Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
17 Desember 2021

Yajuj Majuj, Makhluk Allah SWT yang Menjadi Pertanda Kiamat

Bukan makhluk mitos, ternyata Yajuj Majuj memiliki bentuk seperti manusia
Yajuj Majuj, Makhluk Allah SWT yang Menjadi Pertanda Kiamat

Dalam Islam, disebutkan bahwa salah satu tanda akhir zaman atau tanda kiamat adalah akan datangnya Yajuj Majuj. Banyak keterangan yang bertebaran tentang itu, salah satunya terkait sosoknya.

Dikutip Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, disebutkan bahwa hanya ada dua surat dalam Alquran yang menceritakan tentang Yajuj Majuj.

Keduanya yakni surat Al-Kahfi ayat 83-106, dan juga surat Al-Anbiya ayat 95-98. Yajuj Majuj adalah makhluk akhir zaman yang muncul setelah turunnya Dajjal dan Nabi Isa, yang memiliki sifat merusak dan sombong.

Baca Juga: Mengenal Hybrid Learning, Metode Belajar yang Dilakukan selama Pandemi

Dalil Tentang Yajuj Majuj

Yajuj Majuj -1.jpeg

Foto: Yajuj Majuj -1.jpeg

Foto: Ahmedamiruddin.com

Dari beberapa dalil mengenai Yajuj Majuj, terdapat satu ayat dan hadis mengenai ciri-ciri fisiknya. Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, dia berkata:

Rasulullah SAW pernah berkhutbah, sedangkan jari tangan beliau dibalut menggunakan perban, karena tersengat kalajengking, lalu beliau bersabda:

إِنَّكُمْ تَقُوْلُوْنَ لاَ عَدُوَّ، وَإِنَّكُمْ لاَ تَزَالُوْنَ تُقَاتِلُوْنَ عَدُوًّا حَتَّـى يَأْتِيْ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ، عِرَاضُ الْوُجُوْهِ، صِغَارُ الْعُيُوْنِ، شُهْبُ الشَّعَافِ، مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُوْنَ، كَأَنَّ وُجُوْهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ

Artinya: “Sesungguhnya kalian berkata tidak ada musuh, sementara kalian senantiasa memerangi musuh, hingga datang Ya’juj dan Ma’juj;

Bermuka lebar, bermata sipit, berambut pirang. Mereka berasal dari setiap arah, wajah mereka layaknya tameng yang diberi lapisan kulit.” (HR Ahmad)

Allah SWT juga berfirman dalam surat Al-Anbiya ayat 96-97:

حَتَّىٰٓ إِذَا فُتِحَتۡ يَأۡجُوجُ وَمَأۡجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٖ يَنسِلُونَ ٩٦ وَٱقۡتَرَبَ ٱلۡوَعۡدُ ٱلۡحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَٰخِصَةٌ أَبۡصَٰرُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يَٰوَيۡلَنَا قَدۡ كُنَّا فِي غَفۡلَةٖ مِّنۡ هَٰذَا بَلۡ كُنَّا ظَٰلِمِينَ ٩٧

(Hattā iżā futiḥat ya`jụju wa ma`jụju wa hum ming kulli ḥadabiy yansilụn

Waqtarabal-wa'dul-ḥaqqu fa iżā hiya syākhiṣatun abṣārullażīna kafarụ, yā wailanā qad kunnā fī gaflatim min hāżā bal kunnā ẓālimīn)

Artinya: “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.

Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim.” (QS Al-Anbiya: 96-97)

Baca Juga: Mengenal Retinol, Kandungan dalam Skincare untuk Mengatasi Kerutan di Kulit

Ciri-ciri Yajuj dan Majuj

Yajuj Majuj -2.jpeg

Foto: Yajuj Majuj -2.jpeg

Foto: Aahmed.com

Yajuj Majuj memiliki ciri-ciri yang sulit dijelaskan dalam banyak hadis. Namun, ada beberapa ciri fisik dari keduanya yang bisa digambarkan secara umum. Beberapa di antaranya yakni:

  • Bicaranya Tidak Fasih. Menurut standar dari orang Arab, bahasa yang paling bersih yaitu bahasa Arab, salah satunya karena huruf-huruf hijaiyah terdengar sangat jelas dan sesuai dengan tempat dan sifat keluarnya bunyi suara tersebut. Maka, tidak fasih di sini bisa dimaksudkan bahwa Yajuj Majuj tidak berasal dari Arab.
  • Bangsa Mongol. Jika hadis merujuk pada satu bangsa seperti bangsa Mongol atau Tartar misalnya, maka dalam sejarahnya keduanya memang pernah memporak-porandakan peradaban Islam di Baghdad, banyak karya para ulama dan sarjana muslim yang dibakar dan dibuang oleh mereka.
  • Bermata Sipit. Dari hadis yang sudah disebutkan, jelas menyebutkan ciri-ciri fisik secara spesifik yang merujuk pada bangsa yang bermata sipit dan berkulit putih.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Herpes, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya

  • Berdahi Lebar. Dahi lebar secara bahasa biasanya menunjukkan pada tanda kecerdasan dan kepintaran.
  • Wajahnya Seperti Tameng yang Diberi Lapisan Kulit. Istilah Nabi ini bisa mengandung makna yang bersifat simbolik. Wajah yang seperti tameng, bisa jadi menunjukkan karakter yang tidak pemalu, tidak minder, dan pekerja keras. Arti lainnya, bisa jadi apa yang ditunjukkan bukan seperti apa yang tersimpan di dalam hati.
  • Datang dari Berbagai Arah. Bisa jadi Yajuj Majuj merupakan bangsa yang besar dan suka berpetualang serta melakukan invasi, baik secara perdagangan, invasi ekonomi, hingga militer.
  • Pengertian Tembok. Jika merujuk pada dua surat Alquran tentang Yajuj Majuj, dapat ditemukan kata tembok. Meskipun memiliki beragam tafsiran, istilah ini bisa jadi bermakna hakiki yang berarti tembok, atau dalam makna majazi yang berarti bahwa bangsa itu senang membangun peradaban.

