2-3 tahun

8 November 2021

Moms Harus Waspada, Ini 7 Jenis Ruam Kulit pada Anak yang Disertai Gatal

Beberapa ruam bisa sembuh sendiri
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Ada banyak jenis ruam kulit yang bisa menyerang anak-anak bahkan dari usia balita. Umumnya, ruam kulit yang menggganggu akan disertai dengan gatal.

Istilah ruam kulit biasanya merujuk pada bintik-bintik kemerahan di kulit. Ada yang disertai demam, tanpa demam, maupun terasa gatal.

Ruam kulit biasanya mudah diobati. Meskipun Si Kecil mungkin tidak merasa nyaman karenanya, orang tua tidak perlu khawatir.

Kondisi ruam kulit jarang merupakan keadaan yang darurat, Moms. Namun Moms perlu membawa Si Kecil ke dokter jika ada beberapa gejala serius yang menyertai, seperti:

  • Demam tinggi
  • Sulit bernapas
  • Muntah

Nah, agar lebih waspada terhadap jenis ruam kulit yang gatal pada anak, yuk simak informasi lengkapnya berikut ini!

Baca Juga: Cara Tepat Mengatasi Ruam Popok Bayi, Coba Yuk Moms!

Jenis-jenis Ruam Kulit pada Anak yang Disertai Gatal

Apa saja, ya, jenis ruam kulit pada anak yang disertai gatal? Simak penjelasan di bawah ini yuk, Moms!

1. Eksim (Dermatitis Atopik)

Eksim (Dermatitis Atopik), jenis ruam yang disertai gatal.jpg

Foto: usnews.com

Eksim adalah jenis ruam kulit pada anak yang disertai gatal. Kondisi ini biasanya dialami bayi dan balita, namun bisa berlanjut hingga dewasa, dengan ciri:

  • Gatal
  • Kulit merah
  • Kulit kering dan pecah-pecah

Gejala ini bisa saja timbul di siku, lutut, dan leher, serta di seluruh tubuh pada kasus yang lebih serius.

Penanganan kondisi ini bertujuan untuk mengontrol, bukan menyembuhkan penyakit.

Moms bisa mengoleskan pelembap khusus yang disebut emolien. Emolien bisa menahan air di kulit sehingga membuatnya halus dan lembut sekaligus meredakan rasa gatal.

Moms juga perlu menghindarkan Si Kecil dari pemicu, misalnya:

  • Udara dingin
  • Mandi air hangat
  • Zat pewangi
  • Sabun keras yang membuat kulit kering

Selain emolien, krim kortikosteroid juga bisa dioleskan saat kulit terasa gatal.

Menurut jurnal American Family Physician edisi Agustus 2015, jika masalah tidak kunjung reda setelah melakukan langkah-langkah tadi, dikhawatirkan sudah terjadi infeksi.

Maka, jangan ragu untuk memeriksakan Si Kecil ke dokter, ya, Moms!

Baca Juga: DIY Cara Menghilangkan Ruam Pada Bayi

2. Dermatitis Kontak Alergi

Dermatitis Kontak Alergi, jenis ruam yang disertai gatal.jpg

Foto: healthline.com

Moms mendapati bintik-bintik merah, gatal, dan timbul pada kulit Si Kecil? Jenis ruam kulit pada anak yang disertai gatal ini merupakan reaksi setelah terkena alergen, seperti:

  • Gigitan serangga
  • Obat-obatan
  • Makanan alergi
  • Zat yang terdapat dalam cat rambut
  • Benda berbahan logam
  • Tanaman yang mengandung zat urushiol (misalnya oak, poison ivy, dll)

Dermatitis kontak alergi biasanya sembuh dalam 1-2 hari. Namun, jika Si Kecil sering mengalaminya, Moms bisa langsung berkonsultasi dengan dokter.

Jika dermatitis kontak alergi disertai bengkak di sekitar mulut, segera bawa ia ke rumah sakit.

Untuk mengatasinya, Moms perlu mencari tahu apa yang menyebabkan ruam gatal pada Si Kecil dan memastikan anak menghindari alergen tersebut.

Misalnya, menggunakan pakaian tertutup agar terhindar dari tanaman penyebab gatal atau mengoleskan losion penolak serangga.

Sementara untuk tanaman penyebab gatal, misalnya, dokter akan menyarankan mandi air dingin dan mengoleskan losion calamine.

Dokter juga mungkin akan meresepkan obat antihistamin pada kasus yang berat untuk mengurangi gatal dan merah.

Baca Juga: Anak Demam dan Ruam Merah? Waspada Penyakit Kawasaki!

3. Dermatitis Kontak Iritan

Dermatitis Kontak Iritan, jenis ruam yang disertai gatal.jpg

Foto: cdn.newsapi.com.au

Dermatitis kontak iritan disebabkan oleh kontak kulit dengan bahan yang mengiritasi seperti zat kimia, sabun, atau deterjen, dengan gejala:

  • Kulit merah
  • Bengkak
  • Gatal

Sebaiknya hindari kontak dengan bahan-bahan tersebut atau pilih yang formulasinya lebih lembut dan cocok untuk kulit sensitif.

