26 Februari 2020

Peran Penting Orang Tua dalam Mengembangkan Bahasa Bayi

Menyibak rahasia arti bahasa bayi yang sering hanya dianggap babbling

Mamama.. bababa.. dadada, sangat menggemaskan bukan saat bayi mulai babbling?

Bayi berbicara kepada Moms sepanjang waktu, tetapi kebanyakan Moms tidak menyadari apa yang dikatakan.

Nyatanya, arti bahasa bayi biasanya hanya akan diketahui Moms karena Moms yang biasanya lebih sering mengajaknya berbicara.

Dengan bayi, biasanya Moms beralih ke mode komunikatif khusus yang dikenal sebagai "bahasa ibu" atau "bahasa bayi," yaitu biasanya agak berlebihan saat berbicara dan agak musikal karena memiliki nada berbeda-beda dan terdengar tampak menyenangkan.

Walaupun mungkin terdengar konyol bagi orang dewasa, penelitian menunjukkan bahwa cara itu memainkan peran penting dalam pembelajaran bahasa, melibatkan emosi bayi dan menyoroti struktur dalam bahasa, untuk membantu bayi memecahkan teka-teki suku kata dan kalimat.

Baca Juga: Jika Tepat, Berbicara dengan Bayi Membuatnya Pintar dan Ramah! Ini Tipsnya

Memahami Bahasa Bayi

Moms Yuk Pahami Arti Bahasa Bayi -2.jpg
Foto: Moms Yuk Pahami Arti Bahasa Bayi -2.jpg

Foto: loonylabs.org

Profesor psikologi, Rachel Albert menambahkan, belajar mengoceh atau babbling yang sampai saat ini dianggap hanya sebagai praktik motorik, sebenarnya adalah sesuatu yang dilakukan bayi untuk melatih mulut mereka.

Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai kosakata sendiri. Jika bayi mulai babbling, penting untuk memberikan respons kepadanya.

“Bagi orang tua, perhatikanlah. Semua suku kata berulang itu merupakan sinyal penting. Mereka memberi tahu kita bahwa bayi menempatkan diri mereka dalam kondisi optimal untuk siap belajar. Mengoceh menciptakan peluang untuk mendapatkan umpan balik sosial yang kita kenal sebagai percakapan,” jelasnya.

Menggunakan Gerakan, Musik dan Ritme

Moms Yuk Pahami Arti Bahasa Bayi -1.jpg
Foto: Moms Yuk Pahami Arti Bahasa Bayi -1.jpg

Foto: istockphoto.com

Sebenarnya, saat bayi menggerakan tubuhnya dan mulai babbling, bayi sedang menjalin ikatan dengan Moms yang juga akan mengikuti Si Kecil.

Penelitian berjudul Fourteen-month-old infants use interpersonal synchrony as a cue to direct helpfulness, menemukan bahwa bayi berusia 14 bulan yang merasa memiliki ikatan dengan seseorang yang dalam hal ini adalah Moms, biasanya cenderung membuat Moms tergerak mengambil benda yang tidak terjangkau oleh bayi.

Musik dan ritme menciptakan koneksi karena gerakan sinkron adalah jenis bahasanya sendiri.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa kita tidak bisa bertanya kepada mereka apa yang mereka pikirkan. Kita harus menemukan cara yang cerdas untuk mengetahui apa yang mereka pikirkan.

Baca Juga: Moms Tahu, Kapan Bayi Bisa Mulai Bicara?

Orang Tua Berperan Penting

Moms Yuk Pahami Arti Bahasa Bayi -3.jpg
Foto: Moms Yuk Pahami Arti Bahasa Bayi -3.jpg

Foto: romper.com

Para peneliti Princeton telah mengidentifikasi isyarat baru yang secara implisit digunakan Moms untuk mendukung pembelajaran bahasa bayi.

"Kami menemukan untuk pertama kalinya bahwa para ibu menggeser timbre vokal mereka,” kata Elise Piazza, rekan penelitian pascadoktoral dengan Princeton Neuroscience Institute (PNI).

Menurutnya, Timbre paling baik didefinisikan sebagai kualitas suara yang unik. "Suara sutra Barry White terdengar berbeda dari suara Tom Waits yang muram, bahkan jika mereka berdua menyanyikan nada yang sama,” jelasnya.

Dalam penelitian yang dimuat dalam jurnal Current Biology , Elise dan rekan-rekannya menemukan bahwa perubahan timbre konsisten pada perempuan yang berbicara 10 bahasa, dan bahwa perbedaannya cukup kuat untuk dipilih secara andal oleh algoritma pembelajaran mesin.

Untuk menyelidiki warna bicara bayi, para peneliti mengundang 12 permpuan berbahasa Inggris ke dalam Princeton Baby Lab, tempat para peneliti mempelajari bagaimana bayi belajar melihat, berbicara, dan memahami dunia.

Para peneliti mencatat bahwa saat Moms bermain atau membaca bersama bayi mereka yang berusia 7-12 bulan dan ketika mereka berbicara dengan seorang peneliti dewasa terlihat perbedaannya.

Peneliti menemukan bahwa nada bicara Moms cukup berbeda, sehingga algoritma komputer dapat belajar untuk secara andal mengklasifikasikan percakapan yang diarahkan oleh bayi dan orang dewasa, bahkan hanya menggunakan satu detik dari percakapan tersebut.

Baca Juga: Simak Istimewanya Manfaat Berbicara dengan Bayi Sejak Dini

"Kami sudah lama tahu bahwa orang dewasa mengubah cara mereka berbicara ketika berbicara dengan bayi. Mereka berbicara lebih lambat, menggunakan kalimat yang lebih pendek, berbicara pada nada yang lebih tinggi dan menyapu nada mereka naik dan turun lebih sering daripada ketika mereka berbicara dengan orang dewasa lainnya,” kata Jenny Saffran, profesor psikologi di University of Wisconsin-Madison yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Jadi, Moms memiliki peran penting dalam perkembangan bahasa bayi. Ajak lebih sering bayi untuk mengobrol ya, Moms!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.