Baca Juga: Mengenal Vasektomi, Salah Satu Metode KB Paling Aman

Yajuj Majuj Adalah Salah Satu Tanda Kiamat

Yajuj Majuj -3.jpeg

Foto: Yajuj Majuj -3.jpeg

Foto: Islamicfinder.org

Dalam beberapa hadis tentang tanda-tanda hari kiamat kubra, disebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat. Di antaranya adalah keluarnya Yajuj Majuj.

Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan, “Mereka adalah keturunan Adam AS dari keturunan Nabi Nuh AS, dari anak keturunan Yafits, yakni nenek moyang bangsa Turki yang terisolir oleh benteng tinggi yang dibangun oleh Dzulqarnain.”

Keterangan mengenai runtuhnya benteng Dzulqarnain dan keluarnya Yajuj Majuj sebagai tanda dekatnya hari kiamat adalah firman Allah SWT pada ayat ke-98 surat Al-Kahfi:

قَالَ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ

(Qāla hāżā raḥmatum mir rabbī, fa iżā jā`a wa'du rabbī ja'alahụ dakkā)

Artinya: “Ini adalah rahmat dari Rabb-ku. Apabila sudah datang janji Rabb-ku, Dia akan menjadikannya hancur luluh….” (QS Al-Kahfi: 98)

Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia keturunan Nabi Adam alaihis salam. Tidak seperti yang digambarkan oleh sebagian orang bahwa mereka bukanlah dari keturunan manusia.

Hanya saja, mereka adalah orang-orang yang merusak serta memiliki sifat dan perangai yang telah Allah SWT takdirkan tidak seperti manusia pada umumnya.

Baca Juga: Mengenal Gangguan Bipolar: Ciri, Jenis, Penyebab, dan Cara Pengobatannya

Dalil yang menunjukkan bahwa mereka dari jenis manusia keturunan Adam AS adalah riwayat dalam Shahih Bukhari dalam “Kitabul Anbiya”, “Bab Qishshah Ya’juj wa Ma’juj”.

Dari Abu Said al-Khudri RA, Rasulullh SAW bersabda:

يَقُولُ اللّه تَعَالَى: يَا آدَمُ. فَيَقُولُ: لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ. فَيَقُولُ: أَخْرِجْ بَعْثَ النَّارِ. قَالَ: وَمَا بَعْثُ النَّارِ؟ قَالَ : ِنْ كُلِّ أَلْفٍ تِسْعَ مِائَةٍ وَتِسْعَةً وَتِسْعِينَ، فَعِنْدَهُ يَشِيبُ الصَّغِيرُ {وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمۡلٍ حَمۡلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَٰرَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٌ} قَالُوا: يَا رَسُولَ اللّه وَأَيُّنَا ذَلِكَ الْوَاحِدُ؟ قَالَ: أَبْشِرُوا فَإِنَّ مِنْكُمْ رَجُلًا وَمِنْ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ أَلْفًا…

Artinya: “Allah SWT berfirman kepada Adam, ‘Wahai Adam.’ Adam menjawab, ‘Labbaika wa sa’daika wal khairu fi yadaika (Aku sambut panggilan-Mu dengan senang hati dan kebaikan semuanya di tangan-Mu).’

Kemudian Allah berfirman, ‘Keluarkan pasukan penghuni neraka.’ Adam bertanya, ‘Apa itu pasukan penghuni neraka?’

Allah berfirman, ‘Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang.’

Ketika itu anak kecil menjadi beruban, setiap yang hamil melahirkan apa yang dikandungnya, dan kamu lihat orang-orang seakan-akan mabuk padahal mereka tidak mabuk, tetapi karena azab Allah sangat keras.”

Para sahabat bertanya, “Siapa yang satu itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Bergembiralah, sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari Yajuj Majuj seribu….” (HR Bukhari)

Dari hadis ini dapat disimpulkan bahwa:

  • Yajuj Majuj adalah calon penghuni neraka
  • Jumlah Yajuj Majuj sangat banyak
  • Keduanya adalah jenis manusia keturunan Nabi Adam

Itulah beberapa keterangan mengenai Yajuj Majuj yang berasal dari Alquran dan hadis. Semoga berkat penjelasan tersebut, umat Islam dapat bersiap dan menjadi umat yang tangguh.

  • http://digilib.uinsgd.ac.id/27963/
  • https://blog.elevenia.co.id/siapakah-yajuj-dan-majuj-bagaimana-ciri-cirinya/
  • https://asysyariah.com/mengenal-yajuj-dan-majuj/
  • https://worldquran.com/