16 Juni 2024

18 Tumbuhan Langka di Indonesia, Cantik dan Bentuknya Unik!

Kenalkan pada Si Kecil, Moms!

Indonesia memiliki beragam jenis tumbuhan langka yang unik, namun banyak juga di antaranya yang terancam punah

Ancaman kepunahan beberapa tanaman ini disebabkan oleh banyak hal.

Salah satu penyebab utama kepunahan tersebut adalah adanya alih fungsi lahan, yang menyebabkan beberapa jenis tumbuhan langka di Indonesia kehilangan habitatnya.

Nah, sebagai edukasi anak dan pengetahuan umum, mari kenali jenis-jenis tumbuhan langka di Indonesia dan sekitarnya.

Baca Juga: 8 Fungsi Ekologis dari Hutan Mangrove untuk Ekosistem

Tumbuhan Langka di Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan flora dan fauna.

Luas hutan tropis Indonesia, yakni sekitar 130,61 juta hektar.

Hutan tropis ini menjadi habitat dari sebagian besar populasi spesies dari 17% spesies flora-fauna dunia yang ada di Indonesia.

Tumbuhan-tumbuhan langka ini hidup di berbagai belahan hutan tropis di Indonesia.

Ada pun jenis-jenisnya, antara lain:

1. Rafflesia Arnoldii

Bunga Rafflesia
Foto: Bunga Rafflesia (Freepik.com/maizalchaniago77)

Siapa yang tak kenal dengan tumbuhan langka Indonesia satu ini?

Ini adalah bunga bangkai dengan nama latin Amorphophallus titanum yang merupakan bunga raksasa yang unik.

Kenapa bisa dikatakan unik? Karena bunga ini dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai.

Menariknya, bunga ini juga tidak dapat dipetik karena posturnya yang besar dan merupakan salah satu bunga tertinggi di dunia.

Untuk di Indonesia, tumbuhan langka ini tidak hanya terdiri dari satu spesies saja.

Tercatat, ada sekitar 170 spesies bunga bangkai di dunia.

Bunga ini juga menjadi tumbuhan khas dataran rendah yang tumbuh di daerah yang beriklim tropis dan subtropis.

2. Edelweiss Jawa

Edelweiss Jawa
Foto: Edelweiss Jawa (Id.wikipedia.org/Imron Fauzi)

Nah, jika Moms pernah mendaki gunung Bromo atau pegunungan lain, tumbuhan langka ini bisa dengan mudah dijumpai.

Ini adalah tumbuhan langka dengan nama bunga senduro atau dikenal Edelweiss Jawa.

Habitat bunga ini yaitu di sekitar pegunungan di wilayah Pulau Jawa yang biasanya tumbuh berkembang setelah terjadinya erupsi.

Populasi bunga ini semakin sedikit, akibat banyak lahan yang dialihfungsikan.

Saat ini tumbuhan langka ini hanya tersisa di wilayah:

  • Gunung Papandayan
  • Gunung Gede
  • Gunung Pangrango
  • Gunung Rinjani

Bentuknya yang unik dan jarang ditemukan di daerah lainnya, menjadikan bunga ini langka dan bernilai.

Baca Juga: Mengenal Buah Bintaro, Buah Beracun yang Ampuh Mengusir Tikus!

3. Bunga Cendana

Bunga Cendana
Foto: Bunga Cendana (Bibitbunga.com)

Tumbuhan langka di Indonesia lainnya adalah bunga Cendana.

Nama latinnya adalah Santalum album, salah satu pohon yang memiliki banyak manfaatnya di Indonesia.

Pohon cendana menghasilkan kayu yang tergolong dalam kelompok kayu mewah dan memiliki keunikan.

Kayu pada tumbuhan langka ini dapat dimanfaatkan untuk pembuatan:

  • Parfum
  • Rempah-rempah
  • Dupa
  • Aromaterapi
  • Sangkur keris

Ada yang berpendapat bahwa bau harum bunga cendana ini dapat bertahan selama ratusan tahun, lho.

