan stres saat hamil. Konsultasikan pada penyedia layanan medis jika Moms merasakan gejala stres. Seperti cemas berlebihan, atau perasaan putus asa.

Baca Juga: Anak Stres di Sekolah, Bagaimana Mengatasinya?

(CIL/DIN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.