18 Februari 2021

Mengenal Nummular Dermatitis, Peradangan Kulit Berbentuk seperti Koin

Bisa terasa sangat gatal atau tidak sama sekali
Mengenal Nummular Dermatitis, Peradangan Kulit Berbentuk seperti Koin

Foto: getty images

Nummular Dermatitis juga dikenal eksim diskoid dan nummular dermatitis adalah bentuk eksim yang bisa menyerang segala usia.

Penyakit ini dilansir oleh nationaleczema.org, terlihat berbeda dari jenis eksim lainnya dan sulit diobati karena memengaruhi orang secara berbeda.

Nummular dermatitis termasuk penyakit yang lebih rentan menyerang pria, biasanya antara usia 55-65.

Tetapi, wanita juga bisa menderita penyakit ini, biasanya di antara usia 13-25. Bahkan anak-anak juga bisa menderita nummular dermatitis.

Penyakit ini sering salah didiagnosis, sehingga mengarah ke pengobatan dengan obat yang tidak bekerja dan pasien yang berjuang untuk membersihkan kulit mereka.

Baca Juga: Perawatan Kulit Eksim Anak Semakin Maksimal dengan Makanan Ini

Penampakan nummular dermatitis ini berupa bintik-bintik berbentuk koin di kulit.

Bintik-bintik itu bisa terasa sangat gatal atau tidak sama sekali.

Bintik-bintik ini juga bisa terasa kering dan bersisik atau basah dan terbuka.

Karena, nummular dermatitis bisa terlihat seperti kurap, penting untuk memastikan bahwa itu bukan infeksi jamur.

Seperti halnya dengan dermatitis atopik, nummular dermatitis ini dapat terinfeksi oleh bakteri, biasanya Staphylococcus aureus.

Nummular dermatitis dapat terlihat seperti psoriasis, kurap, infeksi jamur, dan jenis eksem lainnya, termasuk dermatitis atopik, dermatitis stasis, dan dermatitis kontak.

Ini juga dapat terjadi bersama dengan jenis-jenis eksim, meskipun sering muncul sebagai kondisi yang terisolasi.

Semua ini berarti diagnosis dapat menjadi tantangan bagi dokter yang bukan spesialis kulit, terutama ketika kondisinya pertama kali berkembang, menurut Peter Lio, MD, asisten klinis profesor dermatologi dan pediatri di Feinberg School of Medicine di Chicago Northwestern University di Chicago.

Berita baiknya adalah obat yang tepat dan perawatan kulit yang baik bisa menghilangkan gejalanya dengan cepat

Penyebab Nummular Dermatitis

penyebab nummular dermatitis
Foto: penyebab nummular dermatitis (medicalnewstoday.com)

Foto: medicalnewstoday.com

Dilansir oleh healthline.com, penyebab utama nummular dermatitis tidak diketahui.

Namun, banyak orang dengan eksim nummular memiliki riwayat alergi, asma atau riwayat dermatitis atopik pada diri sendiri maupun keluarganya.

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit yang menyebabkan ruam gatal atau bersisik.

Orang dengan nummular dermatitis juga cenderung memiliki kulit sensitif dan mudah teriritasi.

Selain itu, faktor-faktor berikut juga bisa meningkatkan risiko seseorang menderita nummular dermatitis:

  • Perubahan suhu
  • Kulit kering
  • Iritasi lingkungan, seperti sabun, logam, dan formaldehida
  • Operasi

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Eksim pada Bayi

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kita mengembangkan eksim nummular:

  • Tinggal di iklim yang dingin dan kering
  • Aliran darah yang buruk atau bengkak di kaki
  • Memiliki jenis eksim lain
  • Cedera kulit, seperti gigitan serangga atau lecet
  • Mengalami infeksi bakteri yang mempengaruhi kulit
  • Beberapa obat

Gejala Nummular Dermatitis

waspada gejala nummular dermatitis
Foto: waspada gejala nummular dermatitis (getty images)

Foto: gettyimages.com

Biasanya bercak atau bintik nummular dermatitis bermula dari sekelompok kecil, seperti bintik-bintik kemerahan dan luka lepuh.

Kemudian dilansir oleh American Academy of Dermatologist, luka akan membesar dan berkembang bersamaan dengan bercak berbentuk koin.

