17 Maret 2024

11 Jenis Kurap atau Tinea yang Disebabkan oleh Infeksi Jamur

Ada yang sering dialami anak-anak, ada pula yang lebih banyak dialami orang dewasa

Penyakit kurap atau tinea adalah sekumpulan infeksi kulit menular yang disebabkan oleh beberapa jenis jamur. Namanya tergantung di bagian tubuh mana kurap tersebut berada.

Kurap disebabkan infeksi jamur, sedangkan organisme jamur penyebabnya disebut dermatofita.

Menurut studi di jurnal American Family Physician, ada 3 dermatofita yang mengakibatkan munculnya kurap, yakni Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton.

Berikut jenis-jenis penyakit kurap (tinea) berdasarkan lokasinya di tubuh.

Jenis-Jenis Penyakit Kurap

Disebabkan oleh infeksi jamur, penyakit kulit ini dapat menular. Area yang paling sering terkena termasuk kaki, selangkangan, kulit kepala, dan di bawah payudara.

Penyakit kurap dapat menyebar melalui kontak dari kulit ke kulit atau secara tidak langsung melalui handuk, pakaian atau barang-barang.

Lantas, apa sajakah jenis penyakit kurap yang perlu kita ketahui?

1. Tinea Capitis (Penyakit Kurap Kepala)

Tinea Capitis
Foto: Tinea Capitis (Researchgate.net)

Tinea capitis adalah infeksi jamur yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 12 tahun, terutama antara usia 3-7 tahun.

Jenis ini sangat menular. Tak hanya kulit kepala, penyakit tinea capitis juga terjadi di alis, bulu mata dan kecenderungan menyerang batang dan folikel rambut.

Mengutip Derment NZ, obat yang ampuh dalam mengobatinya yakni obat oral yang mengandung terbinafine, itraconazole, dan fluconazole.

Baca Juga: Sering Dialami Anak, Apa Perbedaan Panu, Kurap, dan Kudis?

2. Tinea Corporis (Penyakit Kurap Tubuh)

Bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, namun tinea corporis lebih banyak ditemukan di lipatan kulit.

Healthy Children memaparkan, kurap ini bisa terjadi di daerah kepala dan terasa gatal, bentuknya bulat, dan menojol. Rambut rontok akibat kurap ini juga sering terjadi.

Dalam beberapa kasus, anak yang mengidap kurap corporis, lukanya akan berisi nanah (abses).

Steroid sering diberikan untuk mempercepat penyembuhan. Terkadang, bakteri dapat menginfeksi area yang terkena.

Jika ini terjadi, dokter anak mungkin menyarankan penggunaan obat antibiotik.

Ketika kurap menyebabkan kutu air, kulit bisa menjadi gatal dan merah dengan pecah-pecah dan mengelupas di antara jari-jari kaki. Ini paling sering terjadi pada remaja.

3. Tinea Pedis (Penyakit Kurap Kaki)

Tinea Pedis
Foto: Tinea Pedis (Thefoothub.com.au)

Tinea pedis dikenal juga dengan sebutan athlete’s foot. Biasanya terjadi di sela jari kaki, tapi bisa juga menyebar ke telapak, samping, dan punggung kaki.

Penyebabnya bisa karena berkeringat, tidak mengeringkan kaki setelah berenang atau mandi, atau memakai kaos kaki dan sepatu yang terlalu sempit.

Dalam kasus ini, komplikasi bisa terjadi seperti kaki membengkak, nyeri, dan panas. Bernanah dan demam adalah tanda-tanda lainnya dari infeksi bakteri.

Infeksi bakteri juga mungkin menyebar ke kelenjar getah bening. Tea tree oil telah digunakan sebagai terapi alternatif untuk mengobatinya.

Sebuah studi yang dilakukan Australasian Journal of Dermatology, melaporkan bahwa 50% tea tree oil efektif mengobati kurap kaki atlet pada beberapa pasisen.

Baca Juga: Anak Beranjak Remaja, Rawat Kulitnya dengan 5 Cara Ini

4. Tinea Cruris (Penyakit Kurap Selangkangan)

Penyakit yang juga disebut jock itch ini banyak menyerang remaja dan dewasa muda pria saat memakai pakaian olahraga. Kondisi ini sulit disembuhkan.

Jenis ini hampir mirip dengan tinea corporis.

Gejala yang dirasakan yakni ruam, kulit merah bersisik yang menyebar ke paha bagian dalam dari selangkangan atau skrotum (jika terjadi pada laki-laki).

Kurap ini bisa membentuk pola seperti cincin di daerah bokong dan bisa terasa sangat gatal.

Sebenarnya cara mengatasinya cukup sederhana. Bisa diatasi dengan obat, bedak, ataupun losion antijamur dan dioleskan di area yang terinfeksi.

5. Tinea Unguium (Penyakit Kurap Kuku)

Tinea Unguium
Foto: Tinea Unguium (Bmj.com)

Infeksi jamur kuku ini disebut juga onychomycosis, yang menyerang kuku kaki dan kadang kuku tangan.

Namun, bukan ruam yang muncul seperti pada penyakit kurap lain, melainkan kuku yang menebal, rusak, dan berubah warna.

Ini lebih sering terjadi pada pria, orang dewasa , dan orang yang menderita diabetes, psoriasis, penyakit pembuluh darah perifer, atau masalah kesehatan lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Mengutip studi yang diterbitkan dalam Fairview, penyakit ini didiagnosis melalui mikroskop dengan melihat potongan kuku.

Dengan pengobatan yang tepat, kurap unguium dapat disembuhkan. Tetapi sering kali membutuhkan waktu beberapa bulan saat kuku tumbuh.

Baca Juga: 5 Manfaat Mandi Air Hangat

Ini jenis yang agak jarang ditemui. Tinea manuum adalah infeksi jamur pada tangan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.