4. Kantong Semar

Kantung Semar
Foto: Kantung Semar (Vecteezy.com)

Tumbuhan langka di Indonesia berikutnya yaitu pohon Kantong Semar.

Untuk edukasi anak, ini dinamakan "Semar" karena banyak orang melihat tanaman ini mirip tokoh pewayangan, Wayang Semar, dengan perut besarnya.

Keunikan tumbuhan langka ini terletak pada kemampuan dalam memangsa serangga seperti lalat, lebah, dan kumbang.

Tak jarang, sebutan tumbuhan langka ini berbeda-beda di setiap daerah.

Ada yang menyebutnya sebagai periuk monyet, kantok beruk dan banyak lagi.

Melansir laman Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, habitat terbanyak kantong semar di Indonesia berada di Kalimantan dan Sumatera.

Pulau Borneo (Kalimantan, Sarawak, Sabah, dan Brunei) tercatat sebagai pusat Kantong Semar paling banyak di dunia.

Nyaris separuh atau 32 jenis spesies tumbuhan langka ini hidup di pulau besar ini.

5. Pohon Damar

Pohon Damar
Foto: Pohon Damar (Id.wikipedia.org/Wibowo Djatmiko)

Beralih ke salah satu jenis pohon dan tumbuhan langka di Indonesia.

Fauna ini merupakan pohon Damar dengan nama latinnya Agathis dammara.

Tanaman ini memiliki tinggi batang berkisar sampai 60 meter. Pohon ini banyak ditemukan di daerah Papua.

Tumbuhan langka ini dimanfaatkan untuk pembuatan kopal (salah satu bahan dasar untuk pelapis kertas pernis atau lak).

Habitat pohon damar saat ini hampir punah dan sudah jarang ditemukan.

Baca Juga: Cari Tahu Manfaat Daun Jelatang, Tumbuhan Herbal yang Berkhasiat

6. Anggrek Hitam

Anggrek Hitam
Foto: Anggrek Hitam (Pinterest.com)

Tumbuhan langka di Indonesia untuk edukasi anak lainnya yakni anggrek hitam. Nama ilmiahnya Coelogyne pandurat.

Berbeda dengan jenis bunga anggrek pada umumnya, ini memiliki ciri khas yaitu warna hitam pada lidah bunga.

Di luar negeri biasa disebut Black Orchid sedangkan di Kalimantan Timur disebut Kersik Luai.

Habitat tumbuhan langka ini tersebar di Kalimantan Timur, Sumatera Utara dan Riau.

Namun, keberadaanya terancam punah dan sulit ditemukan saat ini.

7. Tengkawang

Tengkawang
Foto: Tengkawang (Orami Photo Stocks)

Nah, tumbuhan langka sebagai edukasi anak lainnya adalah Tengkawang (Shorea). Habitatnya dapat ditemukan di daerah Kalimantan.

Menariknya, tumbuhan ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Masyarakat setempat banyak mengolahnya sebagai minyak. Minyak Tengkawang dihasilkan dari biji-biji yang berjatuhan.

Minyak ini biasanya digunakan untuk obat tradisional dan penyedap masakan.

Selain sebagai minyak, biji-bijiannya juga merupakan pakan dan makanan bergizi untuk hewan hutan.

8. Daun Payung

Palem Payung
Foto: Palem Payung (Quintadosouriques.com)

Daun Payung adalah tumbuhan langka di Indonesia. Tumbuhan ini memiliki nama latin Johannesteijsmannia altifrons.

Tanaman ini juga bisa disebut daun alo, daun raksasa, atau daun sang.

Keunikan utama daun Payung terlihat dari daunnya berukuran raksasa, yakni 6 meter dengan lebar 1 meter.

Bentuknya melebar di tengah serta meruncing di bagian pangkal dan ujung. Moms bisa menemukan tumbuhan ini di daerah Sumatera.

Pada zaman dahulu, daun ini digunakan masyarakat untuk dinding rumah atau atap rumah.

Selain tanaman langka di atas, Indonesia juga memiliki banyak jenis tanaman obat.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb