Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
15 November 2017

Yuk, Ajarkan Toleransi Pada Anak Sejak Dini

Dimulai dengan empati dan kasih sayang pada sesama
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Melihat isu toleransi yang kembali menjadi sorotan di tanah air, para orang tua seolah kembali diingatkan untuk mulai mengenalkan pada balita tentang indahnya menerima dan menghargai perbedaan.

Salah satu cara yang bisa Moms lakukan tentu adalah dengan mengajarkan toleransi sedari kecil, seiring dengan proses tumbuh kembang balita. Hati Moms pasti akan terasa tenang bila tahu buah hati tumbuh dewasa dengan sikap bijak dan penuh toleransi dalam menyikapi aneka perbedaan dalam hidup.

Yuk, kita lihat bersama cara mengajarkan toleransi pada balita sejak dini.

1. Ajarkan arti cinta dan kasih sayang

yuk ma ajarkan toleransi sejak dini 1
thegms.org

Inti dari toleransi adalah menyikapi perbedaan dengan rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama, yang ditunjukkan dalam bentuk empati.

Untuk itulah, cara mengajarkan toleransi pada balita dapat dimulai dengan mendorong buah hati untuk berperilaku positif serta memberikan kebaikan dengan rasa cinta dan kasih sayang pada orang di sekitarnya.

Langkah paling efektif untuk mengajarkan toleransi, empati, dan kasih sayang, tentu adalah dengan memberikan contoh nyata bagi si kecil. Jadi jangan lewatkan setiap kesempatan untuk menunjukkan cara menyapa dan berbicara dengan sopan, memberikan perhatian, serta menjadi pendengar yang baik ya, Moms.

Jangan lupa, ingatkan juga bahwa meski berbeda latar belakang, agama, budaya, warna kulit, serta berbagai hal lainnya, setiap orang harus tetap dihargai dan dikasihi.

2. Ajak Si Kecil melihat beragam perbedaan

yuk ma ajarkan toleransi sejak dini 2
peakpx.com

Di setiap kota atau daerah biasanya ada area yang ditinggali oleh etnis tertentu. Untuk mengajarkan toleransi, tak ada salahnya sesekali Moms mengajak buah hati untuk berkunjung ke tempat tersebut, agar ia bisa berinteraksi langsung dengan orang lain yang berbeda etnis dengannya.

Dengan begitu, ia bisa melihat bahwa meski setiap orang memiliki perbedaan, tapi semuanya tetap manusia yang harus diperlakukan dengan rasa hormat dan kasih sayang.

Semakin sering balita melihat ragam perbedaan dalam masyarakt, baik budaya, warna kulit, bahasa, dan lainnya, ia akan menyadari bahwa perbedaan membuat dunia lebih berwarna dan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti.

Baca Juga : 5 Cara Mendidik Balita Agar Tumbuh Mandiri

3. Ajarkan nilai saling menghormati

yuk ma ajarkan toleransi sejak dini 3
gozamm.com

Saat mengajak balita melihat ragam perbedaan yang ada, kembali berikan pemahaman bahwa perbedaan hendaknya ditanggapi dengan penuh toleransi dan rasa menghormati.

Ajarkan buah hati untuk selalu menghormati perbedaan dan tidak mengganggu, mencemooh, apalagi memusuhi seseorang karena berbeda. Dengan begitu, secara tidak langsung Moms juga mengajarkannya agar selalu berdiri teguh dan berani melawan intoleransi.

4. Luangkan waktu untuk berdiskusi

yuk ma ajarkan toleransi sejak dini 4
calverteducation.com

Berdiskusi dengan anak tentang toleransi dan menghormati orang lain akan membantu mengajarkan toleransi serta membentuk pola pikir balita. Jadi, setelah mengajaknya melihat ragam perbedaan yang ada, Moms bisa mengajak balita mengobrol dan meminta pendapatnya tentang perbedaan serta cara yang baik untuk menyikapinya.

Meskipun terlihat sederhana, interaksi seperti ini sangat baik dan penuh manfaat lho, Moms. Dengan saling tukar pendapat dan ide, balita jadi diajak untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah, sekaligus membuatnya lebih mudah bersosialisasi serta mengungkapkan pendapat. Yang tak kalah penting, Moms jadi punya lebih banyak kesempatan mengenalkan indahnya perbedaan pada buah hati.

Mengajarkan toleransi pada balita bisa Moms mulai sejak dini, dari hal kecil yang banyak ditemui di sekitar lingkungannya. Jika dilakukan dengan benar, selain bisa menyikapi perbedaan dengan penuh toleransi, buah hati pun akan tumbuh menjadi pribadi dengan pikiran terbuka, berhati besar, serta dapat berempati pada orang lain.

Jadi, sudah siap untuk mulai mengajarkan toleransi pada balita Moms?

(WA)

Artikel Terkait