19 Februari 2019

Trik Bertahan jadi Ibu Baru yang Tangguh

Psikolog Anak dan Remaja, Monica Sulistiawati mempunyai tips bertahan menjadi seorang Ibu baru. Simak yuk, Moms!

Pengalaman paling berharga bagi wanita adalah menjadi seorang Ibu. Sebuah penantian yang mengharukan setelah 9 bulan mengandung berlanjut dengan perjuangan bertemu sang buah hati. 

Tetapi, masih banyak dari Moms yang mungkin tidak siap menjadi seorang Ibu, padahal ini adalah sebuah proses yang harus dinikmati oleh semua pasangan yang sudah menikah.

Seperti yang dijelaskan oleh Psikolog Anak dan Remaja, Monica Sulistiawati, yang ditemui dalam acara Mothercare Mother to Mothers Unconditional Love, menjadi orangtua adalah proses belajar terus menerus yang tidak akan pernah berakhir. Walaupun memang, ada masanya kita tiba-tiba tidak siap dan menjadi panik ketika anak sakit.

monica sulistiawati saat menjelaskan mengenai support system
Foto: monica sulistiawati saat menjelaskan mengenai support system

Nah, apakah di sini ada Moms yang baru memiliki buah hati dan kadang merasa tidak siap?

Jangan dulu kecil hati, karena Monica juga berbagi tips buat Moms bertahan jadi ibu yang kuat. Simak yuk, Moms!

1. Punya Support System

karliecolleenphotography callmelore 142 copy
Foto: karliecolleenphotography callmelore 142 copy

Menjadi seorang Ibu baru sangat membutuhkan support system. Apa itu? Support system adalah dukungan untuk Moms dari lingkungan sekitar, termasuk di dalamnya ada sahabat, sosial media, dan WhatsApp group.

Manfaatnya adalah kita bisa belajar dari pengalaman Moms yang lain supaya menjadi lebih siap dalam menangani berbagai masalah bayi dan rumah tangga.

Baca Juga: 5 Cara Ibu Mengisi Waktu Me Time, Salah Satunya Belanja!

2. Tetap Menjaga Keharmonisan Suami Istri

29d3979b 85a0 48f8 a487 cf9e292ed762
Foto: 29d3979b 85a0 48f8 a487 cf9e292ed762

Tidak bisa dipungkiri ada saatnya suami seringkali tidak bisa memahami perasaan Moms yang sedang resah menjalani peran baru sebagai Ibu. Tentu tidak mudah. Tapi, tetap dibutuhkan relasi kuat dan kompak antara Moms dan Dads. Ingatkan kalau ia adalah salah satu support system pertama bagi Moms. 

Baca juga : 3 Hal Yang Harus Diucapkan Pada Suami Setiap Hari Agar Tetap Mesra

3. Waspada Mom-Shamming

00 types of mom shaming and how to shut them down 589683482 viktor gladkov ft
Foto: 00 types of mom shaming and how to shut them down 589683482 viktor gladkov ft

Mom-shamming adalah salah satu tantangan yang mungkin akan dihadapi Moms saat menjadi seorang Ibu baru. Bentuknya bisa berupa omongan kurang menyenangkan atau kritik tentang cara Moms membesarkan dan mengasuh Si Kecil. Dan biasa topik ini diangkat di social media. 

Sebaiknya, Moms lebih bijak dalam bertindak, juga ketika menyatakan sesuatu di social media. 

Baca Juga:  3 Cara Menjadi Ibu yang Bahagia, Bisa Ditiru!

4. Tetap Relaks

o mom and baby facebook
Foto: o mom and baby facebook

Menjadi seorang Ibu baru memang tidak mudah. Tetapi, Moms harus menghadapinya sebagai sebuah tantangan yang seru. Saat sedang jenuh dan kelelahan, jangan ragu buat berbagi perasaan pada suami, orangtua, sahabat, atau malah di forum yang anggotanya sesama Moms. 

Tujuannya, supaya kejenuhan Moms sedikit berkurang dan nantinya tetap santai dalam mengasuh anak. Ingat, supaya tidak terjebak dalam target yang terlalu tinggi, Moms tak perlu terobsesi menjadi orangtua yang perfeksionis.

Baca juga : 4 Tips Agar Suami Mau Bergantian Mengasuh Bayi yang Baru Lahir

Nah Moms, selamat menerapkan saran di atas. Semoga lebih percaya diri dan makin semangat merawat dan mengasuh Si Kecil. 

(IRN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.