18 September 2019

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengobati Cacar Air pada Balita

Cacar air adalah infeksi yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster, salah satu jenis virus herpes. Biasanya menyerang anak usia di bawah 10 tahun.

Saat berlangsung infeksi Varicella-zoster, sistem kekebalan tubuh memproduksi protein yang disebut antibodi untuk melawannya. Oleh karena itu, kebanyakan anak dan orang dewasa yang terkena cacar air hanya membutuhkan perawatan di rumah dan makan-minum yang cukup.

Namun demikian, jika si kecil masih berusia balita dan emosinya belum stabil, ada 4 hal yang perlu diperhatikan saat mengobati cacar air pada balita.

Mengurangi Gatal Cacar Air pada Balita

4 Hal yang Harus diingat 05 Add-oatmeal bath thealternativedaily com.jpg
Foto: 4 Hal yang Harus diingat 05 Add-oatmeal bath thealternativedaily com.jpg (thealternativedaily.com)

Foto: thealternativedaily.com

Asal tahu saja, lepuh akibat cacar air rasanya sangat gatal. Karenanya, Moms harus menjaga agar si balita tidak menggaruknya. Garukan dari kuku yang kotor dapat menyebabkan infeksi kulit, lepuhnya jadi sulit sembuh.

“Ada banyak cara untuk mengendalikan rasa gatal seperti mandi dengan oatmeal, mengaplikasikan kompres dingin, atau menggunakan antihistamin. Spesial untuk penggunaan obat, Moms harus berdiskusi dengan dokter anak sebelumnya,” kata Mary Anne Jackson, MD. Direktur Divisi Penyakit Menular di Children's Mercy Hospitals and Clinics di Kansas City, Missouri, AS.

Baca juga: Kenapa Bekas Luka Terasa Gatal? Pertanda Luka Mau Sembuh?

Menurunkan Demam Akibat Infeksi Cacar Air pada Balita

4 Hal yang Harus Diingat Saat Mengobati Cacar Air Pada Balita 3.jpg
Foto: 4 Hal yang Harus Diingat Saat Mengobati Cacar Air Pada Balita 3.jpg (freepik)

Foto: freepik.com

Demam hanyalah respon tubuh yang normal terhadap infeksi untuk membunuh bakteri dan virus penyebab sakit. “Pasien boleh menggunakan obat bebas untuk menurunkan demam jika merasa tidak nyaman. Perhatikan petunjuk dalam kemasan. Jangan salahi aturan penggunaan. Perlu diingat, jangan beri anak penurun demam berbahan aspirin karena dapat mengundang risiko sindrom Reye,” lanjut dr. Jackson. Jadi, gunakan obat penurun panas dari paracetamol.

Mencegah Penularan Cacar Air pada Balita

4 Hal Yang Harus Diingat Saat Mengobati Cacar Air Balita Photo by Leo Rivas on Unsplash.jpg
Foto: 4 Hal Yang Harus Diingat Saat Mengobati Cacar Air Balita Photo by Leo Rivas on Unsplash.jpg (Leo Rivas on Unsplash.com)

Foto: leo rivas on unsplash.com

Sebagian besar kasus terjadi setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi. Jika anak menderita cacar air, jangan kembali bersekolah sebelum semua bintik cacar mengerak, biasanya sekitar 10 hari setelah kemunculan gejala pertama.

Baca juga: Agar Bisa Dicegah, Cari Tahu Waktu Terbaik Vaksin Cacar Air

Mengurangi Ketidaknyamanan Akibat Cacar Air pada Balita

Ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk kepentingan ini:

  • Jika seseorang terpapar virus cacar air dan mendapatkan vaksin dalam 3 hari, penyakitnya bisa sangat ringan.
  • Injeksi imunoglobulin dapat membantu mencegah cacar air yang parah.
  • Obat-obatan untuk meredakan rasa sakit seperti acetaminophen/paracetamol atau antihistamin bisa digunakan dengan instruksi dokter agar dosisnya sesuai.

Baca juga: 5 Cara Super Membuat Rumah Makin Bersih dan Nyaman

(HEN/DIN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.