Menurut situs web KidsHealth, terbakar sinar matahari juga termasuk dermatitis iritan karena warnanya merah dan mungkin gatal saat masa penyembuhan.

Maka, jangan lupa pakaikan Si Kecil sunscreen, setiap beraktivitas di luar ruangan.

4. Impetigo

impetigo, jenis ruam yang disertai gatal.jpg

Foto: media.globalnews.ca

Luka lepuh yang pecah dan meninggalkan bekas berkerak berwarna cokelat keemasan bisa jadi impetigo.

Selain gatal, luka yang sering muncul di wajah, tangan, dan di sekitar bagian tengah tubuh tersebut bisa membesar dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Impetigo bisa berupa infeksi bakteri primer (bakteri masuk lewat luka di kulit) atau sekunder (infeksi terjadi di penyakit kulit yang sudah ada).

Meski bisa sembuh sendiri, antibiotik sering diresepkan untuk mencegah komplikasi dan penyebaran infeksi di jenis ruam kulit pada anak ini.

Baca Juga: Ini Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

5. Biduran

jenis ruam kulit

Foto: Orami Photo Stock

Utikaria atau biduran, berupa jenis ruam kulit pada anak yang disertai rasa gatal.

Melansir WeebMD, kondisi ini terjadi karena reaksi alergi terhadap zat tertentu, seperti:

  • Makanan
  • Obat-obatan
  • Gigitan nyamuk
  • Gigitan tungau
  • Sengatan lebah
  • Suhu ekstrem

Biduran akan sembuh dalam beberapa hari setelah Si Kecil terhindar dari pencetus alergi.

Namun, segera kunjungi dokter jika terdapat gejala anafilaksis, seperti sesak napas atau pembengkakan wajah.

6. Ruam Jamur

Ruam jamur.jpg

Foto: shutterstock.com

Ruam jamur adalah jenis ruam kulit akibat infeksi akibat 2 jenis jamur tertentu; tinea dan kandida, sehingga menimbulkan rasa gatal.

Infeksi tinea, juga dikenal sebagai kurap, adalah lesi berbentuk oval atau cincin dengan ciri:

  • Kulit tampak normal di bagian tengah dan bagian yang gatal
  • Bersisik
  • Kulit terangkat di sekitarnya

Jenis ruam kulit ini bisa ditemukan di kulit kepala, wajah, badan, atau kuku.

Infeksi candida dapat terjadi pada anak sebagai sariawan oral, seperti lapisan putih pada mukosa lidah atau mulut atau ruam merah mengilap di daerah popok (ruam popok).

Infeksi candida dapat terjadi pada anak-anak di segala usia.

Mereka biasanya berada di lipatan kulit lembab, seperti di bawah dagu atau kulit retak di antara jari-jari kaki, disertai rasa gatal dan terkadang perubahan warna kuku.

Baca Juga: Eritema Multiformis, Ruam Kulit karena Infeksi atau Obat-Obatan

7. Biang Keringat

biang keringat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jenis ruam kulit yang gatal pada anak terakhir adalah biang keringat. Biang keringat pada kulit muncul saat keringat terjebak di bawah kulit.

Karena anak dan balita memiliki kelenjar keringat yang lebih kecil dan kurang mampu mengatur suhu tubuh, maka mereka lebih rentan terhadap ruam panas.

Pakaian ketat, kain bedong, dan selimut juga bisa menyebabkan ruam panas. Dalam kebanyakan kasus, ruam akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. 

Melansir The Pharmaceutical Journal, Si Kecil lebih mungkin mengalami biang keringat karena beberapa penyebab, seperti:

  • Tidak bisa melepas pakaian tambahan atau menjauh dari sumber panas
  • Tubuh anak kurang efektif dalam mengatur suhu
  • Cenderung memiliki lebih banyak lipatan kulit

Baca Juga: Kolinergik Urtikaria Pada Anak: Penyebab Gatal dan Ruam Saat Berolahraga

Itulah jenis ruam kulit pada anak yang disertai gatal. Cek cirinya dan pastikan Si Kecil mendapat penanganan yang tepat, ya, Moms!

  • https://www.researchgate.net/publication/268354520_Skin_rashes_in_children
  • https://pharmaceutical-journal.com/article/ld/rashes-in-children
  • https://www.aafp.org/afp/2015/0801/p211.html#sec-5
  • https://kidshealth.org/en/kids/rashes.html
  • https://www.nhs.uk/conditions/rashes-babies-and-children/
  • https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/skin/Pages/Common-Summertime-Skin-Rashes-in-Children.aspx
  • https://www.mayoclinic.org/symptom-checker/skin-rashes-in-children-child/related-factors/itt-20009075
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait