Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Fashion & Beauty | Oct 12, 2018

3 Efek Samping Laser Rejuvenation dan Cara Mengatasinya

Bagikan


Laser rejuvenation adalah teknik perawatan kecantikan yang berguna untuk menyamarkan tanda-tanda penuaan seperti garis dan keriput halus di wajah, serta flek-flek di kulit.

Dengan melakukan laser rejuvenation, kulit akan jadi lebih halus, kencang, dan kenyal. Hal ini disebabkan laser ini mampu merangsang produksi kolagen dan elastin di kulit.

Meski jarang dialami oleh pasien, tapi kamu juga harus mengantisipasi beberapa efek samping yang ditimbulkan oleh perawatan laser rejuvenation.

Untuk mengetahui lebih lanjut, dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp. KK, dokter spesialis kulit dan kelamin Skin and Aesthetic Clinic RS Pondok Indah, Puri Indah memberikan beberapa informasi mengenai efek samping laser rejuvenation dan cara mengatasinya. Yuk disimak!

1. Kulit kemerahan

Efek samping paling umum dari laser rejuvenation adalah kulit yang jadi kemerahan dan lebih sensitif.

“Laser dengan energi yang optimal biasanya hanya menimbulkan merah muda di kulit, dan beberapa saat akan hilang sendiri,” ujar dr. Dewi.

Hal yang harus Moms perhatikan agar hal ini tidak terjadi adalah jangan menggunakan krim malam yang mengandung bahan pengelupasan pada 1-3 hari sebelum dan sesudah pengerjaan laser.

Krim pengelupasan ini akan membuat kulit jadi sangat sensitif, sehingga risiko kemerahan akan lebih tinggi. “Pelembap biasa masih boleh digunakan sehari sebelum laser,” lanjut dr. Dewi.

Baca Juga: Mengenal Laser Rejuvenation untuk Kulit Mulus dan Kenyal, Tertarik Mencoba?

2. Iritasi

Kulit yang sensitif membuatnya jadi rentan terhadap iritasi. Makanya beberapa orang akan mengalami pengelupasan, terasa pedih, bentol-bentol, dan gatal di kulit setelah laser rejuvenation.

Dokter biasanya akan memberikan krim anti iritasi yang bisa mengatasi masalah ini. Namun, Moms harus menahan diri agar tidak menggaruknya, ya!

Baca Juga: Tanpa ke Dokter, Ini 3 Cara Alami Membuat Kulit Mulus

3. Kulit jadi gelap

Ada juga orang yang mengalami penggelapan alias hyperpigmentation pada beberapa bagian kulit usai menjalani laser rejuvenation.

Penggelapan ini terjadi karena kulit berusaha memberikan proteksi lebih bagi kulit sensitif setelah dilaser.

“Setelah laser, hindari sinar matahari selama dua minggu, terutama sinar matahari pada jam 9 pagi sampai 4 sore. Sinar matahari bisa membuat kulit jadi lebih hitam karena kulit berusaha melindungi kulit kita,” jelas dr. Dewi.

Jika Moms harus keluar rumah untuk beraktivitas, jangan lupa gunakan tabir surya untuk melindungi kulit supaya tidak menjadi gelap.

Selain krim anti iritasi, dokter juga umumnya akan memberikan tabir surya untuk Moms gunakan.

Efek-efek samping ini tidak selalu terjadi pada pasien laser rejuvenation. Laser peremajaan ini juga umumnya aman dilakukan, tapi Moms harus memastikan untuk datang ke ahlinya ya!

(INT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.