Newborn

28 Maret 2019

Yuk Cari Tahu Penyebab dan Tips Meredakan Bayi Cegukan

Jangan anggap sepele cegukan yang dapat membuat bayi tidak nyaman.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Saat sedang bermain dengan Si Kecil, lalu tiba-tiba bayi cegukan. Reaksi pertama Moms pasti terasa lucu mendengar cegukan kecilnya menggema di antara tawa dan senyumnya.

Namun, Moms bisa seketika berubah menjadi khawatir jika cegukan pada bayi berulang terus, sampai membuat Si Kecil terlihat tidak nyaman.

Untuk itu, kenali apa penyebab cegukan pada bayi dan bagaimana cara terbaik meredakan cegukan pada bayi berikut ini.

Baca Juga : Bayi Sering Cegukan, Wajarkah?

Bagaimana Cegukan Terjadi

bagaimana cegukan terjadi
Foto: pixabay.com

Cegukan pada orang dewasa maupun bayi, terjadi saat suatu hal menyebabkan diafragma jadi berkontraksi. Hal ini membuat udara keluar melalui pita suara yang tertutup dan menciptakan suara cegukan.

Sama seperti cegukan pada orang dewasa, cegukan pada bayi sebenarnya tidak membahayakan dan akan hilang dengan sendirinya.

Namun, sangat tidak mungkin bagi Moms meminta bayi yang cegukan menahan nafas panjang atau minum air dengan cepat, seperti cara yang Moms lakukan untuk menghilangkan cegukan.

Itulah yang membuat Moms kadang khawatir saat cegukan pada bayi tak kunjung mereda.

Baca Juga : Bayi Mengalami Mengi, Bagaimana Mengatasinya?

Penyebab dan Pencegahan Cegukan Pada Bayi

penyebab & pencegahan cegukan pada bayi memberi makan bayi terlalu banyak
Foto: unsplash.com

1. Memberi makan bayi terlalu banyak

Penyebab ini adalah yang paling umum menimbulkan cegukan pada bayi. “Saat perut terisi terlalu cepat atau terlalu penuh, maka akan memicu otot diafragma untuk berkontraksi,” ungkap Dr. William Sears, seperti dikutip dari parenting.com.

Untuk itu, berilah Si Kecil makan secukupnya dan berhenti ketika tanda-tanda kekenyangan pada bayi mulai muncul.

Untuk bayi yang masih menyusui, bantu Si Kecil untuk memperlambat hisapannya dan berhenti sejenak untuk bersendawa saat beralih dari payudara yang satu ke lainnya agar tidak terjadi cegukan pada bayi.

Jika pemberian susu dengan botol, berhentilah sejenak untuk bersendawa jika Si Kecil mulai terlihat kenyang.

2. Banyak udara yang masuk

Menelan terlalu banyak udara saat menyusui dapat menyebabkan cegukan pada bayi.

Pastikan bibir bayi terbuka lebar dan menutup penuh di sekitar areola Moms saat menyusui, bukan hanya pada bagian puting.

Sedangkan untuk bayi yang menyusui dengan botol, posisikan botol bayi miring pada sudut 45 derajat, sehingga udara naik ke bagian bawah botol. 

3. Memberi makan atau menyusui dengan posisi tidur

Agar udara tidak mengendap di perut bayi dan menyebabkan cegukan, posisikan bayi duduk di pangkuan pada saat menyusui dengan sudut 30-45 derajat.

Setelah itu, jaga Si Kecil duduk tegak setidaknya 20 menit, sehingga udara akan naik ke atas perutnya untuk bersendawa.

4. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Cegukan pada bayi juga dapat disebabkan oleh GERD, dimana bayi memuntahkan apa yang ada di perutnya, menyebabkan rasa sakit, kembung dan cegukan.

Jika cegukan pada bayi terlanjur terjadi, dokter anak komunitas di Calgary sekaligus anggota Canadian Paediatric Society’s Public Education Advisory Committee, Janice Heard menyarankan untuk mengalihkan perhatian Si Kecil saat cegukan pada bayi terjadi.

“Buat ia tertawa dengan melakukan sesuatu yang konyol, sehingga ia lupa sedang cegukan,” ungkap Janice, seperti dikutip dari todaysparent.com.

Karena sama seperti orang dewasa, saat rasa khawatir akan cegukan yang Moms alami hilang, maka cegukan itu pun akan hilang dengan sendirinya.

(GS)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait