13 Maret 2024

7 Cara Mengusir Ulat Daun, Guna Cegah Tanaman Rusak!

Ulat daun merupakan hama yang bisa menyerang tanaman

Moms yang memiliki taman yang dipenuhi beragam tanaman hias mungkin pernah menemukan ulat daun.

Tenang Moms, ulat daun bisa diusir dengan beberapa cara berikut.

Ulat yang memakan dedauan tanaman Moms pasti akan terasa menjengkelkan, ya?

Pasalnya, ulat daun bisa menimbulkan kerusakan yang cukup besar pada tanaman. Oleh karena itu, Moms perlu memerhatikan ciri-ciri tanaman yang terkena hama ulat.

Selain mengidentifikasi tanaman yang terserang hama ulat, Moms juga perlu segera membasminya agar kerusakan pada tanaman bisa diminimalisir.

Baca Juga: Profil Kurnia Meiga, Mantan Kiper Timnas Indonesia!

Cara Membasmi Ulat Daun

Lalu, bagaimana ya, cara mengusir ulat daun yang ampuh pada tanaman? Simak selengkapnya.

1. Ciri-ciri Tanaman Terkena Hama Ulat

Ulat Daun
Foto: Ulat Daun (Pexels/Egor Kamelev)

Cara pertama yang perlu Moms lakukan sebelum mengusir ulat-ulat pada tanaman, yakni dengan mengidentifikasinya.

Meski banyak ulat daun melakukan kamuflase, Moms tetap bisa mengetahui ciri-ciri tanaman yang terserang hama ulat. Berikut ciri-cirinya:

  • Periksa bagian batang atau daun tanaman

Jika Moms melihat kupu-kupu hinggap di antara tanaman, cobalah periksa di bagian batang atau daunnya, kemungkinan mereka bertelur sehingga berpotensi menjadi hama ulat.

Telur kupu-kupu biasanya berwarna putih, kuning kehijauan, atau kuning kecokelatan.

  • Ulat memakan dedaunan dari bagian tepi hingga ke dalam

Apabila Moms menemukan daun yang berlubang atau bergerigi, kemungkinan besar tanaman tersebut telah dimakan ulat.

  • Ada kotoran ulat pada bagian tanaman

Biasanya, tanaman yang terserang hama ulat juga ditandai dengan adanya kotoran ulat atau frass. Kotoran ulat biasanya bergerombol dan bentuk bulat, seperti biji merica.

Baca Juga: 9 Manfaat Rumput Belulang yang Kerap Dianggap Hama

2. Ambil Ulat dari Tanaman

Cara Membasmi Ulat Daun
Foto: Cara Membasmi Ulat Daun (Pexels/Kelly Lacy)

Jika Moms sudah mengetahui ciri-ciri tanaman yang terserang hama ulat daun, Moms bisa mengusirnya dengan cara menyusuri setiap bagian batang dan daun tanaman.

Ketika Moms mendapati ulat, gunakanlah sarung tangan untuk mengambilnya dan letakkan dalam ember berisi air sabun.

Nantinya, ulat daun akan mati.

Basmi juga telur-telurnya sebelum menetas menjadi ulat.

Dengan cara mencuci setiap helai daun atau batang tanaman Moms yang menjadi tempat menempelnya telur ulat.

Selain itu, Moms bisa meletakkan kardus atau kertas timah di tanah sekitar tanaman untuk mencegah hama ulat yang merusak tanaman.

Baca Juga: 9 Cara Membuat Pot untuk Tanaman Hias di Rumah, Ramah Lingkungan!

3. Gunakan Cairan Insektisida

Cairan Insektisida
Foto: Cairan Insektisida (Shutterstock.com)

Apabila Moms merasa geli atau jijik untuk mengambil ulat satu per satu dari tanaman, bisa juga mengusirnya dengan cairan insektisida.

Pilihlah insektisida organik khusus untuk mengendalikan ulat yang mengandung bahan aktif:

  • BT (Bacillus Thuringiensis)
  • Spinosad
  • Piretrin
  • Minyak nimba
  • Azadirachtin.

Bacillus Thuringiensis merupakan bakteri alami yang biasa hidup di tanah.

Bakteri ini mengandung protein beracun yang sangat ampuh untuk membunuh ulat bulu dan larva nyamuk.

Ketika terinfeksi bakteri ini, saluran cerna hama ulat pada daun akan beraksi sehingga mereka berhenti mengonsumsi dedaunan hingga akhirnya mati.

Meski beracun bagi hewan, cairan ini tidak berbahaya bagi manusia.

Moms tetap bisa menggunakannya pada tanaman organik yang dikonsumsi.

Namun pastikan bahwa hasil kebun organik tersebut dicuci hingga benar-benar bersih sebelum dikonsumsi.

Moms bisa menemukan cairan insektisida di toko tanaman, baik online maupun offline.

Jangan lupa untuk mengikuti instruksi yang tertera dalam kemasan insektisida sebelum menggunakannya, ya.

Apabila tidak ingin menggunakan cairan insektisida untuk mengusir ulat karena khawatir dapat...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.