Bercak yang menyerupai koin biasa memiliki tanda-tanda berikut ini:

  1. Rentang ukuran mulai dari yang lebih kecil, yakni dari 1 - 4 inci.
  2. Bercak paling sering terjadi pada kaki, tetapi juga terjadi pada batang tubuh (tengah tubuh), lengan, tangan dan kaki.
  3. Bercak biasanya berwarna , merah muda, merah atau cokelat.
  4. Bercak bisa tersa gatal dan terbakar, gejala ini berkisar dari sangat ringan hingga parah. Tetapi, rasa gatal mungkin lebih buruk di malam hari dan mengganggu tidur.
  5. Bercak eksim berubah keras setelah cairan bocor dan akan bersisik jika sudah terlalu lama.
  6. Terlihat kerak kekuningan yang biasanya terjadi di bercak jika terjadi infeksi Staphylococcus aureus (staph). Kondisi ini sangat memerlukan perawatan dengan antibiotik.
  7. Kulit di antara bercak eksim biasanya terlihat normal, tetapi bisa kering dan mudah teriritasi.

Baca Juga: Hindari Gatal-gatal, Ini 5 Penyebab Eksim yang Perlu Diwaspadai

Pengobatan Nummular Dermatitis

cara mengatasi eksim nummular
Foto: cara mengatasi eksim nummular (istockphoto)

Foto: istockphoto.com

Dokter sering mendiagnosis nummular dermatitis dengan melihat kulit pasien.

Selama pemeriksaan, dokter kulit mungkin akan mengusap luka jika menurut dokter mengalami infeksi kulit.

Jika dokter mengira Moms memiliki alergi, uji tempel (tes kulit untuk menemukan alergi) mungkin disarankan.

Dokter kulit juga mungkin merekomendasikan pengujian tempel jika perawatan tidak sepenuhnya membersihkan kulit kita. Alergi dapat membuat kulit tidak bersih.

Luka nummular dermatitis bisa sangat sulit diatasi, karena itu disarankan untuk mengunjungi dokter kulit.

Biasanya, perawatan yang disarankan untuk mengatasi nummular dermatitis, antara lain:

1. Melindungi Kulit

Moms harus melindungi kulit dari goresan, luka atau cedera dengan cara lainnya. Karena, cedera kulit bisa memperburuk nummular dermatitis.

2. Menghidrasi Kulit

Perawatan nummular dermatitis bisa dengan mandi air hangat selama 20 menit sekali sehari.

Setelah 3 menit selesai mandi, oleskan pelembap ke kulit yang masih lembap.

Cara ini bisa membantu melembapkan kulit kering dan mengurangi rasa gatal.

Selain itu, Moms juga bisa menambahkan minyak ke dalam air yang juga bisa membantu mengatasi nummular dermatitis.

Tapi, lebih baik gunakan minyak yang disarankan dokter karena produk sembarangan bisa berisiko mengiritasi kulit.

Baca Juga: 3+ Tips Memilih Pelembap untuk Mengatasi Kulit Kering pada Bayi, Catat!

3. Pakai Obat Sesuai Arahan Dokter Kulit

Gunakanlah obat yang diresepkan oleh dokter kulit, seperti salep kortikosteroid dan krim tas yang bisa membantu peradangan (kemerahan dan pembengkakan) dan gatal.

Jika infeksi bakteri terjadi, makan dokter kulit akan meresepkan antibiotik.

Dokter biasanya meresepkan kortikosteroid topikal menengah atau potensi tinggi, bersama dengan antibiotik topikal.

Jika nummular dermatitis secara substansial lembap dan berair, dr. Lio biasanya meminta pasien menggunakan kompres astringen selama beberapa hari untuk membantu mengeringkan area tersebut dan mencegah segala infeksi staph

4. Hindari Aktivitas yang Mengganggu Kulit

Menurut American Academy of Dermatology Association, apa pun yang mengering, memanaskan, atau mengiritasi kulit kita dapat menyebabkan ruam.

Untuk menghindari ruam, dokter kulit merekomendasikan penggunaan air hangat untuk mandi, keluar dari pancuran atau bak mandi setelah 20 menit, dan tidak duduk di samping api atau pemanas.

Moms juga cenderung tidak akan mengiritasi kulit jika mengenakan pakaian longgar.

Moms juga tidak boleh memakai bahan yang kasar, seperti wol, yang dapat mengganggu kulit kita.

5. Gunakan Pelembap Ruangan

Saat Moms memanaskan atau mengondisikan rumah dalam suhu yang tepat, gunakan pelembap ruangan untuk menambah kelembapan pada udara.

Baca Juga: 10 Manfaat Shea Butter untuk Kesehatan Kulit, Bisa Mengembalikan Elastisitas Kulit

6. Jangan Gunakan Sabun

Menggunakan pembersih badan yang lembut dan ringan untuk membersihkan kulit alih-alih sabun akan membantu mengatasi masalah kulit ini. Sabun bisa mengeringkan kulit, jadi sebaiknya hindari.

Itulah Moms beberapa hal yang perlu diketahui tentang nummular dermatitis. Jadi, jangan khawatir dahulu jika mengalaminya.

Moms bisa mengatasinya tanpa panik. Namun akan lebih baik jika Moms langsung menghubungi dokter ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.